<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BSI Explore Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Aug 2026 04:43:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>BSI Explore Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/tag/bsi-explore/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>BSI Explore Gunung Gajah Hadiri Pengajian Rutin Bersama Warga</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bsi-explore-gunung-gajah-hadiri-pengajian-rutin-bersama-warga/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bsi-explore-gunung-gajah-hadiri-pengajian-rutin-bersama-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 04:39:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Klaten — Tim BSI Explore Gunung Gajah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-gunung-gajah-hadiri-pengajian-rutin-bersama-warga/">BSI Explore Gunung Gajah Hadiri Pengajian Rutin Bersama Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com, Klaten</strong> — Tim BSI Explore Gunung Gajah menghadiri pengajian rutin yang digelar di Mushola Darussalam, Sabtu (8/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi tim untuk mempererat silaturahmi sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar.</p>
<p>Kegiatan diawali dengan salat Isya berjamaah. Setelah itu, anggota Tim BSI Explore menyapa dan berinteraksi dengan para jamaah sebelum turut membantu mempersiapkan kegiatan pengajian.</p>
<p>Kehadiran mahasiswa BSI Explore mendapat sambutan hangat dari warga. Pengajian kemudian dipimpin oleh Ustadz Pujahidin dengan materi mengenai rukun wudu. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 jamaah dan berlangsung dalam suasana tertib serta penuh kekeluargaan.</p>
<p>Tidak hanya mengikuti pengajian, Tim BSI Explore juga turut berpartisipasi dalam kegiatan setelah acara. Tim membantu menghidangkan makanan berupa bakso kepada para jamaah yang hadir.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-hadir-di-gunung-gajah-siap-bersinergi-bersama-sekolah-dan-masyarakat/">BSI Explore 2026 Hadir di Gunung Gajah, Siap Bersinergi Bersama Sekolah dan Masyarakat</a></strong></p>
<p>Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, anggota tim bersama warga merapikan dan membersihkan area mushola. Tim kemudian berpamitan kepada masyarakat sebelum meninggalkan lokasi.</p>
<p>Keikutsertaan dalam pengajian rutin tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi Tim BSI Explore Gunung Gajah dalam kehidupan masyarakat. Selain mempererat hubungan dengan warga, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat di Desa Gunung Gajah.</p>
<p>Melalui interaksi dalam berbagai kegiatan masyarakat, Tim BSI Explore berharap dapat membangun hubungan yang baik dengan warga selama menjalankan rangkaian program pengabdian di Gunung Gajah.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-gunung-gajah-hadiri-pengajian-rutin-bersama-warga/">BSI Explore Gunung Gajah Hadiri Pengajian Rutin Bersama Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bsi-explore-gunung-gajah-hadiri-pengajian-rutin-bersama-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim BSI Explore Dampingi Kegiatan Pramuka di SD Negeri 2 Gunung Gajah</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tim-bsi-explore-dampingi-kegiatan-pramuka-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tim-bsi-explore-dampingi-kegiatan-pramuka-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Aug 2026 04:30:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Klaten — Tim BSI Explore Gunung Gajah bersama...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tim-bsi-explore-dampingi-kegiatan-pramuka-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/">Tim BSI Explore Dampingi Kegiatan Pramuka di SD Negeri 2 Gunung Gajah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com, Klaten</strong> — Tim BSI Explore Gunung Gajah bersama empat pembina Pramuka dari SMK Negeri 1 Rota Bayat melalui Ambalan Padmasuri Kadga Wiratama mendampingi kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di SD Negeri 2 Gunung Gajah, Sabtu (8/8).</p>
<p>Kegiatan tersebut diikuti secara serentak oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Para siswa mengikuti berbagai aktivitas kepramukaan yang dirancang untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kemandirian. Tim BSI Explore Gunung Gajah turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Pendampingan dilakukan untuk membantu pembina dalam mengarahkan siswa sekaligus menciptakan suasana kegiatan yang aktif dan menyenangkan.</p>
<p>Meskipun kegiatan berlangsung di tengah cuaca yang cukup panas, antusiasme siswa tetap terlihat. Para siswa mengikuti berbagai aktivitas dengan semangat serta aktif merespons arahan dari pembina dan pendamping. Kehadiran empat pembina Pramuka dari SMK Negeri 1 Rota Bayat juga memberikan pengalaman baru bagi siswa SD Negeri 2 Gunung Gajah. Kolaborasi tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman kepramukaan dari pembina di luar lingkungan sekolah mereka.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/langkah-perdana-mengajar-tim-bsi-explore-2026-hadirkan-semangat-belajar-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/">Langkah Perdana Mengajar, Tim BSI Explore 2026 Hadirkan Semangat Belajar di SD Negeri 2 Gunung Gajah</a></strong></p>
<p>Melalui kegiatan Pramuka, siswa tidak hanya memperoleh pengalaman nonakademik, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan karakter seperti disiplin, percaya diri, tanggung jawab, kemandirian, dan kemampuan bekerja sama.</p>
<p>Pendampingan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi Tim BSI Explore Gunung Gajah dengan pihak sekolah dan pembina Pramuka dalam mendukung kegiatan pendidikan serta pengembangan potensi siswa. Tim BSI Explore Gunung Gajah berharap kegiatan serupa dapat memberikan pengalaman positif bagi siswa sekaligus mendukung terciptanya kegiatan pembelajaran yang lebih aktif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tim-bsi-explore-dampingi-kegiatan-pramuka-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/">Tim BSI Explore Dampingi Kegiatan Pramuka di SD Negeri 2 Gunung Gajah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tim-bsi-explore-dampingi-kegiatan-pramuka-di-sd-negeri-2-gunung-gajah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni BSI Explore Bagikan Manfaat Program Pengabdian Bagi Pengembangan Soft Skills Mahasiswa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/alumni-bsi-explore-bagikan-manfaat-program-pengabdian-bagi-pengembangan-soft-skills-mahasiswa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/alumni-bsi-explore-bagikan-manfaat-program-pengabdian-bagi-pengembangan-soft-skills-mahasiswa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 04:07:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6557</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Jakarta – Program BSI Explore 2026 yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/alumni-bsi-explore-bagikan-manfaat-program-pengabdian-bagi-pengembangan-soft-skills-mahasiswa/">Alumni BSI Explore Bagikan Manfaat Program Pengabdian Bagi Pengembangan Soft Skills Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com, Jakarta</strong> – Program <a href="https://www.bsiexplore.com/">BSI <em>Explore</em></a> 2026 yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menghadirkan pengalaman belajar di luar ruang kelas melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut melibatkan mahasiswa untuk terjun langsung ke desa-desa mitra, sehingga mereka dapat menerapkan ilmu yang dipelajari sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.</p>
<p>Salah satu alumni BSI <em>Explore</em> 2025, Kayla Zahrah Nur Fadillah dari Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI Kampus Kaliabang, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut. Menurutnya, BSI <em>Explore </em>menjadi kesempatan untuk menerapkan ilmu komunikasi dalam situasi nyata.</p>
<p>&#8220;Di BSI <em>Explore</em>, saya benar-benar menerapkan ilmu komunikasi. Saya belajar bagaimana membangun kepercayaan dengan warga, merancang program sosialisasi yang efektif, dan bahkan membantu mempromosikan potensi desa lewat media digital. Ini adalah pengalaman <em>public relations</em> di dunia nyata,&#8221; ujar Kayla dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/7).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/">BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa</a></strong></p>
<p>Kayla mengatakan interaksi langsung dengan masyarakat membantunya memahami pentingnya komunikasi yang adaptif sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain itu, ia juga belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dalam merancang program pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya menambah wawasan akademik, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan nonteknis (<em>soft skills</em>), seperti kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, memecahkan masalah, dan membangun komunikasi dengan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Selain mengasah kemampuan akademik, BSI <em>Explore</em> juga menjadi sarana pengembangan <em>soft skills</em> yang sangat bermanfaat bagi saya,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/">BSI Explore 2026 Jangkau 38 Desa Mitra di Berbagai Daerah</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Ketua BSI <em>Explore </em>2026, Ade Suryadi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (<em>experiential learning</em>) yang mendorong mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami berharap BSI <em>Explore</em> terus menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat. Pengalaman para alumni menunjukkan bahwa keterlibatan langsung di lapangan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat,&#8221; ujar Ade.</p>
<p>Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik di lapangan, tetapi juga mengembangkan kompetensi sosial, kepemimpinan, dan kolaborasi yang dibutuhkan saat memasuki dunia kerja.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/alumni-bsi-explore-bagikan-manfaat-program-pengabdian-bagi-pengembangan-soft-skills-mahasiswa/">Alumni BSI Explore Bagikan Manfaat Program Pengabdian Bagi Pengembangan Soft Skills Mahasiswa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/alumni-bsi-explore-bagikan-manfaat-program-pengabdian-bagi-pengembangan-soft-skills-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 06:05:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian Kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[PKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6437</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/">BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Keterlibatan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kegiatan di lapangan, mahasiswa dapat mengasah kemampuan sekaligus memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.</p>
<p>Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali akan menyelenggarakan BSI Explore 2026, program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang melibatkan mahasiswa terpilih untuk terjun langsung ke desa-desa mitra di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Program ini dirancang sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya di tahun 2026, peserta akan ditempatkan di 38 desa mitra selama satu bulan. Mereka akan bekerja dalam tim yang masing-masing terdiri dari lima mahasiswa untuk menjalankan program kerja yang telah disusun sesuai kebutuhan masyarakat setempat.</p>
<p>Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengalaman. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.</p>
<p>“Kegiatan BSI Explore 2026 merupakan program pengabdian kepada masyarakat unggulan yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika. Program ini dirancang secara sistematis untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat,” kata Ade, dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (16/7).</p>
<p>Ia menambahkan, setiap kelompok mahasiswa akan mendapatkan pendampingan dari seorang Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan program kerja berjalan sesuai rencana dan mampu menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi masyarakat maupun mahasiswa.</p>
<p>“Selama satu bulan, peserta akan ditempatkan dalam tim di 38 desa mitra untuk melaksanakan program kerja yang telah dirancang. Setiap tim yang terdiri dari lima mahasiswa akan berada di bawah bimbingan satu Dosen Pendamping Lapangan guna memastikan tercapainya tujuan dan luaran program,” jelas Ade.</p>
<p>Ade berharap, melalui BSI Explore 2026, mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan memecahkan masalah di lingkungan nyata. Di sisi lain, program ini juga menjadi sarana bagi kampus untuk memperkuat kontribusi pendidikan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/">BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BSI Explore 2026 Jangkau 38 Desa Mitra di Berbagai Daerah</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2026 04:19:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Event Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore 2026 Jangkau 38 Desa]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6434</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jogjahitz.com, Jakarta &#8211; Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/">BSI Explore 2026 Jangkau 38 Desa Mitra di Berbagai Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jogjahitz.com, Jakarta</strong> &#8211; Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Melalui program BSI Explore 2026, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terjun ke berbagai daerah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.</p>
<p><a href="https://www.bsiexplore.com/">BSI Explore 2026</a> merupakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) unggulan yang melibatkan mahasiswa terpilih dari berbagai kampus UBSI. Selama satu bulan, pada pelaksanaan di tahun 2026, para peserta akan ditempatkan di 38 desa mitra untuk menjalankan program kerja yang telah dirancang sesuai kebutuhan masyarakat setempat.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-akan-segera-dilaksanakan-libatkan-mahasiswa-dalam-program-pengabdian-ke-desa-desa/">BSI Explore 2026 Akan Segera Dilaksanakan, Libatkan Mahasiswa dalam Program Pengabdian ke Desa-Desa</a></strong></p>
<p>Ketua BSI Explore 2026, Ade Suriyadi, menjelaskan bahwa program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan membantu mahasiswa memahami berbagai persoalan sosial sekaligus mengembangkan kemampuan beradaptasi dan bekerja sama.</p>
<p>“Kegiatan BSI Explore 2026 merupakan program pengabdian kepada masyarakat unggulan yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Sarana Informatika sebagai Kampus Digital Kreatif. Program ini dirancang secara sistematis untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa terpilih dalam mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat,” kata Ade, dalam keterangan resminya kepada media di Jakarta, Kamis (16/7).</p>
<p>Ia menjelaskan, setiap kelompok terdiri dari lima mahasiswa yang akan didampingi oleh satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Selama satu bulan, peserta akan ditempatkan dalam tim di 38 desa mitra untuk melaksanakan program kerja yang telah dirancang. Setiap tim yang terdiri dari lima mahasiswa akan berada di bawah bimbingan satu Dosen Pendamping Lapangan guna memastikan tercapainya tujuan dan luaran program,” jelas Ade.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://jogjahitz.com/himapar-ubsi-yogyakarta-gelar-podcast-bertema-skill-yang-tidak-diajarkan-di-kelas-tapi-dibutuhkan-industri/">HIMAPAR UBSI Yogyakarta Gelar Podcast Bertema &#8220;Skill yang Tidak Diajarkan di Kelas, Tapi Dibutuhkan Industri&#8221;</a></strong></p>
<h2><strong>Daftar 38 Desa Mitra BSI Explore 2026</strong></h2>
<p>1. Desa Ujungjaya, Kabupaten Pandeglang<br />
2. Desa Tunggaljaya, Kabupaten Pandeglang<br />
3. Desa Cigorondong, Kabupaten Pandeglang<br />
4. Desa Sinarjaya, Kabupaten Pandeglang<br />
5. Desa Cikumbueun, Kabupaten Pandeglang<br />
6. Desa Panjang Jaya, Kabupaten Pandeglang<br />
7. Desa Sukasari, Kabupaten Bogor<br />
8. Desa Kampung Sawah, Kabupaten Bogor<br />
9. Desa Kertajaya, Kabupaten Bogor<br />
10. Desa Bojongmangu, Kabupaten Bekasi<br />
11. Desa Karangindah, Kabupaten Bekasi<br />
12. Desa Karangmulya, Kabupaten Bekasi<br />
13. Desa Pantai Bahagia, Kabupaten Bekasi<br />
14. Desa Pantai Bakti, Kabupaten Bekasi<br />
15. Desa Purwasedar, Kabupaten Sukabumi<br />
16. Desa Pangumbahan, Kabupaten Sukabumi<br />
17. Desa Gunung Batu, Kabupaten Sukabumi<br />
18. Desa Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi<br />
19. Desa Cikangkung, Kabupaten Sukabumi<br />
20. Desa Salawu, Kabupaten Tasikmalaya<br />
21. Desa Santanamekar, Kabupaten Tasikmalaya<br />
22. Desa Jetis, Kabupaten Cilacap<br />
23. Desa Karangpakis, Kabupaten Cilacap<br />
24. Desa Tirtomarto, Kabupaten Klaten<br />
25. Desa Baran, Kabupaten Klaten<br />
26. Desa Tawangrejo, Kabupaten Klaten<br />
27. Desa Gunung Gajah, Kabupaten Klaten<br />
28. Desa Kalibakung, Kabupaten Tegal<br />
29. Desa Penujah, Kabupaten Tegal<br />
30. Desa Semedo, Kabupaten Tegal<br />
31. Desa Radak II, Kabupaten Kubu Raya<br />
32. Desa Tanjung Saleh, Kabupaten Kubu Raya<br />
33. Desa Radak Baru, Kabupaten Kubu Raya<br />
34. Desa Kiarapayung, Kabupaten Karawang<br />
35. Desa Walahar, Kabupaten Karawang<br />
36. Desa Sumur Kondang, Kabupaten Karawang<br />
37. Desa Situdam, Kabupaten Karawang<br />
38. Desa Barugbug, Kabupaten Karawang</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/">BSI Explore 2026 Jangkau 38 Desa Mitra di Berbagai Daerah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-jangkau-38-desa-mitra-di-berbagai-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 02:09:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/">BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bekasi &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali membuka program unggulan BSI Explore 2026, sebuah inisiatif yang mengajak mahasiswa keluar dari ruang kelas dan masuk langsung ke realitas sosial masyarakat.</p>
<p>Di tengah dunia kerja yang makin kompetitif, pengalaman lapangan bukan lagi bonus tambahan. Ia sudah berubah jadi “mata uang baru” yang menentukan seberapa siap seseorang menghadapi dunia setelah lulus.</p>
<p><strong>Belajar Tidak Selalu Harus di Dalam Kelas</strong></p>
<p>BSI Explore 2026 bukan sekadar program kunjungan desa atau kegiatan formalitas pengabdian masyarakat. Di sini, mahasiswa benar-benar ditempatkan dalam situasi nyata yang menuntut mereka untuk berpikir, bergerak, dan beradaptasi.</p>
<p>Mereka akan berhadapan langsung dengan tantangan sosial di lapangan, mulai dari komunikasi lintas komunitas, dinamika masyarakat, hingga problem solving yang tidak selalu ada di buku teks. Dan justru di situlah nilai belajarnya muncul. Tidak rapi, tidak teoritis, tapi nyata.</p>
<p><strong>Soft Skill yang Tidak Bisa Dibeli di Marketplace</strong></p>
<p>Program ini dirancang untuk mengasah kemampuan yang sering kali tidak cukup diajarkan di ruang kelas. Seperti kepemimpinan, komunikasi, hingga kemampuan mengambil keputusan di situasi yang tidak ideal.</p>
<p>Karena di dunia nyata, masalah tidak datang dengan pilihan ganda. Ia datang dengan kondisi yang kadang membingungkan, kadang mendadak, dan sering kali tidak terduga.</p>
<p><strong>Tiga Keuntungan yang Tidak Sekadar Tertulis di Brosur</strong></p>
<p>Mahasiswa yang terpilih dalam BSI Explore 2026 akan mendapatkan beberapa keuntungan yang berdampak langsung pada perjalanan akademik dan karier mereka.</p>
<p>Pertama, ada konversi SKS yang membuat kegiatan ini tetap terintegrasi dengan kurikulum, sehingga mahasiswa tidak tertinggal secara akademik.</p>
<p>Kedua, perluasan jaringan atau networking yang membuka peluang bertemu dengan tokoh masyarakat hingga profesional yang bisa menjadi mentor di masa depan.</p>
<p>Ketiga, transformasi diri yang sering kali justru menjadi hasil paling berharga. Karena di lapangan, mahasiswa belajar bukan hanya tentang apa yang mereka ketahui, tetapi juga siapa mereka sebenarnya.</p>
<p><strong>Belajar Jadi Agen Perubahan</strong></p>
<p>Menurut Ade Suryadi selaku ketua penyelenggara BSI Explore 2026, kesempatan seperti ini tidak datang dua kali. Ia menyebut BSI Explore 2026 sebagai tiket emas bagi mahasiswa yang ingin melangkah lebih jauh dari sekadar gelar sarjana.</p>
<p>Bukan hanya belajar, tetapi juga memberi dampak. Bukan hanya menjadi mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari perubahan di masyarakat.</p>
<p><strong>Kuota Terbatas, Dampak Tidak Terbatas</strong></p>
<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, antusiasme terhadap program ini selalu tinggi. Namun kuotanya terbatas.</p>
<p>BSI Explore 2026 bukan sekadar perjalanan akademik. Ini latihan hidup. Karena pada akhirnya, yang paling membentuk kita bukan hanya kelas, tapi juga realitas yang kita hadapi di luar sana.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/">BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bsi-explore-2026-saat-mahasiswa-ubsi-turun-ke-lapangan-bukan-cuma-duduk-di-kelas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 06:58:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<category><![CDATA[bsi explore 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5689</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Nabila Belva Zerlina, mahasiswi Program Studi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/">Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Nabila Belva Zerlina, mahasiswi Program Studi (Prodi) Manajemen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Ciledug, berhasil terpilih sebagai salah satu peserta program BSI Explore 2026.</p>
<p>Nabila akan bergabung dengan ribuan kandidat terpilih lainnya, untuk mengabdi di berbagai desa di Indonesia. Program unggulan UBSI ini direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh untuk membantu pengembangan potensi daerah.</p>
<p>Perjalanan Nabila dimulai dari ketertarikannya melihat jejak pengalaman para senior di kampusnya. Meski awalnya hanya sekadar mengisi waktu luang, mahasiswi lulusan SMKN 59 Jakarta ini akhirnya memantapkan diri untuk keluar dari zona nyaman.</p>
<p>&#8220;Awalnya hanya iseng mencoba dan mengisi waktu luang perkuliahan. Namun, ada keinginan kuat untuk berkembang dan membuktikan kepada diri sendiri bahwa saya bisa meraih kesempatan besar,&#8221; ujar Nabila dalam keterangannya, Kamis (23/4).</p>
<p>Proses seleksi yang dilalui tidaklah instan. Sejak tahun 2025, Nabila telah mempersiapkan diri dengan mengikuti rangkaian ujian, mulai dari seleksi daring hingga tes public speaking secara luring di UBSI kampus BSD, Tangerang Selatan.</p>
<p>Nabila mengaku sempat mengalami rasa tidak percaya diri, mengingat latar belakangnya yang dahulu kurang aktif berorganisasi. Namun, partisipasinya di Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) sejak semester awal menjadi titik balik perubahan karakternya.</p>
<p>&#8220;Semua itu saya jalani dengan berani mencoba, aktif berorganisasi, hingga terus berlatih melawan rasa overthinking. Momen kelolosan ini sangat mengharukan dan tidak terlupakan bagi saya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>BSI Explore 2026 sendiri dirancang sebagai wadah mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif untuk terjun langsung ke masyarakat. Para peserta akan fokus pada kegiatan mengajar serta menggali potensi ekonomi kreatif dan pariwisata di desa tujuan.</p>
<p>Program ini juga memberikan nilai tambah akademis berupa konversi Satuan Kredit Semester (SKS). Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kepekaan sosial melalui interaksi langsung dengan warga setempat.</p>
<p>Keberhasilan ini pun disambut baik oleh keluarga Nabila. Dukungan penuh dari orang tua menjadi motivasi tambahan baginya untuk memberikan kontribusi terbaik selama masa pengabdian nanti.</p>
<p>Kisah Nabila menjadi pengingat bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Keberanian untuk mencoba hal baru bukan hanya membuka jalan bagi pengembangan diri, tetapi juga bagi kemajuan masyarakat luas di masa depan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/">Mahasiswi UBSI Kampus Ciledug Lolos Program BSI Explore 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswi-ubsi-kampus-ciledug-lolos-program-bsi-explore-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 02:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang hidup. Ada yang lewat begadang ngerjain skripsi, ada yang lewat debat patah hati di warung kopi, dan ada juga yang sedikit lebih heroic lewat turun langsung ke desa dan merasakan hidup tanpa sinyal kuat. Yang terakhir ini adalah cerita anak-anak Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terlibat dalam program BSI Explore 2025, sebuah inisiatif yang bukan cuma soal belajar, tapi juga soal bertumbuh.</p>
<p>Sebagai penutup dari seluruh perjalanan mereka yang penuh lumpur, senyum bocah desa, dan mungkin juga beberapa tegukan air galon bersama warga, UBSI Sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar acara Awarding BSI Explore 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025 di UBSI Kampus Kalimalang. Sebuah momen klimaks yang mengganti peluh jadi tepuk tangan, dan perjuangan jadi penghargaan.</p>
<p>Jangan bayangkan ini acara formal yang kaku kayak seminar pajak. Ini adalah malam apresiasi bagi 178 mahasiswa yang sudah menyebar ke 37 desa dan menjalankan misi kemanusiaan level mahasiswa yang mengedukasi soal digital, membangun semangat wirausaha, sampai bantu program lingkungan. Mereka bukan cuma datang, foto-foto, terus pulang. Mereka mengajar, mendengar, kadang juga ikut gotong royong dan ngopi bareng Pak RT.</p>
<p>Ketua pelaksana BSI Explore 2025, Ade Suryadi, sempat bilang, “Mahasiswa adalah agen perubahan.” Kalimat ini mungkin sudah sering kita dengar, tapi sore itu terasa lebih hidup. Karena yang bicara bukan cuma dosen di balik podium, tapi juga deretan wajah lelah dan puas dari mahasiswa yang udah ngerasain langsung artinya ‘mengubah’.</p>
<p>BSI Explore 2025 tidak selesai di desa. Ada kelanjutannya selebrasi yang pantas. Dari lomba Video Reels Terbanyak, Terkreatif, Like Terbanyak, Fotografi, hingga Kelompok Terbaik Juara Umum, semuanya jadi ruang apresiasi. Karena jujur aja, bikin konten dari pelosok desa itu tantangannya setara lomba lari sambil live TikTok. Tapi mereka bisa.</p>
<p>Sore itu juga ada penampilan dari Cutiepaw, juara dance SobiFest 2025, yang bikin suasana makin meriah. Disusul nyanyian dari Jessica Rahma Sumantri sebagai juara BSI Idol 2025, yang suaranya cukup merdu untuk bikin yang kalah lomba tetap senyum.</p>
<p>Lalu naiklah Zahra, mewakili kelompok pemenang. Katanya, “Acaranya bagus banget, perjuangan kita juga nggak sia-sia selama ini.” Kalimat sederhana tapi dalem, karena di balik video yang viral atau like yang banyak, ada malam-malam tanpa sinyal, ada hujan turun di tengah kegiatan, dan ada dialog panjang dengan warga yang bahkan belum akrab dengan Google.</p>
<p>Awarding ini bukan sekadar seremoni penutup. Ini semacam reminder bahwa perubahan nggak selalu datang dari orang dewasa berseragam, tapi kadang dari mahasiswa yang baru bisa nyuci baju sendiri di kos, tapi mau nyemplung ke desa demi ngajarin literasi digital.</p>
<p>BSI Explore 2025 mungkin sudah selesai, tapi benih yang ditanam mahasiswa di desa-desa itu tentang semangat belajar, usaha kecil, atau cara mengelola sampah bisa jadi akan tumbuh lebih besar dari yang kita kira.</p>
<p>Karena kadang, yang dibutuhkan desa bukan superhero. Tapi cukup mahasiswa yang tulus datang, bawa ilmu, dan pulang dengan hati yang lebih besar dari ketika berangkat.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 02:06:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[BSI Explore]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Ada banyak cara mahasiswa belajar tentang hidup. Ada yang lewat begadang ngerjain skripsi, ada yang lewat debat patah hati di warung kopi, dan ada juga yang sedikit lebih heroic lewat turun langsung ke desa dan merasakan hidup tanpa sinyal kuat. Yang terakhir ini adalah cerita anak-anak Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang terlibat dalam program BSI Explore 2025, sebuah inisiatif yang bukan cuma soal belajar, tapi juga soal bertumbuh.</p>
<p>Sebagai penutup dari seluruh perjalanan mereka yang penuh lumpur, senyum bocah desa, dan mungkin juga beberapa tegukan air galon bersama warga, UBSI Sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar acara Awarding BSI Explore 2025 pada Rabu, 2 Juli 2025 di UBSI Kampus Kalimalang. Sebuah momen klimaks yang mengganti peluh jadi tepuk tangan, dan perjuangan jadi penghargaan.</p>
<p>Jangan bayangkan ini acara formal yang kaku kayak seminar pajak. Ini adalah malam apresiasi bagi 178 mahasiswa yang sudah menyebar ke 37 desa dan menjalankan misi kemanusiaan level mahasiswa yang mengedukasi soal digital, membangun semangat wirausaha, sampai bantu program lingkungan. Mereka bukan cuma datang, foto-foto, terus pulang. Mereka mengajar, mendengar, kadang juga ikut gotong royong dan ngopi bareng Pak RT.</p>
<p>Ketua pelaksana BSI Explore 2025, Ade Suryadi, sempat bilang, “Mahasiswa adalah agen perubahan.” Kalimat ini mungkin sudah sering kita dengar, tapi sore itu terasa lebih hidup. Karena yang bicara bukan cuma dosen di balik podium, tapi juga deretan wajah lelah dan puas dari mahasiswa yang udah ngerasain langsung artinya ‘mengubah’.</p>
<p>BSI Explore 2025 tidak selesai di desa. Ada kelanjutannya selebrasi yang pantas. Dari lomba Video Reels Terbanyak, Terkreatif, Like Terbanyak, Fotografi, hingga Kelompok Terbaik Juara Umum, semuanya jadi ruang apresiasi. Karena jujur aja, bikin konten dari pelosok desa itu tantangannya setara lomba lari sambil live TikTok. Tapi mereka bisa.</p>
<p>Sore itu juga ada penampilan dari Cutiepaw, juara dance SobiFest 2025, yang bikin suasana makin meriah. Disusul nyanyian dari Jessica Rahma Sumantri sebagai juara BSI Idol 2025, yang suaranya cukup merdu untuk bikin yang kalah lomba tetap senyum.</p>
<p>Lalu naiklah Zahra, mewakili kelompok pemenang. Katanya, “Acaranya bagus banget, perjuangan kita juga nggak sia-sia selama ini.” Kalimat sederhana tapi dalem, karena di balik video yang viral atau like yang banyak, ada malam-malam tanpa sinyal, ada hujan turun di tengah kegiatan, dan ada dialog panjang dengan warga yang bahkan belum akrab dengan Google.</p>
<p>Awarding ini bukan sekadar seremoni penutup. Ini semacam reminder bahwa perubahan nggak selalu datang dari orang dewasa berseragam, tapi kadang dari mahasiswa yang baru bisa nyuci baju sendiri di kos, tapi mau nyemplung ke desa demi ngajarin literasi digital.</p>
<p>BSI Explore 2025 mungkin sudah selesai, tapi benih yang ditanam mahasiswa di desa-desa itu tentang semangat belajar, usaha kecil, atau cara mengelola sampah bisa jadi akan tumbuh lebih besar dari yang kita kira.</p>
<p>Karena kadang, yang dibutuhkan desa bukan superhero. Tapi cukup mahasiswa yang tulus datang, bawa ilmu, dan pulang dengan hati yang lebih besar dari ketika berangkat.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/">Dari Desa ke Panggung Penghargaan, Ketika Mahasiswa Membuktikan bahwa “Explore” Bukan Cuma Nama Program</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-desa-ke-panggung-penghargaan-ketika-mahasiswa-membuktikan-bahwa-explore-bukan-cuma-nama-program/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
