<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BSI Explore Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 26 May 2026 02:11:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>BSI Explore Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 02:09:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/">BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali membuka program unggulan BSI Explore 2026, sebuah inisiatif yang mengajak mahasiswa keluar dari ruang kelas dan masuk langsung ke realitas sosial masyarakat.</p>
<p>Di tengah dunia kerja yang makin kompetitif, pengalaman lapangan bukan lagi bonus tambahan. Ia sudah berubah jadi “mata uang baru” yang menentukan seberapa siap seseorang menghadapi dunia setelah lulus.</p>
<p><strong>Belajar Tidak Selalu Harus di Dalam Kelas</strong></p>
<p>BSI Explore 2026 bukan sekadar program kunjungan desa atau kegiatan formalitas pengabdian masyarakat. Di sini, mahasiswa benar-benar ditempatkan dalam situasi nyata yang menuntut mereka untuk berpikir, bergerak, dan beradaptasi.</p>
<p>Mereka akan berhadapan langsung dengan tantangan sosial di lapangan, mulai dari komunikasi lintas komunitas, dinamika masyarakat, hingga problem solving yang tidak selalu ada di buku teks. Dan justru di situlah nilai belajarnya muncul. Tidak rapi, tidak teoritis, tapi nyata.</p>
<p><strong>Soft Skill yang Tidak Bisa Dibeli di Marketplace</strong></p>
<p>Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan yang sering kali tidak cukup diajarkan di ruang kelas. Seperti kepemimpinan, komunikasi, hingga kemampuan mengambil keputusan di situasi yang tidak ideal.</p>
<p>Karena di dunia nyata, masalah tidak datang dengan pilihan ganda. Ia datang dengan kondisi yang kadang membingungkan, kadang mendadak, dan sering kali tidak terduga.</p>
<p><strong>Tiga Keuntungan yang Tidak Sekadar Tertulis di Brosur</strong></p>
<p>Mahasiswa yang terpilih dalam BSI Explore 2026 akan mendapatkan beberapa keuntungan yang berdampak langsung pada perjalanan akademik dan karier mereka.</p>
<p>Pertama, ada konversi SKS yang membuat kegiatan ini tetap terintegrasi dengan kurikulum, sehingga mahasiswa tidak tertinggal secara akademik.</p>
<p>Kedua, perluasan jaringan atau networking yang membuka peluang bertemu dengan tokoh masyarakat hingga profesional yang bisa menjadi mentor di masa depan.</p>
<p>Ketiga, transformasi diri yang sering kali justru menjadi hasil paling berharga. Karena di lapangan, mahasiswa belajar bukan hanya tentang apa yang mereka ketahui, tetapi juga siapa mereka sebenarnya.</p>
<p><strong>Belajar Jadi Agen Perubahan</strong></p>
<p>Menurut Ade Suryadi selaku ketua penyelenggara BSI Explore 2026, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Ia menyebut BSI Explore 2026 sebagai tiket emas bagi mahasiswa yang ingin melangkah lebih jauh dari sekadar gelar sarjana.</p>
<p>Bukan hanya belajar, tetapi juga memberi dampak. Bukan hanya menjadi mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari perubahan di masyarakat.</p>
<p><strong>Kuota Terbatas, Dampak Tidak Terbatas</strong></p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme terhadap program ini selalu tinggi. Namun kuotanya terbatas.</p>
<p>BSI Explore 2026 bukan sekadar perjalanan akademik. Ini latihan hidup. Karena pada akhirnya, yang paling membentuk kita bukan hanya kelas, tapi juga realitas yang kita hadapi di luar sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/">BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 06:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5689</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Nabila Belva Zerlina, mahasiswi Program Studi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/">Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Nabila Belva Zerlina, mahasiswi Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Ciledug, berhasil terpilih sebagai salah satu peserta program BSI Explore 2026.</p>
<p>Nabila akan bergabung dengan ribuan kandidat terpilih lainnya, untuk mengabdi di berbagai desa di Indonesia. Program unggulan UBSI ini direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh untuk membantu pengembangan potensi daerah.</p>
<p>Perjalanan Nabila dimulai dari ketertarikannya melihat jejak pengalaman para senior di kampusnya. Meski awalnya hanya sekadar mengisi waktu luang, mahasiswi lulusan SMKN 59 Jakarta ini akhirnya memantapkan diri untuk keluar dari zona nyaman.</p>
<p>&#8220;Awalnya hanya iseng mencoba dan mengisi waktu luang perkuliahan. Namun, ada keinginan kuat untuk berkembang dan membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya bisa meraih kesempatan besar,&#8221; ujar Nabila dalam keterangannya, Kamis (23/4).</p>
<p>Proses seleksi yang dilalui tidaklah instan. Sejak tahun 2025, Nabila telah mempersiapkan diri dengan mengikuti rangkaian ujian, mulai dari seleksi daring hingga tes public speaking secara luring di UBSI kampus BSD, Tangerang Selatan.</p>
<p>Nabila mengaku sempat mengalami rasa tidak percaya diri, mengingat latar belakangnya yang dahulu kurang aktif berorganisasi. Namun, partisipasinya di Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) sejak semester awal menjadi titik balik perubahan karakternya.</p>
<p>&#8220;Semua itu saya jalani dengan berani mencoba, aktif berorganisasi, hingga terus berlatih melawan rasa overthinking. Momen kelolosan ini sangat mengharukan dan tidak terlupakan bagi saya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>BSI Explore 2026 sendiri dirancang sebagai wadah mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif untuk terjun langsung ke masyarakat. Para peserta akan fokus pada kegiatan mengajar serta menggali potensi ekonomi kreatif dan pariwisata di desa tujuan.</p>
<p>Program ini juga memberikan nilai tambah akademis berupa konversi Satuan Kredit Semester (SKS). Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kepekaan sosial melalui interaksi langsung dengan warga setempat.</p>
<p>Keberhasilan ini pun disambut baik oleh keluarga Nabila. Dukungan penuh dari orang tua menjadi motivasi tambahan baginya untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa pengabdian nanti.</p>
<p>Kisah Nabila menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Keberanian untuk mencoba hal baru bukan hanya membuka jalan bagi pengembangan diri, tetapi juga bagi kemajuan masyarakat luas di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/">Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 02:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang hidup. Ada yang lewat begadang ngerjain skripsi, ada yang lewat debat patah hati di warung kopi, dan ada juga yang sedikit lebih heroic lewat turun langsung ke desa dan merasakan hidup tanpa sinyal kuat. Yang terakhir ini adalah cerita anak-anak Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terlibat dalam program BSI Explore 2025, sebuah inisiatif yang bukan cuma soal belajar, tapi juga soal bertumbuh.</p>
<p>Sebagai penutup dari seluruh perjalanan mereka yang penuh lumpur, senyum bocah desa, dan mungkin juga beberapa tegukan air galon bersama warga, UBSI Sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar acara Awarding BSI Explore 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025 di UBSI Kampus Kalimalang. Sebuah momen klimaks yang mengganti peluh jadi tepuk tangan, dan perjuangan jadi penghargaan.</p>
<p>Jangan bayangkan ini acara formal yang kaku kayak seminar pajak. Ini adalah malam apresiasi bagi 178 mahasiswa yang sudah menyebar ke 37 desa dan menjalankan misi kemanusiaan level mahasiswa yang mengedukasi soal digital, membangun semangat wirausaha, sampai bantu program lingkungan. Mereka bukan cuma datang, foto-foto, terus pulang. Mereka mengajar, mendengar, kadang juga ikut gotong royong dan ngopi bareng Pak RT.</p>
<p>Ketua pelaksana BSI Explore 2025, Ade Suryadi, sempat bilang, “Mahasiswa adalah agen perubahan.” Kalimat ini mungkin sudah sering kita dengar, tapi sore itu terasa lebih hidup. Karena yang bicara bukan cuma dosen di balik podium, tapi juga deretan wajah lelah dan puas dari mahasiswa yang udah ngerasain langsung artinya ‘mengubah’.</p>
<p>BSI Explore 2025 tidak selesai di desa. Ada kelanjutannya selebrasi yang pantas. Dari lomba Video Reels Terbanyak, Terkreatif, Like Terbanyak, Fotografi, hingga Kelompok Terbaik Juara Umum, semuanya jadi ruang apresiasi. Karena jujur aja, bikin konten dari pelosok desa itu tantangannya setara lomba lari sambil live TikTok. Tapi mereka bisa.</p>
<p>Sore itu juga ada penampilan dari Cutiepaw, juara dance SobiFest 2025, yang bikin suasana makin meriah. Disusul nyanyian dari Jessica Rahma Sumantri sebagai juara BSI Idol 2025, yang suaranya cukup merdu untuk bikin yang kalah lomba tetap senyum.</p>
<p>Lalu naiklah Zahra, mewakili kelompok pemenang. Katanya, “Acaranya bagus banget, perjuangan kita juga nggak sia-sia selama ini.” Kalimat sederhana tapi dalem, karena di balik video yang viral atau like yang banyak, ada malam-malam tanpa sinyal, ada hujan turun di tengah kegiatan, dan ada dialog panjang dengan warga yang bahkan belum akrab dengan Google.</p>
<p>Awarding ini bukan sekadar seremoni penutup. Ini semacam reminder bahwa perubahan nggak selalu datang dari orang dewasa berseragam, tapi kadang dari mahasiswa yang baru bisa nyuci baju sendiri di kos, tapi mau nyemplung ke desa demi ngajarin literasi digital.</p>
<p>BSI Explore 2025 mungkin sudah selesai, tapi benih yang ditanam mahasiswa di desa-desa itu tentang semangat belajar, usaha kecil, atau cara mengelola sampah bisa jadi akan tumbuh lebih besar dari yang kita kira.</p>
<p>Karena kadang, yang dibutuhkan desa bukan superhero. Tapi cukup mahasiswa yang tulus datang, bawa ilmu, dan pulang dengan hati yang lebih besar dari ketika berangkat.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 02:06:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang hidup. Ada yang lewat begadang ngerjain skripsi, ada yang lewat debat patah hati di warung kopi, dan ada juga yang sedikit lebih heroic lewat turun langsung ke desa dan merasakan hidup tanpa sinyal kuat. Yang terakhir ini adalah cerita anak-anak Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terlibat dalam program BSI Explore 2025, sebuah inisiatif yang bukan cuma soal belajar, tapi juga soal bertumbuh.</p>
<p>Sebagai penutup dari seluruh perjalanan mereka yang penuh lumpur, senyum bocah desa, dan mungkin juga beberapa tegukan air galon bersama warga, UBSI Sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar acara Awarding BSI Explore 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025 di UBSI Kampus Kalimalang. Sebuah momen klimaks yang mengganti peluh jadi tepuk tangan, dan perjuangan jadi penghargaan.</p>
<p>Jangan bayangkan ini acara formal yang kaku kayak seminar pajak. Ini adalah malam apresiasi bagi 178 mahasiswa yang sudah menyebar ke 37 desa dan menjalankan misi kemanusiaan level mahasiswa yang mengedukasi soal digital, membangun semangat wirausaha, sampai bantu program lingkungan. Mereka bukan cuma datang, foto-foto, terus pulang. Mereka mengajar, mendengar, kadang juga ikut gotong royong dan ngopi bareng Pak RT.</p>
<p>Ketua pelaksana BSI Explore 2025, Ade Suryadi, sempat bilang, “Mahasiswa adalah agen perubahan.” Kalimat ini mungkin sudah sering kita dengar, tapi sore itu terasa lebih hidup. Karena yang bicara bukan cuma dosen di balik podium, tapi juga deretan wajah lelah dan puas dari mahasiswa yang udah ngerasain langsung artinya ‘mengubah’.</p>
<p>BSI Explore 2025 tidak selesai di desa. Ada kelanjutannya selebrasi yang pantas. Dari lomba Video Reels Terbanyak, Terkreatif, Like Terbanyak, Fotografi, hingga Kelompok Terbaik Juara Umum, semuanya jadi ruang apresiasi. Karena jujur aja, bikin konten dari pelosok desa itu tantangannya setara lomba lari sambil live TikTok. Tapi mereka bisa.</p>
<p>Sore itu juga ada penampilan dari Cutiepaw, juara dance SobiFest 2025, yang bikin suasana makin meriah. Disusul nyanyian dari Jessica Rahma Sumantri sebagai juara BSI Idol 2025, yang suaranya cukup merdu untuk bikin yang kalah lomba tetap senyum.</p>
<p>Lalu naiklah Zahra, mewakili kelompok pemenang. Katanya, “Acaranya bagus banget, perjuangan kita juga nggak sia-sia selama ini.” Kalimat sederhana tapi dalem, karena di balik video yang viral atau like yang banyak, ada malam-malam tanpa sinyal, ada hujan turun di tengah kegiatan, dan ada dialog panjang dengan warga yang bahkan belum akrab dengan Google.</p>
<p>Awarding ini bukan sekadar seremoni penutup. Ini semacam reminder bahwa perubahan nggak selalu datang dari orang dewasa berseragam, tapi kadang dari mahasiswa yang baru bisa nyuci baju sendiri di kos, tapi mau nyemplung ke desa demi ngajarin literasi digital.</p>
<p>BSI Explore 2025 mungkin sudah selesai, tapi benih yang ditanam mahasiswa di desa-desa itu tentang semangat belajar, usaha kecil, atau cara mengelola sampah bisa jadi akan tumbuh lebih besar dari yang kita kira.</p>
<p>Karena kadang, yang dibutuhkan desa bukan superhero. Tapi cukup mahasiswa yang tulus datang, bawa ilmu, dan pulang dengan hati yang lebih besar dari ketika berangkat.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
