<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budaya Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/category/lifestyle/budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/category/lifestyle/budaya/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Sep 2025 03:26:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Budaya Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/category/lifestyle/budaya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</title>
		<link>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 03:25:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan kampus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3971</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kalau ada yang mikir materi akademik...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/">Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Kalau ada yang mikir materi akademik paling bikin ngantuk, ternyata ada satu sesi yang bikin mahasiswa baru Cyber University mendadak melek, yaitu materi dari Kukuh Panggalih, selaku CCO (Chief Creative Officer) DICO (Digital Creative Community).</p>
<p>Daripada langsung kasih teori yang bikin pusing, Kukuh dengan santainya nyeletuk, “Indonesia tuh sering ketinggalan tren digital 2–5 tahun dari luar negeri.”</p>
<p>Bayangin, pas orang luar negeri udah sibuk pake AI buat bikin film, kita di sini masih ribut soal “AI bisa gantiin kerjaan manusia nggak, ya?”</p>
<p>Tapi tenang, menurut Kukuh, DICO hadir untuk ngajak mahasiswa jadi pemain, bukan sekadar penonton. Ia ngejelasin gimana AI bisa jadi partner kerja paling setia, bisa lembur 24/7 tanpa ngeluh, bantu bikin keputusan cepat, bikin perusahaan lebih efisien, sampai ngubah cara kerja sehari-hari.</p>
<p>Selain itu, Kukuh juga ngenalin fokus gerakan DICO, seperti bikin workshop teknologi, bootcamp, mentoring pebisnis muda, produksi konten edukasi, sampai hackathon. Bahkan ada inkubator bisnis digital. Singkatnya, DICO itu kayak “markas Avengers”-nya anak digital kreatif. Bedanya, senjatanya bukan perisai Captain America, tapi laptop dengan baterai full.</p>
<p>Kerja sama DICO pun erat dengan Cyber University yang terkenal sebagai The First Fintech University in Indonesia, sebagai salah satu partner penting. Harapannya, mahasiswa di kampus ini bisa jadi motor penggerak kreatif di era digital, bukan sekadar penonton tren dari jauh.</p>
<p>Yang bikin Aula makin rame, Kukuh ngumumin kompetisi konten AI dengan tema “Serunya Sinergi Cyber University”. Caranya gampang: bikin foto hasil edit AI, upload ke IG atau TikTok, tag @dico.community, tulis prompt AI yang dipakai, jangan lupa hashtag #CERMAI #CerdasMahirAI. Pemenang bakal diumumkan live tanggal 23 September 2025. Jadi, siap-siap aja, ini kesempatan mahasiswa baru Cyber University buat unjuk gigi kreatif.</p>
<p>Sebagai penutup, Kukuh ngasih pesan yang bikin mahasiswa baru merenung, “Kalau Indonesia sering telat tren, jangan sampai kalian ikutan telat. Jangan jadi generasi FOMO abadi. Belajar teknologi sekarang, atau siap-siap ketinggalan besok.”</p>
<p>Hasilnya, Aula Cyber University pagi itu bukan cuma ajang formalitas PKKMB, tapi juga jadi ruang motivasi digital. Mahasiswa baru pun pulang dengan PR bukan cuma siap kuliah, tapi juga siap jadi kreator digital yang adaptif, kreatif, dan nggak gampang kalah sama tren global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/">Indonesia Sering Ketinggalan Tren Digital, Tapi Jangan Sampe Kamu Ikutan Jadi FOMO Abadi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/indonesia-sering-ketinggalan-tren-digital-tapi-jangan-sampe-kamu-ikutan-jadi-fomo-abadi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Asah Kreativitasmu di DECOMPE 4.0, Kompetisi Desain UIUX ASEAN yang Bikin Kamu Naik Level!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/asah-kreativitasmu-di-decompe-4-0-kompetisi-desain-uiux-asean-yang-bikin-kamu-naik-level/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/asah-kreativitasmu-di-decompe-4-0-kompetisi-desain-uiux-asean-yang-bikin-kamu-naik-level/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 04:42:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Kompetisi Desain UI/UX]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3644</guid>

					<description><![CDATA[<p>Generasi muda, siap-siap unjuk gigi! Dunia desain UI/UX...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/asah-kreativitasmu-di-decompe-4-0-kompetisi-desain-uiux-asean-yang-bikin-kamu-naik-level/">Asah Kreativitasmu di DECOMPE 4.0, Kompetisi Desain UIUX ASEAN yang Bikin Kamu Naik Level!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Generasi muda, siap-siap unjuk gigi! Dunia desain UI/UX sedang memanggil, dan DECOMPE 4.0 x Skill Class hadir sebagai panggung sempurna untuk menunjukkan bakatmu di kompetisi tingkat ASEAN. Bukan sekadar kompetisi, DECOMPE 4.0 adalah sebuah bootcamp intensif yang memadukan pembelajaran praktis dan kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan talenta-talenta digital terbaik di kawasan ini.</p>
<p>Dengan tema “Empowering Fintech Through Your Cultures”, ajang ini menantangmu untuk merancang solusi fintech inovatif yang berakar pada kekayaan budaya lokal. Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia, bangga mendukung acara ini sebagai bukti nyata komitmen kami dalam mencetak generasi unggul di bidang digitalisasi keuangan.</p>
<p>Kompetisi Desain UI/UX: DECOMPE 4.0</p>
<p>DECOMPE 4.0, yang diselenggarakan oleh UKM Coding Cyber University, menawarkan pengalaman belajar yang tak ternilai. Selama lima hari Skill Class (25 Oktober – 8 November 2025), kamu akan dibimbing oleh para praktisi UI/UX profesional. Kamu akan mempelajari dasar-dasar UI/UX secara intensif, dan yang paling penting, langsung mempraktikkannya dengan membuat prototipe aplikasi. Ini bukan teori belaka, tetapi pengalaman langsung yang akan membentukmu menjadi desainer UI/UX yang handal.</p>
<p>Setelah Skill Class, tantangan sesungguhnya dimulai! Dalam kompetisi desain UI/UX, kamu akan beradu kreativitas dengan peserta lain dari seluruh ASEAN. Tunjukkan kemampuanmu dengan menciptakan karya inovatif yang relevan dengan salah satu subtema yang disediakan, yakni Artificial Intelligence, Digital Security, Financial Innovation, atau Digital Social Literacy. Karya orisinalitasmu, yang belum pernah dilombakan sebelumnya, akan dinilai oleh para juri berpengalaman. Jangan khawatir jika kamu masih pemula, karena proses pembelajaran selama Skill Class akan mempersiapkanmu dengan baik.</p>
<p>Pendaftaran DECOMPE 4.0</p>
<p>Pendaftaran DECOMPE 4.0 terbuka untuk pelajar SMA/SMK sederajat dan mahasiswa aktif se-ASEAN, baik individu maupun tim (maksimal 3 orang). Periode pendaftaran berlangsung September-Oktober 2025, dan kamu bisa mendaftar melalui link bit.ly/RegistrasiDECOMPE. Ada dua pilihan paket pendaftaran, Skill Class saja (Rp50.000/IDR atau $4/ASEAN) atau Full Package (Bootcamp + Kompetisi) dengan harga yang bervariasi (Rp99.000-Rp150.000/IDR atau $7-$10/ASEAN).</p>
<p>Total hadiah jutaan rupiah menanti para pemenang, tak hanya untuk juara utama, tetapi juga kategori favorit dan apresiasi khusus untuk peserta aktif. Lebih dari sekadar hadiah, kamu akan mendapatkan pengalaman berharga, yakni bimbingan langsung dari mentor berpengalaman, kesempatan membangun jejaring internasional di komunitas UI/UX ASEAN, dan tentunya, sertifikat prestisius yang akan memperkuat portofoliomu.</p>
<p>Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, terus berkomitmen untuk melahirkan talenta digital unggul di bidang fintech. DECOMPE 4.0 inilah yang menjadi bukti nyata komitmen tersebut, sebuah wadah nyata bagi mahasiswa dan pelajar ASEAN untuk berinovasi dan berkontribusi pada perkembangan teknologi keuangan yang inklusif dan aman.</p>
<p>Dicky Hariyanto, Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University, menekankan bahwa DECOMPE 4.0 adalah wujud nyata kontribusi kampus dalam membentuk generasi unggul di bidang teknologi, yang mampu menciptakan solusi fintech yang relevan dengan kebutuhan global dan berakar pada budaya lokal.</p>
<p>Puncak acara DECOMPE 4.0 pun akan berlangsung pada 22 November 2025, dengan Awarding Ceremony dan Webinar yang inspiratif. Jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini! Segera daftarkan dirimu dan jadilah bagian dari generasi desainer UI/UX kreatif ASEAN yang akan membentuk masa depan fintech!</p>
<p>Generasi muda, siap-siap unjuk gigi! Dunia desain UI/UX sedang memanggil, dan DECOMPE 4.0 x Skill Class hadir sebagai panggung sempurna untuk menunjukkan bakatmu di kompetisi tingkat ASEAN. Bukan sekadar kompetisi, DECOMPE 4.0 adalah sebuah bootcamp intensif yang memadukan pembelajaran praktis dan kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan talenta-talenta digital terbaik di kawasan ini.</p>
<p>Dengan tema “Empowering Fintech Through Your Cultures”, ajang ini menantangmu untuk merancang solusi fintech inovatif yang berakar pada kekayaan budaya lokal. Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia, bangga mendukung acara ini sebagai bukti nyata komitmen kami dalam mencetak generasi unggul di bidang digitalisasi keuangan.</p>
<p>Kompetisi Desain UI/UX: DECOMPE 4.0</p>
<p>DECOMPE 4.0, yang diselenggarakan oleh UKM Coding Cyber University, menawarkan pengalaman belajar yang tak ternilai. Selama lima hari Skill Class (25 Oktober – 8 November 2025), kamu akan dibimbing oleh para praktisi UI/UX profesional. Kamu akan mempelajari dasar-dasar UI/UX secara intensif, dan yang paling penting, langsung mempraktikkannya dengan membuat prototipe aplikasi. Ini bukan teori belaka, tetapi pengalaman langsung yang akan membentukmu menjadi desainer UI/UX yang handal.</p>
<p>Setelah Skill Class, tantangan sesungguhnya dimulai! Dalam kompetisi desain UI/UX, kamu akan beradu kreativitas dengan peserta lain dari seluruh ASEAN. Tunjukkan kemampuanmu dengan menciptakan karya inovatif yang relevan dengan salah satu subtema yang disediakan, yakni Artificial Intelligence, Digital Security, Financial Innovation, atau Digital Social Literacy. Karya orisinalitasmu, yang belum pernah dilombakan sebelumnya, akan dinilai oleh para juri berpengalaman. Jangan khawatir jika kamu masih pemula, karena proses pembelajaran selama Skill Class akan mempersiapkanmu dengan baik.</p>
<p>Pendaftaran DECOMPE 4.0</p>
<p>Pendaftaran DECOMPE 4.0 terbuka untuk pelajar SMA/SMK sederajat dan mahasiswa aktif se-ASEAN, baik individu maupun tim (maksimal 3 orang). Periode pendaftaran berlangsung September-Oktober 2025, dan kamu bisa mendaftar melalui link bit.ly/RegistrasiDECOMPE. Ada dua pilihan paket pendaftaran, Skill Class saja (Rp50.000/IDR atau $4/ASEAN) atau Full Package (Bootcamp + Kompetisi) dengan harga yang bervariasi (Rp99.000-Rp150.000/IDR atau $7-$10/ASEAN).</p>
<p>Total hadiah jutaan rupiah menanti para pemenang, tak hanya untuk juara utama, tetapi juga kategori favorit dan apresiasi khusus untuk peserta aktif. Lebih dari sekadar hadiah, kamu akan mendapatkan pengalaman berharga, yakni bimbingan langsung dari mentor berpengalaman, kesempatan membangun jejaring internasional di komunitas UI/UX ASEAN, dan tentunya, sertifikat prestisius yang akan memperkuat portofoliomu.</p>
<p>Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia, terus berkomitmen untuk melahirkan talenta digital unggul di bidang fintech. DECOMPE 4.0 inilah yang menjadi bukti nyata komitmen tersebut, sebuah wadah nyata bagi mahasiswa dan pelajar ASEAN untuk berinovasi dan berkontribusi pada perkembangan teknologi keuangan yang inklusif dan aman.</p>
<p>Dicky Hariyanto, Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University, menekankan bahwa DECOMPE 4.0 adalah wujud nyata kontribusi kampus dalam membentuk generasi unggul di bidang teknologi, yang mampu menciptakan solusi fintech yang relevan dengan kebutuhan global dan berakar pada budaya lokal.</p>
<p>Puncak acara DECOMPE 4.0 pun akan berlangsung pada 22 November 2025, dengan Awarding Ceremony dan Webinar yang inspiratif. Jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini! Segera daftarkan dirimu dan jadilah bagian dari generasi desainer UI/UX kreatif ASEAN yang akan membentuk masa depan fintech!</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/asah-kreativitasmu-di-decompe-4-0-kompetisi-desain-uiux-asean-yang-bikin-kamu-naik-level/">Asah Kreativitasmu di DECOMPE 4.0, Kompetisi Desain UIUX ASEAN yang Bikin Kamu Naik Level!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/asah-kreativitasmu-di-decompe-4-0-kompetisi-desain-uiux-asean-yang-bikin-kamu-naik-level/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sinergi UNM dan KodingData: Raih Peluang Emas di Dunia Teknologi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/sinergi-unm-dan-kodingdata-raih-peluang-emas-di-dunia-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/sinergi-unm-dan-kodingdata-raih-peluang-emas-di-dunia-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 04:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Peluang Emas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3619</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/sinergi-unm-dan-kodingdata-raih-peluang-emas-di-dunia-teknologi-digital/">Sinergi UNM dan KodingData: Raih Peluang Emas di Dunia Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Innovation Center (NIC) dan Nusa Mandiri Career Center (NCC) menjalin kerja sama dengan perusahaan EdTech &amp; Teknologi, KodingData. Kerja sama ini bertujuan memperluas jejaring dan peluang kolaborasi di bidang teknologi dan pendidikan digital, khususnya dalam pengembangan inovasi dan mempersiapkan lulusan UNM yang siap bersaing di era transformasi digital. Penjajakan kerja sama ini dilakukan melalui Zoom Meeting pada Selasa (9/9).</p>
<p>Pertemuan tersebut dihadiri CEO KodingData, Muhammad Ali, yang juga alumni UNM. Dari pihak UNM, hadir Muhammad Faisal selaku Kepala NCC dan Fitra Septia Nugraha selaku Kepala NIC. KodingData, yang fokus pada Artificial Intelligence (AI), Ilmu Data, Pemrograman, dan Pengembangan Perangkat Lunak, berkomitmen membantu individu dan tim membangun keterampilan digital serta mengembangkan solusi berbasis data dan AI.</p>
<p>Fitra Septia Nugraha menjelaskan bahwa NIC memiliki program pembinaan Class Inovasi yang fokus pada Software Development, Data Science, dan Image Processing. Ia menilai visi ini sangat sejalan dengan KodingData.</p>
<p>“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap program pembinaan inovasi bisa semakin baik, menghasilkan luaran produk karya inovasi yang berdampak bagi masyarakat, sekaligus membuka peluang mahasiswa untuk mengembangkan skill melalui program magang di KodingData,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (10/9).</p>
<p>Pada kesempatan ini, Muhammad Faisal menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan upaya UNM dalam memperluas akses mahasiswa ke dunia industri teknologi digital. Ia berharap sinergi ini akan produktif, baik dalam mendukung pengembangan inovasi maupun mempersiapkan generasi muda yang kompeten.</p>
<p>“Melalui kolaborasi ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan industri 4.0,” ungkapnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/sinergi-unm-dan-kodingdata-raih-peluang-emas-di-dunia-teknologi-digital/">Sinergi UNM dan KodingData: Raih Peluang Emas di Dunia Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/sinergi-unm-dan-kodingdata-raih-peluang-emas-di-dunia-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Publikasi Ilmiah: Napas Akademik Wujudkan Kualitas Perguruan Tinggi Unggul dan Berdampak</title>
		<link>https://jogjahitz.com/publikasi-ilmiah-napas-akademik-wujudkan-kualitas-perguruan-tinggi-unggul-dan-berdampak/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/publikasi-ilmiah-napas-akademik-wujudkan-kualitas-perguruan-tinggi-unggul-dan-berdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 02:29:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Publikasi Ilmiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3469</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di era globalisasi ilmu pengetahuan, publikasi ilmiah telah...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/publikasi-ilmiah-napas-akademik-wujudkan-kualitas-perguruan-tinggi-unggul-dan-berdampak/">Publikasi Ilmiah: Napas Akademik Wujudkan Kualitas Perguruan Tinggi Unggul dan Berdampak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di era globalisasi ilmu pengetahuan, publikasi ilmiah telah menjelma sebagai jantung utama dalam mengukur kualitas akademik sebuah perguruan tinggi. Bukan sekadar tumpukan artikel di jurnal, publikasi merupakan wujud nyata dari riset, inovasi, dan kontribusi intelektual dosen maupun mahasiswa kepada masyarakat luas. Cyber University, sebagai salah satu perguruan tinggi yang lahir dengan visi digital dan inovasi, menempatkan publikasi ilmiah sebagai garda terdepan dalam misi mewujudkan kualitas akademik yang unggul dan berdampak.</p>
<p>Melalui publikasi, ide-ide segar yang lahir dari ruang kelas virtual, diskusi penelitian, hingga pengabdian masyarakat dapat menjangkau audiens global. Publikasi pula yang memastikan setiap gagasan tidak hanya berhenti di lingkup kampus, melainkan mengalir menjadi inspirasi, solusi, dan fondasi perubahan nyata di masyarakat.</p>
<p>Dengan kesadaran itulah, Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia secara konsisten membangun tradisi akademik berbasis publikasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui berbagai strategi, pelatihan, hingga pendampingan sistematis.</p>
<p>Mengapa Publikasi Ilmiah Menjadi Garda Terdepan?</p>
<p>Dalam ekosistem pendidikan tinggi, terdapat banyak instrumen yang dapat digunakan untuk mengukur mutu. Namun, publikasi ilmiah memiliki posisi yang unik. Pertama, publikasi merepresentasikan hasil nyata dari proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kedua, publikasi membuka ruang kolaborasi lintas negara, institusi, dan disiplin ilmu. Ketiga, publikasi memperkokoh reputasi akademik universitas di mata dunia.</p>
<p>Michael Sitorus, selaku Ketua LPPM Cyber University, dalam beberapa kesempatan, menegaskan bahwa publikasi bukan sekadar kewajiban administratif. Lebih jauh, publikasi adalah bukti kontribusi intelektual sekaligus bentuk akuntabilitas perguruan tinggi kepada publik.</p>
<p>“Publikasi ilmiah adalah wajah universitas. Dari sana dunia menilai apakah kita benar-benar hadir membawa perubahan atau hanya sekadar ada dalam statistik,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/9).</p>
<p>Persaingan Perguruan Tinggi dan Peran Publikasi</p>
<p>Di tingkat internasional, lembaga pemeringkat dunia seperti QS World University Rankings maupun Times Higher Education (THE) menempatkan publikasi ilmiah sebagai indikator utama dalam menentukan posisi perguruan tinggi. Jumlah artikel yang terindeks di Scopus, Web of Science, dan DOAJ, serta tingkat sitasi menjadi tolok ukur yang menentukan apakah suatu kampus layak disebut unggul.</p>
<p>Indonesia sendiri, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menekankan pentingnya publikasi dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa. Hal ini tercermin dalam kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong mahasiswa dan dosen untuk aktif berkarya melalui penelitian dan publikasi.</p>
<p>Cyber University menjawab tantangan itu dengan menegaskan identitasnya sebagai kampus digital yang adaptif. Bagi Cyber University, publikasi bukan sekadar tuntutan birokrasi, melainkan ruh dari peradaban akademik yang ingin dibangun.</p>
<p>Strategi Cyber University dalam Membangun Budaya Publikasi</p>
<p>Untuk memastikan publikasi menjadi garda terdepan, Cyber University merumuskan sejumlah strategi komprehensif:</p>
<p>1. Pendirian dan Penguatan Jurnal Ilmiah<br />
Cyber University mengelola sejumlah jurnal ilmiah yang terbit secara berkala, salah satunya Innovation and Business (Innobiz). Jurnal ini menjadi wadah bagi dosen, mahasiswa, dan peneliti eksternal untuk berbagi karya di bidang inovasi dan bisnis.<br />
2. Pendampingan Reviewer dan Penulis<br />
Melalui program pelatihan dan workshop, Cyber University melibatkan reviewer internal agar memiliki kompetensi setara dengan reviewer jurnal bereputasi internasional. Pendampingan ini memastikan proses review berjalan objektif, adil, dan meningkatkan kualitas naskah.<br />
3. Insentif Publikasi<br />
Cyber University memberikan penghargaan bagi dosen dan mahasiswa yang berhasil menembus jurnal bereputasi internasional. Insentif tidak hanya berbentuk finansial, tetapi juga pengakuan akademik.<br />
4. Kolaborasi Riset dan Publikasi<br />
Menggencarkan kolaborasi lintas fakultas, bahkan dengan universitas mitra dalam dan luar negeri. Kolaborasi ini mendorong lahirnya publikasi yang lebih inovatif, multidisipliner, dan berdampak luas.<br />
5. Penguatan Kapasitas Digital<br />
Sebagai universitas berbasis teknologi, Cyber University memanfaatkan platform Open Journal System (OJS) untuk mengelola jurnal. Transparansi, akses terbuka, dan sistematisasi manajemen artikel menjadi kunci agar publikasi semakin mudah dijangkau publik.</p>
<p>Publikasi sebagai Bentuk Tanggung Jawab Intelektual</p>
<p>Dosen Cyber University menyadari bahwa publikasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban tridharma. Dr. Ahmad Siregar, salah satu peneliti di bidang teknologi informasi, menyebut bahwa publikasi adalah bentuk tanggung jawab akademisi kepada masyarakat.</p>
<p>“Ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti di ruang kuliah atau di kepala dosen. Ia harus dituliskan, dibagikan, dan diuji melalui publikasi. Tanpa itu, ilmu akan mati dan kampus kehilangan ruhnya,” tegasnya.</p>
<p>Senada dengan itu, mahasiswa pun didorong untuk aktif menulis. Universitas memberikan ruang khusus melalui program student journal yang memungkinkan mahasiswa menerbitkan karya ilmiah sejak dini. Tujuannya, membentuk tradisi menulis dan riset yang kuat sejak awal.</p>
<p>Dampak Publikasi terhadap Kualitas Akademik</p>
<p>Dampak publikasi ilmiah di Cyber University dapat ditelusuri dalam beberapa aspek:</p>
<p>1. Reputasi Akademik Meningkat<br />
Jumlah publikasi yang meningkat setiap tahun membawa dampak positif pada citra universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.<br />
2. Peningkatan Mutu Pembelajaran<br />
Publikasi hasil riset dosen seringkali menjadi bahan ajar yang langsung digunakan dalam perkuliahan, sehingga mahasiswa belajar dari data dan penelitian terkini.<br />
3. Kontribusi pada Kebijakan Publik dan Industri<br />
Banyak publikasi Cyber University yang berfokus pada isu-isu aktual, mulai dari transformasi digital, bisnis berbasis teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat. Artikel-artikel ini menjadi rujukan praktis bagi pengambil kebijakan dan pelaku industri.<br />
4. Jejaring Kolaborasi Internasional<br />
Publikasi membuka pintu kerja sama riset global, yang memperkuat posisi universitas sebagai pemain akademik yang diperhitungkan.<br />
Inovasi dalam Publikasi</p>
<p>Cyber University menyadari bahwa publikasi tidak lagi bisa dikelola secara manual. Dengan teknologi, publikasi dapat menjangkau audiens lebih luas. Pemanfaatan Open Journal System (OJS) memungkinkan pengelolaan artikel yang lebih transparan dan akuntabel.</p>
<p>Selain itu, Cyber University berkomitmen mendorong jurnal-jurnalnya agar terindeks dalam database internasional seperti DOAJ, Scopus, dan Web of Science. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang universitas untuk menempatkan diri di peta akademik global.</p>
<p>Tantangan dan Solusi</p>
<p>Meski demikian, perjalanan publikasi ilmiah di Cyber University tidak lepas dari tantangan. Di antaranya:</p>
<p>&#8211; Budaya menulis yang masih berkembang di kalangan mahasiswa.<br />
&#8211; Keterbatasan jumlah reviewer bersertifikasi internasional.<br />
&#8211; Persaingan dengan universitas besar yang telah lama eksis di dunia publikasi.</p>
<p>Untuk mengatasi hal ini, Cyber University terus mengadakan pelatihan penulisan, merekrut mitra reviewer eksternal, serta membangun jejaring dengan kampus-kampus internasional.</p>
<p>Publikasi sebagai Pilar Peradaban Akademik</p>
<p>Ke depan, Cyber University menargetkan setiap fakultas memiliki jurnal terakreditasi nasional maupun internasional. Selain itu, target strategis berupa peningkatan jumlah artikel yang masuk ke Scopus dan jurnal bereputasi Q1-Q2 menjadi prioritas.</p>
<p>Lebih dari itu, Cyber University ingin membangun ekosistem publikasi berbasis kolaborasi digital yang tidak hanya melibatkan dosen dan mahasiswa, tetapi juga masyarakat, praktisi, dan lembaga industri. Dengan cara itu, publikasi tidak hanya hadir sebagai angka, melainkan sebagai pilar peradaban akademik yang membawa dampak nyata.</p>
<p>Garda Terdepan untuk Perubahan Nyata</p>
<p>Publikasi ilmiah adalah garda terdepan, benteng sekaligus wajah Cyber University. Dari publikasi, lahirlah gagasan, inovasi, dan perubahan. Dari publikasi pula, Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia menunjukkan bahwa kualitas akademik yang unggul dan berdampak bukanlah slogan semata, melainkan komitmen yang diwujudkan dalam kerja keras kolektif seluruh civitas akademika.</p>
<p>Sebagai kampus yang lahir dari semangat digital, Cyber University membuktikan bahwa unggul dan berdampak bukan hanya visi, melainkan realitas yang terus diperjuangkan melalui publikasi ilmiah yang berkelanjutan.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/publikasi-ilmiah-napas-akademik-wujudkan-kualitas-perguruan-tinggi-unggul-dan-berdampak/">Publikasi Ilmiah: Napas Akademik Wujudkan Kualitas Perguruan Tinggi Unggul dan Berdampak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/publikasi-ilmiah-napas-akademik-wujudkan-kualitas-perguruan-tinggi-unggul-dan-berdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Atlet Futsal Peraih Medali Emas Porprov, Dava Febrian Resmi Menjadi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak</title>
		<link>https://jogjahitz.com/atlet-futsal-peraih-medali-emas-porprov-dava-febrian-resmi-menjadi-mahasiswa-ubsi-kampus-pontianak/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/atlet-futsal-peraih-medali-emas-porprov-dava-febrian-resmi-menjadi-mahasiswa-ubsi-kampus-pontianak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 02:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3447</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pontianak &#8212; Setiap kampus tentu bangga ketika kedatangan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/atlet-futsal-peraih-medali-emas-porprov-dava-febrian-resmi-menjadi-mahasiswa-ubsi-kampus-pontianak/">Atlet Futsal Peraih Medali Emas Porprov, Dava Febrian Resmi Menjadi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pontianak &#8212; Setiap kampus tentu bangga ketika kedatangan mahasiswa baru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki prestasi gemilang di bidang lain. Kebanggaan itulah yang kini dirasakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak, setelah resmi menyambut Dava Febrian, atlet futsal peraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat.</p>
<p>Dava, alumni SMAN 11 Pontianak, dikenal sebagai sosok muda yang aktif dan berprestasi di dunia futsal. Sejumlah pencapaian telah ia torehkan, mulai dari Juara 1 (Medali Emas) Porprov Kalbar Cabang Futsal, Juara 2 Liga Nusantara (Linus) Kalbar 2021, Juara 3 antar SMA dalam event BSI Competition, hingga kesempatan berharga tampil di ajang FFI U20 tingkat nasional bersama klub Pendekar United.</p>
<p>Kehadiran Dava sebagai mahasiswa UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi kampus yang selalu memberikan ruang bagi mahasiswa berprestasi untuk berkembang.</p>
<p>“Bisa melanjutkan pendidikan di UBSI kampus Pontianak adalah langkah penting bagi saya. Saya ingin tetap fokus pada pendidikan sekaligus mengembangkan karier di bidang olahraga. Dukungan kampus yang memberikan ruang bagi mahasiswa berprestasi membuat saya yakin bisa menyeimbangkan keduanya,” ungkap Dava dalam rilis yang diterima, Senin (1/9).</p>
<p>Yoki Firmansyah dari Bagian Kemahasiswaan UBSI kampus Pontianak turut menyampaikan apresiasi atas bergabungnya Dava. Ia mengaku bangga dapat menyambut Dava Febrian sebagai bagian dari keluarga besar UBSI.</p>
<p>&#8220;Prestasi yang telah ia capai di bidang futsal menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha meraih mimpi. Kami di bagian kemahasiswaan siap memberikan dukungan penuh agar Dava dapat menyeimbangkan studinya dengan aktivitas olahraga yang ia tekuni,” jelasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Yoki menegaskan bahwa UBSI kampus Pontianak senantiasa membuka ruang bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, baik akademik, seni, maupun olahraga. Sosok seperti Dava diyakini akan membawa energi positif, menumbuhkan semangat kompetitif, serta membangun budaya prestasi di lingkungan kampus.</p>
<p>UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, berkomitmen menghadirkan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Dengan rekam jejak prestasi yang membanggakan, Dava Febrian diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda. UBSI percaya, perpaduan pendidikan dengan pengembangan minat dan bakat akan melahirkan lulusan unggul yang siap bersaing di era digital dan global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/atlet-futsal-peraih-medali-emas-porprov-dava-febrian-resmi-menjadi-mahasiswa-ubsi-kampus-pontianak/">Atlet Futsal Peraih Medali Emas Porprov, Dava Febrian Resmi Menjadi Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/atlet-futsal-peraih-medali-emas-porprov-dava-febrian-resmi-menjadi-mahasiswa-ubsi-kampus-pontianak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batik Abstrak Karya Pengrajin Kulonprogo Jadi Daya Tarik Usaha Kreatif</title>
		<link>https://jogjahitz.com/batik-abstrak-karya-pengrajin-kulonprogo-jadi-daya-tarik-usaha-kreatif/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/batik-abstrak-karya-pengrajin-kulonprogo-jadi-daya-tarik-usaha-kreatif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Akhmad]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 00:48:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3382</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta, 29 Agustus 2025 – Batik sebagai warisan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/batik-abstrak-karya-pengrajin-kulonprogo-jadi-daya-tarik-usaha-kreatif/">Batik Abstrak Karya Pengrajin Kulonprogo Jadi Daya Tarik Usaha Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta, 29 Agustus 2025 – Batik sebagai warisan budaya Indonesia terus mengalami perkembangan, baik dari segi motif maupun teknik pembuatannya. Salah satu bentuk inovasi hadir dari Gulurejo, Lendah, Kulonprogo, melalui karya-karya batik unik milik pengrajin Bapak Gito. Produksi unggulan beliau adalah Batik Abstrak, yang kini mulai dikenal luas karena tampil dengan corak artistik, bebas, dan modern, namun tetap berakar pada nilai tradisional.</p>
<p>Dalam kunjungan ke sentra batik tersebut, Yulianto, Dosen Perhotelan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta, berkesempatan melihat langsung proses kreatif pembuatan batik sekaligus membeli beberapa produk untuk pengembangan usaha di bidang batik. Menurutnya, Batik Abstrak memiliki daya tarik tersendiri bagi pasar, terutama generasi muda yang mencari identitas baru dalam balutan budaya lokal.</p>
<p>Selain Batik Abstrak, Bapak Gito juga memproduksi berbagai jenis batik lain yang tidak kalah menarik, di antaranya Batik Kombinasi, Motif Gringsing, Motif Galaran, dan Motif Bantulan. Setiap motif menghadirkan kekhasan masing-masing dengan sentuhan warna dan pola yang memperkaya ragam batik dari Kulonprogo.</p>
<p>Yulianto mengapresiasi kreativitas para pengrajin lokal, termasuk Bapak Gito, yang tidak hanya menjaga warisan leluhur tetapi juga menghadirkan inovasi sehingga batik tetap relevan di era modern. “Produk Batik Abstrak ini sangat potensial untuk dikembangkan, terutama sebagai bagian dari usaha kreatif yang mampu meningkatkan daya tarik wisata sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/batik-abstrak-karya-pengrajin-kulonprogo-jadi-daya-tarik-usaha-kreatif/">Batik Abstrak Karya Pengrajin Kulonprogo Jadi Daya Tarik Usaha Kreatif</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/batik-abstrak-karya-pengrajin-kulonprogo-jadi-daya-tarik-usaha-kreatif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teknologi Informasi dan Makna Kemerdekaan Digital di Usia 80 Tahun Republik Indonesia</title>
		<link>https://jogjahitz.com/teknologi-informasi-dan-makna-kemerdekaan-digital-di-usia-80-tahun-republik-indonesia/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/teknologi-informasi-dan-makna-kemerdekaan-digital-di-usia-80-tahun-republik-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2025 00:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemerdekaan Digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Delapan puluh tahun kemerdekaan Indonesia adalah pencapaian besar...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/teknologi-informasi-dan-makna-kemerdekaan-digital-di-usia-80-tahun-republik-indonesia/">Teknologi Informasi dan Makna Kemerdekaan Digital di Usia 80 Tahun Republik Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Delapan puluh tahun kemerdekaan Indonesia adalah pencapaian besar yang layak kita rayakan. Namun, peringatan ini juga mengundang refleksi. Apakah makna merdeka hari ini masih sebatas pada dimensi fisik dan politik? Di era globalisasi dan revolusi industri 4.0, kemerdekaan telah meluas ke ranah baru yang tak kalah strategis, yaitu ruang digital. Kemerdekaan digital bukan sekadar jargon, melainkan fondasi penting bagi kedaulatan bangsa di tengah arus kompetisi global.</p>
<p>Dalam konteks ini, Teknologi Informasi (TI) hadir sebagai pilar utama. Menguasai TI berarti lebih dari sekadar melek teknologi, namun ia adalah soal kemandirian bangsa. Kemerdekaan digital menuntut ekosistem yang kuat, mandiri, dan inklusif, di mana setiap warga negara dapat mengakses informasi, berpartisipasi aktif, dan berkontribusi dalam ruang digital.</p>
<p>Lebih jauh lagi, kemerdekaan digital menyangkut perlindungan data pribadi, keamanan siber, hingga kebebasan berekspresi di dunia maya. Tanpa itu semua, ruang digital hanya akan menjadi ladang subur bagi ketergantungan dan kerentanan, bukan kebebasan.</p>
<p>Di usia 80 tahun kemerdekaan ini, bagi kami di bidang Teknologi Informasi, kemerdekaan berarti kemampuan untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi produsen dan inovator. Ini adalah tentang bagaimana kita memberdayakan generasi muda untuk menciptakan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan bangsa, menjaga kedaulatan data, dan memastikan bahwa setiap individu memiliki akses yang setara terhadap pengetahuan dan peluang di era digital ini. Hal ini tentu sebagai penegas bahwa kedaulatan digital adalah urusan bersama, bukan semata tanggung jawab pemerintah atau sektor swasta.</p>
<p>Tantangan kita ke depan jelas untuk memperkuat fondasi teknologi informasi melalui pendidikan berkelanjutan, pengembangan talenta digital, dan kebijakan yang mendukung inovasi sekaligus keamanan siber. Indonesia tidak boleh berhenti pada peran sebagai pengguna teknologi global. Kita harus melangkah lebih jauh, menjadi pencipta, penggerak, dan pemimpin dalam dunia digital.</p>
<p>Maka, di momentum 80 tahun kemerdekaan ini, mari kita pahami bahwa kemerdekaan sejati tak hanya berarti bebas dari penjajahan fisik, melainkan juga bebas dari dominasi digital. Kemerdekaan digital adalah hak, sekaligus tanggung jawab. Dan dengan semangat kemerdekaan, mari bersama membangun ruang digital yang berdaulat, aman, inklusif, dan produktif bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p>Oleh: Dicky Hariyanto, Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University (The First Fintech University in Indonesia)</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/teknologi-informasi-dan-makna-kemerdekaan-digital-di-usia-80-tahun-republik-indonesia/">Teknologi Informasi dan Makna Kemerdekaan Digital di Usia 80 Tahun Republik Indonesia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/teknologi-informasi-dan-makna-kemerdekaan-digital-di-usia-80-tahun-republik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Sedari Bersiap Mendunia: UNM Dorong Branding Wisata Mangrove dengan Sentuhan Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/desa-sedari-bersiap-mendunia-unm-dorong-branding-wisata-mangrove-dengan-sentuhan-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/desa-sedari-bersiap-mendunia-unm-dorong-branding-wisata-mangrove-dengan-sentuhan-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 02:56:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3145</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karawang – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusa...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/desa-sedari-bersiap-mendunia-unm-dorong-branding-wisata-mangrove-dengan-sentuhan-digital/">Desa Sedari Bersiap Mendunia: UNM Dorong Branding Wisata Mangrove dengan Sentuhan Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Karawang – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) bersama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sedari, Kabupaten Karawang, pada Rabu (14/8). Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Desa Sedari Menuju Desa Wisata: Pendampingan Pengusulan SK Desa Wisata dan Branding Wisata Mangrove berbasis Digital”.</p>
<p>Program ini merupakan bagian dari hibah PkM bidang Sains dan Teknologi (Saintek) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Dukungan hibah ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mengembangkan potensi lokal melalui riset dan teknologi.</p>
<p>Kegiatan dipimpin oleh Ani Yoraeni, Dosen UNM dari prodi Sistem Informasi selaku ketua pelaksana, dengan anggota tim yaitu Asep Dosen UBSI, Maruloh Dosen UNM dari prodi Sistem Informasi, serta dua mahasiswa Prodi Informatika UNM, Ridwan Saputra dan Ridho Ari Saputro.</p>
<p>Menurut Ani selaku ketua pelaksana, fokus program ini adalah pendampingan masyarakat Desa Sedari dalam mempersiapkan pengajuan SK Desa Wisata serta memperkuat branding wisata mangrove dengan pendekatan digital.</p>
<p>“Desa Sedari memiliki kekayaan alam berupa hutan mangrove yang sangat potensial. Melalui pendampingan ini, kami berharap Sedari dapat berkembang menjadi desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Selasa (19/8).</p>
<p>Rangkaian kegiatan meliputi demonstrasi website Desa Wisata yang dipandu oleh Maruloh bersama tim. Website ini dirancang sebagai media promosi digital yang menampilkan informasi destinasi, fasilitas, hingga paket wisata mangrove. Selain itu, workshop marketing desa wisata dibawakan oleh Asep, yang menekankan strategi promosi melalui media sosial, konten kreatif, dan kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata.</p>
<p>Ani menambahkan bahwa keberlanjutan program ini menjadi kunci agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>
<p>“Kami tidak ingin pendampingan ini berhenti di sini saja. Ke depan, kami berharap Desa Sedari benar-benar dapat memiliki legalitas sebagai Desa Wisata melalui SK resmi, serta mampu mengoptimalkan potensi mangrove dengan strategi branding digital yang berkesinambungan,” ungkapnya.</p>
<p>Kegiatan PkM ini disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat Desa Sedari. Kehadiran Universitas Nusa Mandiri yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis semakin mempertegas peran perguruan tinggi dalam membangun desa cerdas dan mandiri melalui teknologi digital.</p>
<p>“Dengan dukungan hibah Kemdikbudristek, Desa Sedari diharapkan tidak hanya siap dalam pengusulan SK Desa Wisata, tetapi juga mampu mengelola dan mempromosikan wisata mangrove secara digital, sehingga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/desa-sedari-bersiap-mendunia-unm-dorong-branding-wisata-mangrove-dengan-sentuhan-digital/">Desa Sedari Bersiap Mendunia: UNM Dorong Branding Wisata Mangrove dengan Sentuhan Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/desa-sedari-bersiap-mendunia-unm-dorong-branding-wisata-mangrove-dengan-sentuhan-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Merdeka ke-80: Kampus Unggul, Talenta Tangguh, Indonesia Maju</title>
		<link>https://jogjahitz.com/merdeka-ke-80-kampus-unggul-talenta-tangguh-indonesia-maju/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/merdeka-ke-80-kampus-unggul-talenta-tangguh-indonesia-maju/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[venita Wahyu]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 01:26:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka ke-80]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=3045</guid>

					<description><![CDATA[<p>Delapan puluh tahun Indonesia merdeka bukan sekadar angka,...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/merdeka-ke-80-kampus-unggul-talenta-tangguh-indonesia-maju/">Merdeka ke-80: Kampus Unggul, Talenta Tangguh, Indonesia Maju</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Delapan puluh tahun Indonesia merdeka bukan sekadar angka, tetapi checkpoint, apakah kampus-kampus kita sudah melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan industri dan siap kerja sejak di wisuda? Di usia ke-80, tema besar nasional menegaskan arah &#8220;Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju&#8221;. Ini bukan hanya urusan upacara, melainkan mandat kerja, termasuk bagi perguruan tinggi untuk mengakselerasi kualitas talenta yang relevan dengan dunia nyata di era digital yang berubah cepat.</p>
<p>Saat ini dunia kerja lagi “di-recode”. Laporan World Economic Forum memotret hampir seperempat pekerjaan global sudah dan terus berubah karena AI, energi hijau, dan digitalisasi. Ada pekerjaan baru tercipta, ada yang hilang, dan mayoritas yang bertahan butuh kompetensi baru seperi, analitik data, AI/ML, literasi digital, problem solving, serta soft skills kolaborasi. Jadi, permasalahan bukan digunakan mesin pekerjaan kita, tetapi ini soal meng-upgrade ketrampilan manusia.</p>
<p>Kalau kita lihat data BPS, fakta pahit yang kita hadapi adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan universitas tercatat sekitar 5,25% (Februari 2025). Artinya, gelar saja belum otomatis menjadi “tiket kerja”. Kampus perlu memastikan lulusannya siap kerja sekaligus future-ready.</p>
<p>Mandat strategis: Indonesia Emas 2045</p>
<p>Roadmap nasional yang disampaikan melalui Visi Indonesia Emas 2045 dan RPJPN 2025–2045 menempatkan kualitas SDM unggul sebagai prioritas peningkatan human capital, penguasaan teknologi, inovasi, dan produktivitas. Perguruan tinggi adalah garda paling depan untuk mewujudkan aspirasi ini, bukan hanya lewat publikasi dan akreditasi, tapi melalui outcomes lulusan yang relevan, adaptif, dan berkarakter.</p>
<p>Sementara itu, industri kita sedang berlari menuju Making Indonesia 4.0 dibidang otomasi, IoT, manufaktur cerdas, hingga ekonomi digital. Kebutuhan talenta yang paham data, cloud, keamanan siber, dan AI melonjak. Semua ini menuntut kurikulum yang fleksibel, experiential learning, dan sertifikasi industri yang nyata manfaatnya. Kampus Universitas Siber Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Cyber University menggunakan kurikulum CLP 3 + 1 dimana lulusan bukan hanya mahir dalam etika, pengetahuan dan keterampilan tetapi juga mahir soft skill sesuai kebutuhan industry.</p>
<p>Kegiatan Magang di Cyber University yang terkenal sebagai Kampus Fintech Pertama di Indonesia mempertemukan kelas dengan realitas industri. Program Mendiktisaintek terbaru, skema Magang Berdampak 2025 supaya magang bukan sekadar formalitas, tapi juga berdampak dan memberikan batu loncatan karier. Tantangannya yaitu, eksekusi konsisten dan feedback loop dari industri yang ketat agar kualitas meningkat yang berkelanjutan.</p>
<p>Pemerintah melalui Kemendigi juga menanam investasi lewat Digital Talent Scholarship (DTS) dan ekosistem pelatihan bersama raksasa teknologi. Targetnya adalah, puluhan hingga ratusan ribu talenta digital baru setiap tahun, memperkecil skill gap dan mempercepat adopsi teknologi di sektor publik–swasta. Kampus bisa “menjahit” program ini ke kurikulum—integrasi mata kuliah, transfer kredit, rekognisi sertifikat, hingga jalur fast-track menuju profil kompetensi lulusan.</p>
<p>Payung kebijakannya juga sudah ada yakni, Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020–2045 yang menekankan etika &amp; kebijakan, pengembangan talenta, infrastruktur data, serta riset-inovasi lintas sektor. Artinya, literasi AI dan tata kelola data bukan lagi nice-to-have. Ini adalah kompetensi dasar semua prodi, dari teknik sampai sosial-humaniora.</p>
<p>Penciptaan Kampus Unggul untuk Talenta Tangguh, memerlukan:</p>
<p>1) Kurikulum responsif dan stackable</p>
<p>Mata kuliah yang terintegrasi dalam kegiatan tridharma dan kompotensi yang dibutuhkan industri yang punya learning outcomes selaras dengan job roles. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan seperti data analyst, product manager, QA engineer, supply chain planner, security analyst, dan seterusnya. Sertifikasi industri, misalnya cloud, data, keamanan siber kepada dosen dan mahasiswa menjadi bekal penting untuk terhubung ke proyek industri yang nyata.</p>
<p>2) Proyek riil &amp; portofolio sebelum wisuda</p>
<p>Mahasiswa harus lulus dengan portfolio yang bisa dilihat HR seperti, kode di repository, case study bisnis, dashboard data, design system, atau policy brief. Melalui proyek Capstone idealnya co-supervised dengan mentor industri, mengukur problem framing sampai delivery. Skema Magang Berdampak 2025 bisa jadi poros sebagai, kerja nyata, pembimbing dosen–praktisi, dan evaluasi berbasis luaran.</p>
<p>3) Career services yang proaktif, bukan pasif center</p>
<p>Karier center perlu berubah jadi talent agency kampus yang berperan untuk talent mapping, simulasi wawancara berbasis AI, referral ke perusahaan mitra, dan alumni hiring loop. Selain itu juga, untuk mengintegrasikan dengan platform pemerintah untuk memperluas akses kerja. Objektifnya adalah semakin cepat lulusan terserap, semakin kuat reputasi kampus.</p>
<p>4) Literasi Cyber Security, AI &amp; data untuk semua prodi</p>
<p>Terlepas dari jurusan, semua mahasiswa perlu memahami pengetahuan Cyber Security dan fondasi AI prakis seperti, prompting &amp; automation, analitik dasar, etika &amp; bias, keamanan data, dan regulasi. Ini sejalan dengan strategi nasional AI dan tuntutan dunia kerja karena pergeseran kompetensi dan kebutuhan kerja ke depan.</p>
<p>5) Dosen sebagai industry connector</p>
<p>Mendorong skema kedekatan dosen dengan industri (sabbatical Leave) dan joint appointment praktisi sebagai pengajar. Program Praktisi Mengajar perlu terus dilakukan dan diperluas cakupannya, melalui rubric penilaian yang jelas untuk dampak pembelajaran, bukan hanya jumlah sesi pembelajaran satu arah.</p>
<p>6) Perluasan Tracer study</p>
<p>Tracer study dimanfaatkan untuk mendesain ulang kurikulum tiap tahun, mulai dari mata kuliah yang underused dipangkas, konten in-demand diperdalam, hingga assessment disesuaikan. Kaitkan dengan indikator RPJMN tentang peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, graduate employability adalah KPI strategis.</p>
<p>7) Inovasi &amp; kewirausahaan berbasis tantangan bangsa</p>
<p>Link-kan riset mahasiswa ke prioritas Making Indonesia 4.0 yang berfokus pada ketahanan pangan, kesehatan, mobilitas cerdas, energi bersih, logistik. Inkubator kampus fokus pada problem statements sektor riil dan akses ke pilot bersama pemerintah/industri.</p>
<p>Mengukur “Lulusan siap kerja” dengan jernih</p>
<p>Kita sering terjebak di indikator masukan yang meliputi jumlah SKS, IPK, jam kuliah. Yang dibutuhkan industri saat ini adalah Dampak seperti, kemampuan menyelesaikan masalah, bekerja lintas disiplin, komunikasi dengan baik dan beradaptasi dengan alat baru (termasuk AI). Kepuasan industri menjadi kunci untuk terus memperbaiki kurikulum agar kampus tidak flying blind. Ini juga respons langsung terhadap sinyal pasar kerja dan data TPT BPS.</p>
<p>Agar proses tridharma berjalan dengan baik dan transformasi berkelanjutan, penjaminan mutu harus menjadi budaya dengan siklus PPEPP berjalan, learning outcomes terukur, dan akreditasi menjadi konsekuensi, bukan tujuan. Tim mutu bekerja bersama prodi, karier center, dan unit kemitraan industri dengan dashboard transparan yang bisa diakses pimpinan. Ini cara praktis menerjemahkan tema HUT ke-80 RI yakni, bersatu (kolaborasi lintas unit), berdaulat (mandiri secara kompetensi), sejahtera &amp; maju (lulusan cepat terserap dan produktif).</p>
<p>Akhirnya Kemerdekan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 80 ini adalah pengingat untuk kita terus bergerak. Kita sudah punya payung kebijakan, jalur percepatan talenta dan arah besar pembangunan yang jelas. Pekerjaan rumahnya ada di kampus adalah menyulam semua inisiatif itu menjadi pengalaman belajar yang konkret bagi mahasiswa meliputi proyek nyata, portofolio, sertifikasi kompetensi, dan magang bermakna, hingga mereka siap kerja dan siap masa depan.</p>
<p>Kalau 1945 adalah titik awal merdeka dari penjajahan, maka 2025 adalah momentum merdeka dari ketertinggalan kompetensi. Saatnya kampus dan industri co-create kurikulum, co-mentor mahasiswa, dan co-hire talenta. Dengan begitu, delapan puluh tahun merdeka bukan sekadar selebrasi, tapi lompatan nyata menuju Indonesia yang berdaulat dalam pengetahuan, unggul dalam kompetensi, dan maju dalam karya.</p>
<p>Oleh: Gunawan Witjaksono, Ph.D. Rektor Cyber University (The First Fintech University in Indonesia)</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/merdeka-ke-80-kampus-unggul-talenta-tangguh-indonesia-maju/">Merdeka ke-80: Kampus Unggul, Talenta Tangguh, Indonesia Maju</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/merdeka-ke-80-kampus-unggul-talenta-tangguh-indonesia-maju/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Hibah BIMA 2025, Dosen UBSI Dorong Digitalisasi Bank Sampah di Ciherang</title>
		<link>https://jogjahitz.com/lewat-hibah-bima-2025-dosen-ubsi-dorong-digitalisasi-bank-sampah-di-ciherang/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/lewat-hibah-bima-2025-dosen-ubsi-dorong-digitalisasi-bank-sampah-di-ciherang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Elen Novias]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2025 05:18:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Bank Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=2875</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tasikmalaya &#8212; Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/lewat-hibah-bima-2025-dosen-ubsi-dorong-digitalisasi-bank-sampah-di-ciherang/">Lewat Hibah BIMA 2025, Dosen UBSI Dorong Digitalisasi Bank Sampah di Ciherang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tasikmalaya &#8212; Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus berkontribusi nyata dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, melalui program Hibah BIMA 2025, para dosen UBSI mendorong digitalisasi pengelolaan sampah melalui kegiatan Pelatihan Bank Sampah Digital yang digelar di Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang, Tasikmalaya, Kamis (31/7) silam.</p>
<p>Program ini merupakan bagian dari pendanaan Bantuan Inovasi dan Mutu Akademik (BIMA) Tahun 2025 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.</p>
<p>Pelatihan ini mengangkat dua topik utama, yaitu Digital Marketing dan pemanfaatan Aplikasi Bank Sampah, yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam memasarkan produk hasil daur ulang secara lebih luas dan efektif. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bambang Kelana Simpony selaku dosen UBSI kampus Tasikmalaya untuk memberikan materi tentang strategi pemasaran digital berbasis media sosial serta penggunaan platform online dalam pengelolaan bank sampah.</p>
<p>Ketua pelaksana kegiatan, Ir. Dini Silvi Purnia, yang juga dosen UBSI, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal menuju transformasi digital bank sampah di wilayah Ciherang.</p>
<p>&#8220;Kami ingin para anggota tidak hanya mampu mengolah sampah menjadi produk bernilai, tapi juga bisa memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas dengan memanfaatkan teknologi digital,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (4/8).</p>
<p>Sementara itu, Direktur Bank Sampah Tunas Mulia Ciherang, Moch. Haerul Ihsan menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pelatihan ini menambah wawasan baru bagi anggota dalam menjangkau pasar digital.</p>
<p>&#8220;Kami merasa sangat terbantu. Pelatihan ini memberikan wawasan baru bagi anggota kami tentang bagaimana menjangkau pasar digital dan pentingnya mengikuti perkembangan zaman,” katanya.</p>
<p>Pelatihan ini juga mendapat respon positif dari para peserta. Desi, salah satu anggota, mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan.</p>
<p>“Saya jadi tahu bagaimana cara mempromosikan produk saya lewat Instagram dan WhatsApp. Dulu bingung mulai dari mana, sekarang lebih percaya diri,” ungkapnya.</p>
<p>Program ini juga menjadi bukti nyata kontribusi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendampingi masyarakat menuju era digital yang lebih inklusif dan produktif.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/lewat-hibah-bima-2025-dosen-ubsi-dorong-digitalisasi-bank-sampah-di-ciherang/">Lewat Hibah BIMA 2025, Dosen UBSI Dorong Digitalisasi Bank Sampah di Ciherang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/lewat-hibah-bima-2025-dosen-ubsi-dorong-digitalisasi-bank-sampah-di-ciherang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
