<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Data Scientist Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/data-scientist/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/data-scientist/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 01:47:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Data Scientist Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/data-scientist/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Data Scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6126</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier yang semakin luas bagi talenta di bidang data. Peluang tersebut tidak hanya tersedia di perusahaan teknologi, tetapi juga di berbagai lembaga sosial dan kemanusiaan. Hal ini dibuktikan oleh Desi Masdin Dama, alumni Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, yang kini berkarier sebagai Data Analyst di Divisi Marketing Communication BAZNAS RI.</p>
<p>Di tengah meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap pengambilan keputusan berbasis data, Desi memegang peran penting dalam membantu BAZNAS memahami persepsi publik, menjaga reputasi institusi, serta mendukung strategi komunikasi yang lebih efektif dan terukur.</p>
<p>Menurut Desi, profesi Data Analyst bukan sekadar mengolah angka dan laporan, melainkan mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat.</p>
<p>“Kesempatan bekerja di BAZNAS RI menjadi wadah bagi saya untuk menerapkan kemampuan analisis data dalam mendukung strategi komunikasi dan pengelolaan reputasi lembaga. Data bukan hanya kumpulan angka, tetapi sumber informasi yang dapat membantu organisasi memahami masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>Dalam aktivitas sehari-hari, Desi melakukan pemantauan sentimen publik di berbagai platform media sosial dan media massa yang berkaitan dengan BAZNAS RI. Ia menganalisis percakapan publik untuk memahami persepsi masyarakat terhadap program-program yang dijalankan lembaga tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga bertugas mengidentifikasi isu yang berkembang, memetakan potensi risiko reputasi, serta memantau tren yang perlu menjadi perhatian organisasi. Seluruh hasil analisis kemudian diolah menjadi laporan yang digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan strategis.</p>
<p>Desi juga mengelola dashboard media sosial BAZNAS RI guna memantau performa konten, perilaku audiens, serta tren digital yang berkembang. Data tersebut dimanfaatkan untuk menyusun rekomendasi strategi komunikasi, termasuk menentukan judul dan konten yang mempertimbangkan aspek Search Engine Optimization (SEO) agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas.</p>
<p>“Data membantu kami melihat pola, memahami perilaku audiens, dan menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif. Dengan pendekatan berbasis data, keputusan yang diambil menjadi lebih terukur dan berdampak,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengapresiasi perjalanan karier Desi yang dinilai menjadi bukti nyata relevansi kompetensi Sains Data dengan kebutuhan industri saat ini.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa tidak hanya lulus dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga memiliki pengalaman, kompetensi, dan portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, pembelajaran di Program Studi Sains Data dirancang berbasis praktik dan diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) dengan skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun magang,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa selama menjadi mahasiswa, Desi juga aktif menorehkan berbagai prestasi membanggakan, mulai dari Juara III PEKSIMIDA DKI Jakarta 2022 cabang Monolog, Juara III Lomba Essay STIKES RS Husada, Juara I Pekan Data Nasional 2025, hingga berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi Q1.</p>
<p>“Prestasi dan perjalanan karier Desi menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai bidang. Kompetensi data saat ini menjadi salah satu keterampilan yang paling dibutuhkan, baik di sektor bisnis, pemerintahan, maupun organisasi sosial,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital. Melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang industri yang terintegrasi, mahasiswa dibekali kemampuan analisis data, kecerdasan buatan, machine learning, dan business intelligence yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.</p>
<p>“Keberhasilan Desi menjadi bukti bahwa lulusan Sains Data tidak hanya memiliki peluang karier yang luas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat melalui pemanfaatan data yang tepat guna,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Data Scientist hingga AI Engineer, Ini Skill yang Harus Dipelajari Mahasiswa Sejak Kuliah</title>
		<link>https://jogjahitz.com/data-scientist-hingga-ai-engineer-ini-skill-yang-harus-dipelajari-mahasiswa-sejak-kuliah/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/data-scientist-hingga-ai-engineer-ini-skill-yang-harus-dipelajari-mahasiswa-sejak-kuliah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 07:10:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Data Scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Perkembangan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[SKill Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5701</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/data-scientist-hingga-ai-engineer-ini-skill-yang-harus-dipelajari-mahasiswa-sejak-kuliah/">Data Scientist hingga AI Engineer, Ini Skill yang Harus Dipelajari Mahasiswa Sejak Kuliah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan kian masif dan memengaruhi berbagai sektor, mulai dari bisnis, pendidikan, kesehatan hingga media digital. Transformasi ini tidak hanya mengubah cara industri bekerja, tetapi juga mendefinisikan ulang keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja masa depan.</p>
<p>Bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, memahami AI kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Perusahaan di berbagai sektor telah memanfaatkan teknologi ini untuk analisis data, efisiensi operasional, hingga menciptakan inovasi produk dan layanan.</p>
<p>Sejumlah laporan industri global menunjukkan bahwa adopsi AI meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, lebih dari 60 persen perusahaan global telah mengintegrasikan AI ke dalam proses bisnis mereka. Hal ini menegaskan bahwa kemampuan berbasis data dan kecerdasan buatan menjadi kompetensi krusial di era digital.</p>
<p>Menurut Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini.</p>
<p>“Artificial Intelligence bukan lagi teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mahasiswa perlu memahami cara kerja dan pemanfaatannya secara produktif,” ujarnya, Senin (20/4).</p>
<p>Ia menegaskan bahwa AI tidak sepenuhnya menggantikan manusia, melainkan menjadi alat untuk meningkatkan efisiensi kerja.</p>
<p>“AI mampu mengolah data dalam jumlah besar secara cepat dan akurat. Namun kreativitas, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan strategis tetap menjadi keunggulan manusia,” jelasnya.</p>
<p>Perkembangan AI juga membuka peluang karier baru yang menjanjikan, seperti data scientist, AI engineer, machine learning specialist, hingga data analyst. Profesi ini semakin dibutuhkan di berbagai industri.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, dunia pendidikan dituntut menghadirkan program yang relevan. UNM sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi Sains Data yang membekali mahasiswa dengan kompetensi pengolahan data, analisis statistik, pemrograman, serta penerapan AI di berbagai bidang industri.</p>
<p>Melalui pembelajaran berbasis praktik, mahasiswa didorong untuk mampu mengolah data menjadi insight strategis yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan bisnis maupun inovasi teknologi.</p>
<p>Bryan menambahkan, kombinasi antara kemampuan teknologi dan pemahaman bisnis menjadi kunci utama daya saing lulusan saat ini.</p>
<p>“Di era transformasi digital, skill teknologi harus diimbangi dengan wawasan bisnis. Kombinasi ini akan membuat lulusan lebih siap dan unggul di dunia kerja,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri. Kampus ini fokus mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital, termasuk dalam penguasaan teknologi AI.</p>
<p>Dengan pemahaman yang tepat, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menciptakan solusi digital bagi masyarakat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/data-scientist-hingga-ai-engineer-ini-skill-yang-harus-dipelajari-mahasiswa-sejak-kuliah/">Data Scientist hingga AI Engineer, Ini Skill yang Harus Dipelajari Mahasiswa Sejak Kuliah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/data-scientist-hingga-ai-engineer-ini-skill-yang-harus-dipelajari-mahasiswa-sejak-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Era Big Data: Profesi Data Scientist Jadi Primadona Baru Dunia Kerja, UNM Perkuat Kompetensi Mahasiswa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/era-big-data-profesi-data-scientist-jadi-primadona-baru-dunia-kerja-unm-perkuat-kompetensi-mahasiswa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/era-big-data-profesi-data-scientist-jadi-primadona-baru-dunia-kerja-unm-perkuat-kompetensi-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 09:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Data Scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5734</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Perkembangan teknologi digital menjadikan data sebagai aset paling...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/era-big-data-profesi-data-scientist-jadi-primadona-baru-dunia-kerja-unm-perkuat-kompetensi-mahasiswa/">Era Big Data: Profesi Data Scientist Jadi Primadona Baru Dunia Kerja, UNM Perkuat Kompetensi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Perkembangan teknologi digital menjadikan data sebagai aset paling berharga bagi perusahaan modern. Hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari transaksi belanja online, penggunaan media sosial, hingga operasional bisnis, menghasilkan data dalam jumlah besar. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan akan profesi data scientist di berbagai sektor industri.</p>
<p>Data scientist merupakan profesi yang berperan dalam mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data menjadi informasi bernilai. Hasil analisis tersebut digunakan perusahaan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data (data-driven decision making). Tak heran, profesi ini kini masuk dalam daftar pekerjaan paling dibutuhkan di era digital menurut berbagai laporan industri global.</p>
<p>Bryan Givan, Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) Kampus Jatiwaringin, menegaskan bahwa kemampuan analisis data menjadi keterampilan kunci bagi generasi muda saat ini.</p>
<p>“Di era digital, data adalah sumber informasi strategis. Perusahaan membutuhkan talenta yang mampu mengolah data menjadi insight untuk menentukan arah bisnis,” ujarnya, Jumat (17/4).</p>
<p>Ia menjelaskan, seorang data scientist tidak hanya dituntut menguasai kemampuan teknis, tetapi juga harus memiliki pola pikir analitis dan pemahaman bisnis yang kuat.</p>
<p>“Seorang data scientist harus mampu menerjemahkan data dan statistik menjadi informasi yang mudah dipahami oleh manajemen. Di sinilah pentingnya kemampuan analisis dan komunikasi,” jelas Bryan.</p>
<p>Tingginya kebutuhan profesi ini terlihat di berbagai sektor seperti perbankan, e-commerce, fintech, hingga startup. Perusahaan memanfaatkan analisis data untuk memahami perilaku konsumen, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.</p>
<p>Melihat tren tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis berperan aktif dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul di bidang data. Melalui Program Studi Sains Data, mahasiswa dibekali berbagai kompetensi seperti statistik, machine learning, data visualization, serta pemrograman untuk analisis data.</p>
<p>Tak hanya itu, mahasiswa juga dilatih mengolah data dalam skala besar dan menghasilkan insight yang aplikatif untuk kebutuhan industri.</p>
<p>Bryan menambahkan, peluang karier di bidang data science masih sangat terbuka lebar seiring pesatnya transformasi digital.</p>
<p>“Mahasiswa dengan kemampuan analisis data memiliki prospek karier yang luas, karena hampir semua industri kini membutuhkan talenta data,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Dengan kurikulum berbasis industri dan fokus pada pengembangan keterampilan digital, UNM berupaya menghadirkan generasi muda yang adaptif dan kompetitif di era digital.</p>
<p>Meningkatnya kebutuhan profesi data scientist menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkarier di bidang yang tidak hanya menjanjikan secara finansial, tetapi juga berperan penting dalam membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/era-big-data-profesi-data-scientist-jadi-primadona-baru-dunia-kerja-unm-perkuat-kompetensi-mahasiswa/">Era Big Data: Profesi Data Scientist Jadi Primadona Baru Dunia Kerja, UNM Perkuat Kompetensi Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/era-big-data-profesi-data-scientist-jadi-primadona-baru-dunia-kerja-unm-perkuat-kompetensi-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
