<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Teknologi Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/category/teknologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/category/teknologi/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 04:53:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Teknologi Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/category/teknologi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Google Gemini Arena 2026, Ajang AI Global yang Mengantarkan Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Jadi Juara</title>
		<link>https://jogjahitz.com/google-gemini-arena-2026-ajang-ai-global-yang-mengantarkan-mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-jadi-juara/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/google-gemini-arena-2026-ajang-ai-global-yang-mengantarkan-mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-jadi-juara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 04:52:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Google Gemini Arena 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5583</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Google Gemini Arena 2026 menjadi salah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/google-gemini-arena-2026-ajang-ai-global-yang-mengantarkan-mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-jadi-juara/">Google Gemini Arena 2026, Ajang AI Global yang Mengantarkan Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Jadi Juara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Google Gemini Arena 2026 menjadi salah satu ajang kompetisi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menarik perhatian peserta dari berbagai negara. Kompetisi ini menguji kemampuan kreativitas dan pemanfaatan teknologi AI, khususnya dalam menghasilkan karya berbasis platform Gemini dengan teknik prompting yang presisi dan inovatif.</p>
<p>Dengan total 19.035 peserta dari berbagai universitas dan negara, persaingan dalam ajang ini terbilang ketat. Peserta ditantang untuk menciptakan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif serta pesan yang kuat.</p>
<p>Di tengah kompetisi berskala global tersebut, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto, Annida Syamsa Hawa, berhasil meraih gelar Winner Google Gemini Arena 2026. Capaian ini sekaligus memperkuat peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendorong mahasiswanya aktif berinovasi di bidang teknologi.</p>
<p>Annida mengaku awalnya mengetahui informasi kompetisi tersebut melalui media sosial saat libur semester. Ketertarikannya muncul setelah mengetahui bahwa ajang ini diikuti oleh peserta internasional.</p>
<p>“Aku langsung tertarik buat ikut, sekalian mengisi waktu luang. Tapi setelah tahu pesertanya dari berbagai negara, jadi semakin tertantang,” ujarnya dalam keterangan pers, Sabtu (28/3).</p>
<p>Dalam kompetisi tersebut, Annida memilih kategori komik edukasi dengan mengangkat tema Artificial Intelligence, khususnya Machine Learning. Ia berupaya menyederhanakan konsep AI agar lebih mudah dipahami melalui media visual yang menarik, sejalan dengan semangat inovasi yang terus dikembangkan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.</p>
<p>Proses pembuatan karya dilakukan dengan memanfaatkan Gemini AI secara penuh. Annida menekankan bahwa kunci utama dalam kompetisi ini terletak pada teknik prompting yang detail dan terarah.</p>
<p>“Prompt itu tricky, harus sangat detail, mulai dari warna, karakter, sampai layout komiknya,” jelasnya.</p>
<p>Untuk mendapatkan hasil maksimal, ia bahkan membuat sketsa terlebih dahulu di atas kertas sebelum menyusun prompt. Selama proses tersebut, ia melakukan trial and error berulang kali hingga menghasilkan karya yang sesuai ekspektasi.</p>
<p>Karya yang dibuat menjelaskan konsep machine learning, bahwa AI belajar dari data. Semakin banyak data yang digunakan, semakin akurat hasil prediksi, sedangkan data yang terbatas dapat menyebabkan bias.</p>
<p>Atas pencapaiannya tersebut, Annida mengaku bangga dapat membawa nama kampus ke tingkat internasional.</p>
<p>“Jujur sangat senang dan tidak menyangka bisa menang. Bisa membawa nama UBSI ke kancah global tentu menjadi kebanggaan tersendiri,” ungkapnya.</p>
<p>Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di ajang global, sekaligus menunjukkan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus melahirkan talenta yang adaptif dan siap menghadapi perkembangan teknologi dunia.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/google-gemini-arena-2026-ajang-ai-global-yang-mengantarkan-mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-jadi-juara/">Google Gemini Arena 2026, Ajang AI Global yang Mengantarkan Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Jadi Juara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/google-gemini-arena-2026-ajang-ai-global-yang-mengantarkan-mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-jadi-juara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Juara Nasional, Ciptakan Smart Door Lock Berbasis IoT</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-sains-data-unm-juara-nasional-ciptakan-smart-door-lock-berbasis-iot/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-sains-data-unm-juara-nasional-ciptakan-smart-door-lock-berbasis-iot/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 14:26:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[IOT]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[PMB UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Sains Data]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5376</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Inovasi Internet of Things (IoT) kembali...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-sains-data-unm-juara-nasional-ciptakan-smart-door-lock-berbasis-iot/">Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Juara Nasional, Ciptakan Smart Door Lock Berbasis IoT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Inovasi Internet of Things (IoT) kembali lahir dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Lima mahasiswa Program Studi (prodi) Sains Data, yakni Ihsan Aulia Rahman, Nouval Ghoonimu Tsawab, Kasa Inti Josia Tambunan, Muhamad Lintang Saujana Attamim, dan Muhammad Azzam, berhasil mengembangkan Smart Security Door Lock, sistem pengaman pintu berbasis teknologi digital untuk mendukung konsep hunian modern.</p>
<p>Inovasi ini mengintegrasikan perangkat keras dengan sistem pengolahan dan analisis data. Pengguna dapat melakukan autentikasi akses secara digital, memantau aktivitas secara real-time, serta merekam histori penggunaan guna meningkatkan keamanan rumah secara lebih presisi dan efisien.</p>
<p>Ketua tim, Ihsan Aulia Rahman, menjelaskan bahwa proyek tersebut berangkat dari kebutuhan sistem keamanan yang lebih praktis dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.</p>
<p>“Kami ingin menghadirkan solusi keamanan yang tidak hanya mengandalkan kunci konvensional. Sistem ini dirancang agar dapat dikontrol secara digital dan memanfaatkan data untuk meningkatkan pengawasan serta kenyamanan pengguna,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, pendekatan berbasis data memungkinkan pengembangan fitur lanjutan seperti analisis pola akses hingga notifikasi otomatis apabila terdeteksi aktivitas tidak biasa.</p>
<p>Prestasi tim ini semakin kuat setelah Smart Security Door Lock meraih Juara I Indoneris National IT Competition dan Pekan Seni Nasional CORIS 2025 kategori IoT. Inovasi tersebut juga dipamerkan dalam Expo BTN Housingpreneur 2026, menunjukkan potensi implementasi di sektor properti dan ekosistem smart home.</p>
<p>Ketua Program Studi Sains Data UNM, Tati Mardiana, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di lingkungan kampus.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, kami mendorong mahasiswa mengembangkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Integrasi analisis data dan IoT dalam inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berpikir sistematis sekaligus aplikatif,” paparnya dalam keterangan rilis, Kamis (26/3).</p>
<p>Ia menambahkan, perkembangan hunian cerdas membuka peluang besar bagi talenta muda di bidang Sains Data untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi teknologi yang kompetitif.</p>
<p>“Keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan karya teknologi yang berorientasi masa depan,” tutupnya.</p>
<p>Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan inovasi berbasis data, IoT, dan artificial intelligence, Prodi Sains Data Universitas Nusa Mandiri membuka pendaftaran mahasiswa baru melalui laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-sains-data-unm-juara-nasional-ciptakan-smart-door-lock-berbasis-iot/">Mahasiswa Prodi Sains Data UNM Juara Nasional, Ciptakan Smart Door Lock Berbasis IoT</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-prodi-sains-data-unm-juara-nasional-ciptakan-smart-door-lock-berbasis-iot/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Lulusan Prodi RPL Jadi Talenta Paling Diburu di Industri Teknologi Digital?</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mengapa-lulusan-prodi-rpl-jadi-talenta-paling-diburu-di-industri-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mengapa-lulusan-prodi-rpl-jadi-talenta-paling-diburu-di-industri-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 14:17:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang karir]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa Perangkat Lunak]]></category>
		<category><![CDATA[RPL]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5367</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mengapa-lulusan-prodi-rpl-jadi-talenta-paling-diburu-di-industri-teknologi-digital/">Mengapa Lulusan Prodi RPL Jadi Talenta Paling Diburu di Industri Teknologi Digital?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama di hampir semua sektor industri. Perusahaan kini berlomba membangun sistem digital yang efisien, aman, dan inovatif. Di tengah percepatan tersebut, lulusan Program Studi (Prodi) Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) diburu industri teknologi karena memiliki kemampuan teknis dan analitis yang sangat dibutuhkan di era serba digital ini.</p>
<p>Prodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) adalah bidang yang berfokus pada proses analisis, perancangan, pengembangan, hingga pemeliharaan perangkat lunak. Artinya, lulusan RPL bukan hanya mampu membuat aplikasi, tetapi juga memahami bagaimana sistem dirancang agar berjalan efektif dan sesuai kebutuhan pengguna.</p>
<p><strong>Industri Digital Butuh Problem Solver, Bukan Sekadar Programmer</strong><br />
Banyak orang masih menganggap mahasiswa RPL hanya belajar coding. Padahal, di dunia kerja, industri membutuhkan lebih dari itu. Perusahaan mencari talenta yang mampu menganalisis kebutuhan bisnis, merancang solusi digital, serta mengimplementasikan sistem yang berkualitas dan scalable.</p>
<p>Di era cloud computing dan aplikasi mobile, kemampuan membangun perangkat lunak berbasis komputasi awan dan perangkat bergerak menjadi nilai tambah yang besar. Lulusan RPL memiliki kompetensi untuk merancang aplikasi mobile, sistem berbasis web, hingga platform berbasis cloud yang kini menjadi tulang punggung operasional perusahaan.</p>
<p>Inilah alasan utama mengapa lulusan RPL diburu industri teknologi: mereka mampu menjadi problem solver digital.<br />
Prospek Karier RPL yang Semakin Luas<br />
Perkembangan industri teknologi digital membuka banyak peluang karier bagi lulusan RPL. Beberapa profesi yang paling diminati antara lain:<br />
a. Software Developer<br />
b. Mobile Application Developer<br />
c. Cloud Engineer<br />
d. System Analyst<br />
e. DevOps Engineer<br />
f. Quality Assurance Engineer<br />
g. UI/UX Collaborator</p>
<p>Tak hanya bekerja di perusahaan teknologi, lulusan RPL juga dibutuhkan di sektor perbankan, startup, e-commerce, industri kreatif, hingga instansi pemerintahan. Hampir semua organisasi kini membutuhkan sistem digital yang andal dan aman.</p>
<p>Selain itu, tren kerja remote dan global talent membuka peluang bagi lulusan RPL untuk bekerja dengan perusahaan internasional tanpa harus meninggalkan Indonesia. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda yang ingin memiliki karier fleksibel dengan penghasilan kompetitif.</p>
<p><strong>Kebutuhan Industri yang Terus Meningkat</strong><br />
Indonesia sedang mengalami percepatan digitalisasi di berbagai sektor. Startup bermunculan, bisnis konvensional bertransformasi ke platform digital, dan layanan publik mulai berbasis aplikasi.</p>
<p>Perubahan ini membuat kebutuhan terhadap software engineer dan developer terus meningkat. Perusahaan tidak lagi memandang teknologi sebagai pendukung, tetapi sebagai core business. Tanpa sistem yang stabil dan inovatif, perusahaan bisa tertinggal dari kompetitor.</p>
<p>Di sinilah peran strategis lulusan RPL. Mereka menjadi arsitek di balik aplikasi yang kita gunakan setiap hari mulai dari aplikasi belanja online, transportasi, hingga sistem pembayaran digital.</p>
<p><strong>Pendidikan Berkualitas Jadi Kunci</strong><br />
Untuk menjawab tantangan industri, pendidikan yang relevan dan berbasis teknologi menjadi faktor penting. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi (Prodi) Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) memiliki visi menjadi program studi unggul dalam menghasilkan lulusan yang mampu menganalisis kebutuhan, merancang, dan mengimplementasikan perangkat lunak berkualitas.</p>
<p>Fokus utama Prodi RPL UBSI adalah pengembangan perangkat lunak pada komputasi bergerak dan berbasis komputasi awan. Kompetensi ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini, di mana aplikasi mobile dan cloud menjadi standar utama sistem digital modern.</p>
<p>Selain itu, Prodi RPL UBSI juga mendukung pengembangan ekonomi kreatif hingga tahun 2033. Artinya, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan menjadi pekerja, tetapi juga inovator yang mampu menciptakan solusi digital untuk mendukung industri kreatif di Indonesia.</p>
<p><strong>Skill yang Harus Dimiliki Generasi Muda</strong><br />
Bagi generasi muda yang ingin sukses di bidang ini, ada beberapa keterampilan yang perlu diasah:<br />
1. Kemampuan coding dan pemrograman yang kuat<br />
2. Pemahaman tentang cloud computing dan arsitektur sistem<br />
3. Kemampuan analisis kebutuhan bisnis<br />
4. Problem solving dan critical thinking<br />
5. Kolaborasi tim dan komunikasi efektif<br />
Kombinasi hard skill dan soft skill inilah yang membuat lulusan RPL semakin kompetitif di pasar kerja.</p>
<p>Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa lulusan RPL diburu industri teknologi karena perannya yang sangat vital dalam mendukung transformasi digital. Mereka bukan sekadar pembuat aplikasi, tetapi perancang solusi digital yang menentukan masa depan bisnis dan industri.</p>
<p>Dengan prospek karier yang luas, peluang kerja global, serta kebutuhan industri yang terus meningkat, Rekayasa Perangkat Lunak menjadi pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin memiliki karier stabil, relevan, dan berdaya saing tinggi di era digital.</p>
<p>Jika kamu ingin menjadi bagian dari talenta digital masa depan, RPL bisa menjadi langkah awal menuju karier yang cerah dan penuh peluang. Kuliah..?? BSI Aja !</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mengapa-lulusan-prodi-rpl-jadi-talenta-paling-diburu-di-industri-teknologi-digital/">Mengapa Lulusan Prodi RPL Jadi Talenta Paling Diburu di Industri Teknologi Digital?</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mengapa-lulusan-prodi-rpl-jadi-talenta-paling-diburu-di-industri-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan Cuma Ahli Listrik, Lulusan Prodi Teknik Elektro Bisa Bangun Bisnis Bernilai Miliaran</title>
		<link>https://jogjahitz.com/bukan-cuma-ahli-listrik-lulusan-prodi-teknik-elektro-bisa-bangun-bisnis-bernilai-miliaran/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/bukan-cuma-ahli-listrik-lulusan-prodi-teknik-elektro-bisa-bangun-bisnis-bernilai-miliaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 14:14:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Automation Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Control System Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Electrical Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Engineer]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang karir]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Elektro]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5364</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Di era transformasi digital dan industri 4.0,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bukan-cuma-ahli-listrik-lulusan-prodi-teknik-elektro-bisa-bangun-bisnis-bernilai-miliaran/">Bukan Cuma Ahli Listrik, Lulusan Prodi Teknik Elektro Bisa Bangun Bisnis Bernilai Miliaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Di era transformasi digital dan industri 4.0, kebutuhan akan talenta teknologi semakin meningkat. Namun, masih banyak yang menganggap lulusan Teknik Elektro hanya identik dengan instalasi listrik atau pekerjaan teknis lapangan. Padahal, realitanya jauh lebih besar. Peluang bisnis lulusan Teknik Elektro kini terbuka lebar, bahkan berpotensi menghasilkan bisnis bernilai miliaran rupiah.</p>
<p>Teknik Elektro bukan sekadar soal kabel dan panel listrik. Bidang ini menjadi fondasi utama dalam pengembangan sistem elektronika cerdas, otomasi industri, energi terbarukan, hingga teknologi berbasis Internet of Things (IoT). Semua sektor modern membutuhkan inovasi berbasis sistem kelistrikan dan elektronika yang efisien serta berkelanjutan.</p>
<p><strong>Teknik Elektro: Pilar Industri Modern</strong><br />
Industri saat ini bergerak menuju sistem yang serba otomatis, hemat energi, dan berbasis teknologi cerdas. Smart home, kendaraan listrik, sistem keamanan digital, hingga smart city adalah contoh nyata penerapan keilmuan Teknik Elektro.</p>
<p>Keahlian dalam merancang dan mengembangkan sistem elektronika cerdas membuat lulusan Teknik Elektro memiliki nilai strategis di pasar kerja. Inilah mengapa peluang bisnis lulusan Teknik Elektro semakin besar, karena mereka mampu menciptakan solusi teknologi yang dibutuhkan masyarakat dan industri.</p>
<p>Tidak hanya bekerja sebagai engineer, lulusan Teknik Elektro juga memiliki peluang untuk membangun startup teknologi, jasa konsultasi sistem kelistrikan, bisnis energi surya, hingga pengembangan perangkat elektronik inovatif.</p>
<p><strong>Dari Profesional ke Technopreneur</strong><br />
Generasi muda saat ini cenderung ingin memiliki karier yang fleksibel sekaligus peluang menjadi pengusaha. Lulusan Teknik Elektro memiliki kombinasi ideal untuk menjadi technopreneurmenggabungkan keahlian teknis dengan strategi bisnis.</p>
<p>Beberapa peluang bisnis yang potensial antara lain:<br />
a. Pengembangan sistem smart home dan IoT<br />
b. Bisnis instalasi dan maintenance panel surya<br />
c. Konsultan otomasi industri<br />
d. Startup perangkat elektronik berbasis teknologi cerdas<br />
e. Integrator sistem keamanan digital<br />
Dengan inovasi yang tepat, bisnis berbasis teknologi elektro dapat berkembang pesat, apalagi di tengah meningkatnya kebutuhan energi ramah lingkungan dan sistem otomatisasi.</p>
<p><strong>Peran UBSI dalam Mencetak Lulusan Unggul</strong><br />
Untuk menjawab tantangan tersebut, pendidikan yang relevan dan visioner menjadi kunci utama. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi (Prodi) Teknik Elektro hadir sebagai pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin berkarier sekaligus berbisnis di bidang teknologi.</p>
<p>Prodi Teknik Elektro UBSI sebagai memiliki visi menjadi program studi unggul dalam pengembangan dan penerapan sistem elektronika cerdas, serta berperan aktif dalam kemajuan ilmu teknik elektro. Tidak hanya berfokus pada teori, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, juga menekankan pembelajaran berbasis praktik agar mahasiswa siap menghadapi tantangan teknologi masa depan.</p>
<p>Melalui kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri, mahasiswa dibekali kemampuan teknis, analitis, serta inovatif. Lulusan diharapkan mampu menjadi profesional kompeten maupun entrepreneur yang menciptakan solusi teknologi bernilai ekonomi tinggi.</p>
<p><strong>Prospek Kerja yang Stabil dan Berkelanjutan</strong></p>
<p>Selain peluang bisnis, prospek kerja Teknik Elektro juga sangat menjanjikan. Lulusan dapat berkarier sebagai:<br />
a. Electrical Engineer<br />
b. Automation Engineer<br />
c. Control System Engineer<br />
d. Maintenance Engineer<br />
e. Teknisi Energi Terbarukan<br />
f. Project Engineer<br />
Permintaan tenaga ahli di bidang ini terus meningkat seiring pertumbuhan industri manufaktur, pembangunan infrastruktur, dan transisi menuju energi hijau.</p>
<p>Dengan bekal kompetensi dari Prodi Teknik Elektro UBSI, lulusan memiliki daya saing tinggi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi global.</p>
<p><strong>Teknik Elektro dan Masa Depan Teknologi</strong></p>
<p>Masa depan dunia akan semakin bergantung pada teknologi berbasis elektrifikasi dan sistem cerdas. Kendaraan listrik, pembangkit energi terbarukan, hingga sistem industri berbasis AI membutuhkan peran insinyur elektro yang inovatif.</p>
<p>Di sinilah lulusan Teknik Elektro memiliki peluang besar, bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai pencipta inovasi. Dengan kreativitas, kemampuan problem solving, serta semangat kewirausahaan, mereka dapat membangun bisnis yang memberikan dampak ekonomi signifikan.</p>
<p>Sudah saatnya mengubah cara pandang tentang Teknik Elektro. Bukan hanya ahli listrik, tetapi inovator teknologi dan calon pengusaha masa depan. Peluang bisnis lulusan Teknik Elektro sangat terbuka luas di era digital dan industri 4.0.</p>
<p>Melalui pendidikan berkualitas di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, generasi muda dipersiapkan menjadi lulusan inovatif yang siap menghadapi tantangan teknologi masa depan. Baik sebagai profesional di industri maupun sebagai technopreneur yang membangun bisnis bernilai miliaran, pilihan ada di tangan Anda.</p>
<p>Teknik Elektro bukan sekadar jurusan. Ini adalah pintu menuju karier stabil, peluang bisnis besar, dan masa depan teknologi yang menjanjikan. Kuliah..?? BSI Aja !</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/bukan-cuma-ahli-listrik-lulusan-prodi-teknik-elektro-bisa-bangun-bisnis-bernilai-miliaran/">Bukan Cuma Ahli Listrik, Lulusan Prodi Teknik Elektro Bisa Bangun Bisnis Bernilai Miliaran</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/bukan-cuma-ahli-listrik-lulusan-prodi-teknik-elektro-bisa-bangun-bisnis-bernilai-miliaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Kerja di Dunia Digital? Prodi Teknologi Informasi Bisa Jadi Jalan Cepatnya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mau-kerja-di-dunia-digital-prodi-teknologi-informasi-bisa-jadi-jalan-cepatnya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mau-kerja-di-dunia-digital-prodi-teknologi-informasi-bisa-jadi-jalan-cepatnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 13:40:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital saat ini telah mengubah hampir...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mau-kerja-di-dunia-digital-prodi-teknologi-informasi-bisa-jadi-jalan-cepatnya/">Mau Kerja di Dunia Digital? Prodi Teknologi Informasi Bisa Jadi Jalan Cepatnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi digital saat ini telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara bekerja, berbisnis, hingga berkomunikasi. Berbagai sektor industri kini sangat bergantung pada teknologi informasi untuk menjalankan operasionalnya secara efektif dan efisien. Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang teknologi informasi semakin meningkat.</p>
<p>Tidak hanya perusahaan teknologi, berbagai bidang seperti perbankan, kesehatan, pendidikan, hingga industri kreatif kini membutuhkan tenaga ahli yang mampu mengelola sistem teknologi informasi. Inilah yang membuat jurusan Teknologi Informasi menjadi salah satu pilihan pendidikan yang semakin diminati oleh generasi muda.</p>
<p>Bagi mereka yang ingin berkarier di dunia digital, memilih program studi yang tepat menjadi langkah awal yang penting. Melalui pendidikan yang sesuai, mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan serta keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan industri digital yang terus berkembang.</p>
<p><strong>Mengapa Prodi Teknologi Informasi Semakin Diminati?</strong><br />
Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi menawarkan berbagai keunggulan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Mahasiswa tidak hanya belajar tentang komputer dan perangkat lunak, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digunakan untuk memecahkan berbagai permasalahan di dunia nyata.</p>
<p>Di dalam program studi ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai bidang penting seperti pengelolaan sistem jaringan, keamanan siber, pemrograman, hingga pengembangan sistem berbasis teknologi terbaru. Keahlian tersebut sangat dibutuhkan oleh perusahaan di era transformasi digital.</p>
<p>Selain itu, prospek karier lulusan Teknologi Informasi juga sangat luas. Lulusan dapat bekerja sebagai system administrator, cyber security analyst, programmer, IT consultant, hingga pengembang sistem digital di berbagai sektor industri. Dengan meningkatnya kebutuhan tenaga IT, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan juga semakin terbuka lebar.</p>
<p><strong>Teknologi Informasi dan Perkembangan Artificial Intelligence</strong><br />
Salah satu faktor yang membuat bidang Teknologi Informasi semakin menarik adalah perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini kini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari analisis data, keamanan sistem, hingga pengembangan aplikasi pintar.</p>
<p>Mahasiswa yang mempelajari Teknologi Informasi memiliki kesempatan untuk memahami bagaimana teknologi AI diterapkan dalam pembangunan infrastruktur digital. Kemampuan ini sangat penting karena AI diprediksi akan menjadi salah satu teknologi utama yang mendorong perkembangan ekonomi digital di masa depan.</p>
<p>Dengan menguasai teknologi seperti AI, keamanan sistem, serta pemrograman, lulusan Teknologi Informasi akan memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja. Inilah yang membuat jurusan ini sering disebut sebagai salah satu jurusan masa depan.</p>
<p><strong>Peran Prodi Teknologi Informasi dalam Mendukung Ekonomi Kreatif</strong><br />
Di era digital, teknologi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan teknis, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam industri kreatif. Berbagai sektor seperti startup digital, e-commerce, media digital, hingga industri konten membutuhkan dukungan teknologi yang kuat.</p>
<p>Lulusan Prodi Teknologi Informasi memiliki peran penting dalam membangun infrastruktur digital yang mendukung perkembangan industri tersebut. Mereka bertanggung jawab memastikan sistem berjalan dengan aman, stabil, dan mampu melayani kebutuhan pengguna secara optimal.</p>
<p>Melalui keahlian di bidang pemrograman, keamanan sistem, serta manajemen infrastruktur teknologi, lulusan Teknologi Informasi dapat membantu perusahaan menciptakan inovasi baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital.</p>
<p>Kuliah Prodi Teknologi Informasi di Universitas Bina Sarana Informatika<br />
Salah satu perguruan tinggi yang menawarkan program studi Teknologi Informasi adalah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Program Studi Teknologi Informasi (S1) di UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu menghadapi perkembangan teknologi modern.</p>
<p>Program studi ini berfokus pada pengembangan infrastruktur Teknologi Informasi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif. Mahasiswa dibekali dengan berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.</p>
<p>Beberapa keahlian yang menjadi fokus dalam program studi ini antara lain System Administrator, Cyber Security Analyst, serta Object Programmer. Dengan bekal kemampuan tersebut, lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam membangun sistem teknologi yang inovatif serta memberikan solusi bagi berbagai kebutuhan industri.</p>
<p>Selain pembelajaran teori, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktik yang membantu mereka memahami penerapan teknologi secara nyata. Hal ini penting agar lulusan siap menghadapi dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan.</p>
<p>Perkembangan teknologi digital membuka peluang karier yang sangat luas bagi generasi muda. Bidang Teknologi Informasi menjadi salah satu sektor yang memiliki permintaan tinggi terhadap tenaga profesional yang kompeten. Oleh karena itu, memilih Prodi Teknologi Informasi dapat menjadi langkah strategis bagi mereka yang ingin berkarier di dunia digital.</p>
<p>Dengan mempelajari berbagai bidang seperti pemrograman, keamanan siber, manajemen sistem, hingga teknologi Artificial Intelligence, mahasiswa dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan industri masa depan. Melalui pendidikan yang tepat serta penguasaan teknologi yang relevan, generasi muda memiliki kesempatan besar untuk berkontribusi dalam perkembangan ekonomi digital sekaligus membangun karier yang menjanjikan. Kuliah ?? BSI Aja!!!</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mau-kerja-di-dunia-digital-prodi-teknologi-informasi-bisa-jadi-jalan-cepatnya/">Mau Kerja di Dunia Digital? Prodi Teknologi Informasi Bisa Jadi Jalan Cepatnya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mau-kerja-di-dunia-digital-prodi-teknologi-informasi-bisa-jadi-jalan-cepatnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNM Ciptakan Click Up, Aplikasi AI Pengatur Waktu yang Bikin Produktivitas Naik</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-ciptakan-click-up-aplikasi-ai-pengatur-waktu-yang-bikin-produktivitas-naik/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-ciptakan-click-up-aplikasi-ai-pengatur-waktu-yang-bikin-produktivitas-naik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 13:31:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5334</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Inovasi teknologi kembali lahir dari mahasiswa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-ciptakan-click-up-aplikasi-ai-pengatur-waktu-yang-bikin-produktivitas-naik/">Mahasiswa UNM Ciptakan Click Up, Aplikasi AI Pengatur Waktu yang Bikin Produktivitas Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Inovasi teknologi kembali lahir dari mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis. Mahasiswa Program Studi (prodi) Sains Data, Dini Fitriyah Herti, berhasil mengembangkan aplikasi Click Up, sebuah solusi manajemen waktu lintas platform yang dirancang untuk membantu individu mengatur aktivitas harian secara lebih efektif sekaligus mengurangi stres akibat jadwal yang padat.</p>
<p>Aplikasi Click Up hadir sebagai platform cerdas yang mengintegrasikan sistem manajemen tugas dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). Melalui teknologi tersebut, aplikasi mampu membantu pengguna menyusun jadwal secara otomatis, memprioritaskan tugas penting, serta mengoptimalkan rutinitas harian secara lebih terstruktur.</p>
<p>Dini menjelaskan bahwa ide pengembangan aplikasi ini berangkat dari permasalahan umum yang sering dialami banyak orang, yakni kesulitan mengelola waktu di tengah aktivitas yang semakin kompleks.</p>
<p>“Click Up kami rancang sebagai asisten digital yang dapat membantu pengguna mengatur jadwal, memprediksi kebiasaan, serta memberikan rekomendasi aktivitas secara otomatis sehingga manajemen waktu menjadi lebih efisien dan tidak menimbulkan tekanan berlebihan,” jelasnya.</p>
<p>Ia menyebutakan bahwa aplikasi ini dikembangkan menggunakan Flutter, sehingga dapat diakses secara mulus di berbagai platform, mulai dari perangkat mobile, web, hingga desktop. Pendekatan ini memungkinkan pengguna mengelola aktivitas kapan saja dan dari perangkat apa pun dengan pengalaman penggunaan yang konsisten.</p>
<p>“Beragam fitur cerdas turut disematkan dalam aplikasi Click Up, di antaranya smart task management, prediksi kebiasaan pengguna, serta penjadwalan otomatis berbasis AI yang mampu menyesuaikan jadwal dengan pola produktivitas pengguna. Sistem AI dalam aplikasi ini juga dapat membantu mengotomatisasi berbagai aktivitas rutin sehingga pengguna dapat lebih fokus pada hal-hal yang bersifat prioritas,” paparnya.</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa aplikasi Click Up ditujukan bagi berbagai kalangan yang memiliki aktivitas padat, seperti mahasiswa, pekerja profesional muda, freelancer, hingga individu yang harus mengelola banyak tanggung jawab sekaligus dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>“Dengan dukungan sistem rekomendasi yang adaptif, aplikasi ini diharapkan mampu membantu pengguna menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan mental,” tandasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha, memberikan apresiasi atas inovasi yang dihasilkan mahasiswa tersebut.</p>
<p>“Pengembangan aplikasi Click Up menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas dan manajemen waktu. Inovasi seperti ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital yang aplikatif dan berdampak,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (26/3).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa inovasi berbasis data dan AI memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut, baik melalui kolaborasi riset maupun kerja sama dengan industri teknologi.</p>
<p>“Melalui pengembangan aplikasi Click Up, diharapkan masyarakat dapat memiliki alat bantu digital yang mampu mendukung pengelolaan waktu secara lebih cerdas, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan keseimbangan hidup di tengah dinamika aktivitas modern,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-ciptakan-click-up-aplikasi-ai-pengatur-waktu-yang-bikin-produktivitas-naik/">Mahasiswa UNM Ciptakan Click Up, Aplikasi AI Pengatur Waktu yang Bikin Produktivitas Naik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-ciptakan-click-up-aplikasi-ai-pengatur-waktu-yang-bikin-produktivitas-naik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solusi Keamanan Siber: Dosen UBSI Implementasikan Mitigasi Serangan DNS pada Mikrotik</title>
		<link>https://jogjahitz.com/solusi-keamanan-siber-dosen-ubsi-implementasikan-mitigasi-serangan-dns-pada-mikrotik/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/solusi-keamanan-siber-dosen-ubsi-implementasikan-mitigasi-serangan-dns-pada-mikrotik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 22:02:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI Kampus Jatiwaringin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta — Dua akademisi pakar teknologi informasi, Ahmad...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/solusi-keamanan-siber-dosen-ubsi-implementasikan-mitigasi-serangan-dns-pada-mikrotik/">Solusi Keamanan Siber: Dosen UBSI Implementasikan Mitigasi Serangan DNS pada Mikrotik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta — Dua akademisi pakar teknologi informasi, Ahmad Fauzi dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dan Andry Maulana dari Universitas Nusa Mandiri, merancang mekanisme pertahanan jaringan untuk menghadapi serangan siber berbasis Domain Name System (DNS). Penelitian yang dipublikasikan pada Oktober 2025 tersebut berfokus pada implementasi keamanan DNS pada router Mikrotik guna menahan serangan User Datagram Protocol (UDP). Riset eksperimental ini dilakukan untuk menjawab tantangan keamanan jaringan skala kecil hingga menengah yang kerap menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan siber.</p>
<p>Uji Tiga Skenario pada Router Mikrotik</p>
<p>Penelitian menggunakan pendekatan eksperimental dengan menguji performa Router Mikrotik RB750 dalam tiga skenario, yakni kondisi normal, kondisi saat diserang tanpa perlindungan, serta kondisi setelah sistem keamanan diaktifkan.</p>
<p>Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanpa pengamanan, serangan UDP mampu meningkatkan beban CPU router hingga 100 persen. Layanan DNS tercatat mengonsumsi sumber daya terbesar, mencapai 47,5 persen. Lonjakan beban tersebut berdampak pada tingginya latensi serta potensi terganggunya ketersediaan layanan internet bagi pengguna.</p>
<p>Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa penelitian ini menjadi bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus dengan Akreditasi Unggul dalam menghadirkan solusi berbasis riset.</p>
<p>“Hasil riset ini menunjukkan penggunaan konfigurasi firewall raw rules pada chain prerouting terbukti sangat efektif. Setelah aturan drop pada trafik UDP port 53 diimplementasikan, beban CPU yang tadinya kritis langsung menurun drastis ke tingkat normal sekitar 6 persen. Ini adalah solusi praktis dan ekonomis bagi administrator jaringan,” ujar Fauzi, dalam keterangan rilis di Jakarta, Kamis (26/3).</p>
<p>Firewall Prerouting Jadi Kunci Efektivitas</p>
<p>Menurutnya, keunggulan metode ini terletak pada penempatan aturan keamanan di chain prerouting, sehingga paket berbahaya dapat langsung dibuang sebelum memasuki proses sistem lainnya. Pendekatan ini terbukti tidak hanya menurunkan beban kerja perangkat, tetapi juga meningkatkan stabilitas throughput serta ketersediaan layanan DNS secara signifikan.</p>
<p>Temuan tersebut semakin relevan mengingat serangan berbasis UDP diketahui menyumbang lebih dari 16 persen insiden Distributed Denial of Service (DDoS) secara global. Artinya, mitigasi pada lapisan DNS menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas infrastruktur jaringan.</p>
<p>Perkuat Riset Keamanan Siber Nasional</p>
<p>Kontribusi ilmiah ini mempertegas posisi UBSI sebagai institusi yang aktif dalam pengembangan riset keamanan siber nasional. Melalui inovasi yang aplikatif dan berbasis kebutuhan nyata di lapangan, UBSI terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Kreatif dengan Akreditasi Unggul, UBSI berkomitmen mendukung kemajuan infrastruktur teknologi informasi di Indonesia melalui riset yang adaptif terhadap dinamika ancaman siber yang terus berkembang.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/solusi-keamanan-siber-dosen-ubsi-implementasikan-mitigasi-serangan-dns-pada-mikrotik/">Solusi Keamanan Siber: Dosen UBSI Implementasikan Mitigasi Serangan DNS pada Mikrotik</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/solusi-keamanan-siber-dosen-ubsi-implementasikan-mitigasi-serangan-dns-pada-mikrotik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lupa Kata Sandi Terus? Konsep Passwordless Diprediksi Jadi Standar Login di 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/lupa-kata-sandi-terus-konsep-passwordless-diprediksi-jadi-standar-login-di-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/lupa-kata-sandi-terus-konsep-passwordless-diprediksi-jadi-standar-login-di-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 05:45:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Passwordless]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5302</guid>

					<description><![CDATA[<p>Lupa kata sandi email, akun perbankan, atau media...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/lupa-kata-sandi-terus-konsep-passwordless-diprediksi-jadi-standar-login-di-2026/">Lupa Kata Sandi Terus? Konsep Passwordless Diprediksi Jadi Standar Login di 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lupa kata sandi email, akun perbankan, atau media sosial kerap menjadi pengalaman yang melelahkan di era digital. Dengan puluhan akun yang harus diakses setiap hari, mengingat kombinasi huruf, angka, dan simbol bukan hanya merepotkan, tetapi juga sering berujung pada frustrasi dan proses reset berulang.</p>
<p>Kondisi inilah yang mendorong munculnya konsep passwordless atau autentikasi tanpa kata sandi. Bambang Kelana Simpony, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya, memprediksi bahwa tahun 2026 akan menjadi titik balik ketika sistem login tanpa kata sandi mulai digunakan secara lebih luas dan masif.</p>
<p>Menurutnya, ketergantungan pada kata sandi justru menjadi titik lemah dalam keamanan digital. Sistem yang mengandalkan ingatan manusia dinilai tidak lagi relevan di tengah meningkatnya ancaman siber dan kompleksitas layanan digital.</p>
<p>“Kita hidup di era password fatigue. Setiap kali diminta membuat kata sandi baru yang semakin rumit, sebenarnya kita sedang mempertahankan sistem keamanan lama yang rentan terhadap kesalahan manusia,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (12/2).</p>
<p>Passwordless Bukan Tanpa Keamanan</p>
<p>Bambang menjelaskan, passwordless bukan berarti menghilangkan keamanan. Sebaliknya, pendekatan ini menggantikan konsep “sesuatu yang Anda ketahui” seperti kata sandi, dengan “sesuatu yang Anda miliki” atau “sesuatu yang Anda adalah”.</p>
<p>Ia menggambarkan, pengguna nantinya tidak perlu lagi mengetikkan kata sandi. Akses akun cukup dilakukan melalui sidik jari, pemindaian wajah, atau perangkat pribadi yang telah terverifikasi. Proses login menjadi lebih cepat, aman, dan minim hambatan.</p>
<p>Beberapa teknologi utama disebut menjadi penggerak peralihan ini. Autentikasi biometrik seperti sidik jari dan pengenalan wajah kini semakin umum digunakan di perangkat modern. Selain itu, passkeys mulai diperkenalkan sebagai metode login berbasis kriptografi kunci publik yang tidak lagi menyimpan atau mengirim kata sandi, sehingga lebih tahan terhadap serangan phishing.</p>
<p>Teknologi lain yang juga mendukung adalah security keys atau token keamanan fisik, yang memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi pengguna dengan kebutuhan keamanan tinggi.</p>
<p>Selain meningkatkan keamanan, sistem passwordless juga membawa dampak positif dari sisi kenyamanan pengguna. Proses login menjadi lebih sederhana, tanpa perlu mengingat detail teknis yang rumit atau melalui prosedur pemulihan akun yang panjang.</p>
<p>Ke depan, pergeseran menuju autentikasi tanpa kata sandi dipandang sebagai evolusi alami dalam keamanan digital. Seiring meningkatnya kebutuhan akan sistem yang aman sekaligus praktis, passwordless dinilai akan menjadi standar baru dalam mengakses layanan digital di berbagai sektor.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/lupa-kata-sandi-terus-konsep-passwordless-diprediksi-jadi-standar-login-di-2026/">Lupa Kata Sandi Terus? Konsep Passwordless Diprediksi Jadi Standar Login di 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/lupa-kata-sandi-terus-konsep-passwordless-diprediksi-jadi-standar-login-di-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Green Coding, Cara Baru Menulis Kode yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/green-coding-cara-baru-menulis-kode-yang-lebih-efisien-dan-ramah-lingkungan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/green-coding-cara-baru-menulis-kode-yang-lebih-efisien-dan-ramah-lingkungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 05:39:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Green Coding Ramah Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5296</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tasikmalaya &#8211; Di balik aplikasi yang berjalan mulus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/green-coding-cara-baru-menulis-kode-yang-lebih-efisien-dan-ramah-lingkungan/">Green Coding, Cara Baru Menulis Kode yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tasikmalaya &#8211; Di balik aplikasi yang berjalan mulus dan situs web yang cepat diakses, terdapat pusat data yang bekerja tanpa henti dan mengonsumsi energi listrik dalam jumlah besar. Seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital, muncul kesadaran baru di kalangan developer global untuk tidak hanya mengejar performa, tapi juga memperhitungkan dampak lingkungan dari kode yang ditulis.</p>
<p>Kesadaran inilah yang melahirkan konsep green coding atau koding hijau. Bambang Kelana Simpony, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya, menilai pendekatan ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan standar baru yang perlu dipahami oleh calon programmer sejak dini.</p>
<p>Menurutnya, anggapan bahwa kode bersifat abstrak dan tidak berdampak langsung pada lingkungan adalah keliru. Setiap baris perintah yang dijalankan di server membutuhkan energi, sehingga efisiensi kode memiliki konsekuensi nyata di dunia fisik.</p>
<p>“Kode yang tidak efisien itu ibarat kendaraan dengan mesin boros. Ia mungkin tetap sampai tujuan, tetapi menghabiskan banyak energi di sepanjang jalan. Green coding mengajarkan bagaimana mencapai hasil yang sama dengan konsumsi sumber daya seminimal mungkin,” ujar Bambang dalam rilis yang diterima, Senin (9/3).</p>
<p>Ia menjelaskan, dampak tersebut akan semakin terasa ketika sebuah aplikasi digunakan secara masif. Kode yang terasa ringan di satu perangkat, bisa menjadi beban besar ketika dijalankan secara bersamaan oleh jutaan pengguna. Dalam konteks ini, efisiensi kode tidak lagi semata soal kecepatan aplikasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab etis seorang developer terhadap lingkungan.</p>
<p>Tiga Prinsip Dasar Green Coding</p>
<p>Untuk membantu mahasiswa dan developer pemula memahami praktik green coding, Bambang membagikan tiga prinsip dasar yang dapat mulai diterapkan dalam proses pengembangan perangkat lunak.</p>
<p>“Prinsip pertama adalah memilih algoritma yang tepat sesuai kebutuhan. Pengembang tidak menggunakan solusi berlebihan untuk persoalan sederhana. Pemahaman terhadap kompleksitas algoritma menjadi kunci agar pemrosesan data tetap efisien tanpa membebani sumber daya sistem,” urainya.</p>
<p>Lalu prinsip kedua berkaitan dengan pengelolaan data atau yang ia sebut sebagai “diet data”. Bambang menekankan pentingnya hanya mengambil dan memproses data yang benar-benar dibutuhkan. Mengurangi jumlah data yang diambil dari basis data berarti mengurangi beban server sekaligus menghemat bandwidth.</p>
<p>Sementara prinsip ketiga adalah penggunaan caching secara bijaksana. “Informasi yang sering diakses dan jarang berubah sebaiknya disimpan sementara agar tidak perlu diambil berulang kali dari basis data. Cara ini membantu mempercepat proses sekaligus menekan konsumsi energi,” jelasnya.</p>
<p>Dalam proses pembelajaran, Bambang menyebut pendekatan ini mulai diterapkan sebagai bagian dari evaluasi akademik. Program yang berjalan dengan baik tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur, melainkan juga seberapa efisien program tersebut memanfaatkan sumber daya.</p>
<p>Melalui pemahaman green coding, mahasiswa didorong untuk berpikir sebagai arsitek digital yang bertanggung jawab, tidak hanya terhadap fungsionalitas aplikasi, tetapi juga terhadap dampaknya di dunia nyata.</p>
<p>“Ke depan, kemampuan menulis kode yang efisien dan ramah lingkungan dinilai akan menjadi nilai tambah penting bagi developer, seiring meningkatnya tuntutan industri terhadap teknologi yang berkelanjutan,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/green-coding-cara-baru-menulis-kode-yang-lebih-efisien-dan-ramah-lingkungan/">Green Coding, Cara Baru Menulis Kode yang Lebih Efisien dan Ramah Lingkungan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/green-coding-cara-baru-menulis-kode-yang-lebih-efisien-dan-ramah-lingkungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Artificial Intelligence dalam Mendukung Kualitas Penelitian di Indonesia</title>
		<link>https://jogjahitz.com/artificial-intelligence-dalam-mendukung-kualitas-penelitian-di-indonesia/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/artificial-intelligence-dalam-mendukung-kualitas-penelitian-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 05:28:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Program Studi Teknologi Informasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=5286</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/artificial-intelligence-dalam-mendukung-kualitas-penelitian-di-indonesia/">Artificial Intelligence dalam Mendukung Kualitas Penelitian di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk dunia penelitian. AI tidak hanya membantu mempercepat proses pengolahan data, tetapi juga memudahkan peneliti dalam menganalisis informasi yang kompleks. Dengan dukungan teknologi ini, proses penelitian dapat dilakukan secara lebih efisien dan menghasilkan temuan yang lebih akurat.</p>
<p>Saat ini, AI telah digunakan dalam berbagai tahap penelitian, mulai dari analisis data hingga membantu proses penyusunan karya ilmiah. Pemanfaatan teknologi ini membuka peluang baru bagi peneliti untuk mengembangkan metode penelitian yang lebih inovatif serta meningkatkan kualitas penelitian di berbagai bidang.</p>
<p>AI Membantu Analisis Data dalam Penelitian</p>
<p>Salah satu peran utama AI dalam penelitian adalah membantu peneliti mengolah dan menganalisis data dalam jumlah besar. Melalui teknologi seperti machine learning, AI mampu mengidentifikasi pola, hubungan, serta tren yang mungkin sulit ditemukan melalui analisis manual.</p>
<p>Kemampuan ini sangat bermanfaat dalam berbagai bidang penelitian, seperti kesehatan, ekonomi, hingga ilmu sosial. Dengan bantuan AI, peneliti dapat memperoleh wawasan dari data secara lebih cepat sehingga proses pengambilan keputusan dalam penelitian menjadi lebih efektif.</p>
<p>Selain itu, penggunaan AI juga membantu meningkatkan efisiensi kerja peneliti. Proses pengolahan data yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dapat dilakukan secara lebih cepat, sehingga peneliti dapat lebih fokus pada proses analisis serta pengembangan ide penelitian.</p>
<p>Bagaimana Computer Vision Membantu Analisis Visual dalam Penelitian?</p>
<p>Selain analisis data, AI juga berkembang dalam bidang computer vision atau analisis citra berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan komputer untuk mengenali, mengolah, dan menganalisis informasi yang terdapat dalam gambar atau video.</p>
<p>Dalam dunia penelitian, computer vision banyak dimanfaatkan untuk menganalisis data visual, seperti citra radiologi dalam bidang kesehatan, pemantauan kondisi tanaman dalam penelitian pertanian, hingga analisis objek dalam berbagai penelitian berbasis gambar.</p>
<p>Dengan kemampuan tersebut, computer vision membantu peneliti memperoleh informasi yang lebih detail dari data visual. Teknologi ini juga memungkinkan proses analisis gambar dilakukan secara lebih cepat dan konsisten dibandingkan metode manual.</p>
<p>Peran AI dalam Mendukung Proses Penulisan Ilmiah</p>
<p>AI juga berperan dalam membantu peneliti menyusun dan mengembangkan karya ilmiah. Berbagai alat berbasis AI dapat membantu merangkum literatur, menyarankan struktur penulisan, serta memperbaiki tata bahasa dan kejelasan kalimat sehingga hasil penelitian dapat disampaikan secara lebih sistematis.</p>
<p>Selain itu, AI dapat membantu peneliti menemukan referensi yang relevan dengan topik penelitian. Melalui analisis terhadap berbagai publikasi ilmiah, sistem AI mampu merekomendasikan artikel atau jurnal yang berkaitan dengan penelitian yang sedang dilakukan.</p>
<p>Sejalan dengan perkembangan tersebut, Program Studi Teknologi Informasi Cyber University juga mendorong pengembangan riset berbasis kecerdasan buatan melalui pembelajaran berbasis praktik serta penguatan riset terapan di bidang seperti machine learning dan data science. Pendekatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep AI, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam penelitian yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p>
<p>Cyber University sebagai “The First Fintech University in Indonesia” terus berkomitmen mendorong penguatan literasi teknologi dan pengembangan riset berbasis kecerdasan buatan di lingkungan akademik. Melalui pemanfaatan teknologi seperti analisis data berbasis AI hingga computer vision, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di era transformasi digital.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/artificial-intelligence-dalam-mendukung-kualitas-penelitian-di-indonesia/">Artificial Intelligence dalam Mendukung Kualitas Penelitian di Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/artificial-intelligence-dalam-mendukung-kualitas-penelitian-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
