<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karir Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/category/karir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/category/karir/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 04:08:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>Karir Arsip - JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/category/karir/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</title>
		<link>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:06:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Persaingan di dunia kerja terus mengalami...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/">Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Persaingan di dunia kerja terus mengalami perubahan. Setiap tahun, jutaan lulusan sarjana (S1) memasuki pasar kerja dengan kompetensi yang semakin beragam. Kondisi ini membuat gelar sarjana yang dahulu menjadi nilai tambah kini lebih sering dipandang sebagai persyaratan dasar, sementara perusahaan mulai mencari kandidat dengan kemampuan yang lebih spesifik dan strategis.</p>
<p>Di tengah transformasi digital dan perubahan kebutuhan industri, dunia kerja tidak hanya membutuhkan tenaga profesional yang mampu menjalankan tugas operasional. Perusahaan kini lebih mengutamakan talenta yang memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking), menyelesaikan masalah (problem solving), mengambil keputusan berbasis data, membangun kolaborasi, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan organisasi.</p>
<p>Kondisi tersebut mendorong semakin banyak profesional untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana sebagai upaya meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang karier. Pendidikan magister kini bukan lagi sekadar pilihan bagi calon akademisi, tetapi menjadi investasi strategis bagi mereka yang ingin meningkatkan kapasitas diri di tengah persaingan global.</p>
<p>Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan program pascasarjana yang dirancang untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, bisnis, dan kebutuhan industri masa depan.</p>
<p>Program pascasarjana di Universitas Nusa Mandiri mengombinasikan pembelajaran akademik dengan studi kasus nyata, diskusi bersama praktisi, serta kolaborasi antarmahasiswa yang berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari sektor pemerintahan, industri, hingga dunia usaha. Pendekatan ini memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga memperluas jejaring profesional.</p>
<p>Selain itu, kurikulum disusun secara adaptif mengikuti perkembangan teknologi dan transformasi digital, dengan sistem perkuliahan yang fleksibel sehingga tetap dapat diikuti oleh para profesional tanpa mengganggu aktivitas pekerjaan.</p>
<p>Koordinator Marketing dan Komunikasi (Markom) Universitas Nusa Mandiri, Wawan Kurniawan, mengatakan bahwa di era kompetisi global, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.</p>
<p>“Saat ini perusahaan tidak hanya melihat latar belakang pendidikan formal, tetapi juga kemampuan seseorang dalam berpikir strategis, memimpin tim, beradaptasi dengan perubahan, serta menghasilkan inovasi. Pendidikan pascasarjana menjadi salah satu cara efektif untuk memperkuat kompetensi tersebut sekaligus meningkatkan daya saing di dunia kerja,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (26/6).</p>
<p>Menurutnya, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus menghadirkan program pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri agar lulusannya mampu menjawab tantangan dunia profesional.</p>
<p>“Program pascasarjana di Universitas Nusa Mandiri dirancang tidak hanya untuk memberikan gelar akademik, tetapi juga membangun pola pikir kepemimpinan, kemampuan analitis, serta jejaring profesional yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan karier. Kami ingin lulusan memiliki nilai tambah yang mampu membedakan mereka di tengah persaingan yang semakin kompetitif,” jelasnya.</p>
<p>Wawan menambahkan bahwa keputusan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi pengembangan karier maupun peningkatan kapasitas diri.</p>
<p>“Melanjutkan studi S2 adalah bentuk investasi terhadap masa depan. Kompetensi yang terus diperbarui akan membuka peluang yang lebih luas, baik untuk promosi jabatan, peningkatan karier, maupun membangun usaha sendiri. Karena itu, jangan berhenti belajar jika ingin tetap relevan di tengah perubahan yang begitu cepat,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri. Melalui program pascasarjana yang inovatif dan adaptif, UNM berupaya mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan siap menjadi pemimpin di era transformasi digital.</p>
<p>Informasi mengenai program pascasarjana dan pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.nusamandiri.ac.id.</p>
<p>Sejalan dengan tagline &#8220;Ubah Mimpi Jadi Prestasi&#8221;, Universitas Nusa Mandiri mengajak para profesional dan lulusan sarjana untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta mempersiapkan diri menjadi talenta unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/">Gelar S1 Tak Lagi Cukup? S2 Universitas Nusa Mandiri Jadi Jawaban Hadapi Persaingan Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/gelar-s1-tak-lagi-cukup-s2-universitas-nusa-mandiri-jadi-jawaban-hadapi-persaingan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</title>
		<link>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 04:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah persaingan dunia kerja yang...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/">UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif, ijazah dan nilai akademik tidak lagi menjadi satu-satunya faktor penentu keberhasilan karier. Dunia industri kini semakin mengutamakan kompetensi yang terukur dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis melalui Nusa Mandiri Career Center (NCC) terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).</p>
<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan inisiasi dan penjajakan kerja sama antara Universitas Nusa Mandiri dan PT Kubus Multi Dimensi yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (12/6).</p>
<p>Pertemuan ini dihadiri jajaran pimpinan Universitas Nusa Mandiri, yakni Arif Hidayat selaku Wakil Rektor II Bidang Non Akademik, Arfhan Prasetyo selaku Ketua Program Studi Informatika, Dr Anton selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi, serta Muhammad Faisal selaku Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC).</p>
<p>Sementara dari pihak PT Kubus Multi Dimensi hadir Aris Susanto selaku CEO dan Ricana Rindi Indihani sebagai PIC Kerja Sama. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa, program magang, hingga perluasan akses rekrutmen bagi lulusan UNM.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, PT Kubus Multi Dimensi memperkenalkan Kubus, sebuah platform digital yang menghubungkan perusahaan dengan talenta berkualitas melalui sistem asesmen keterampilan yang terukur dan terpercaya. Platform ini menyediakan berbagai uji kompetensi di bidang teknologi informasi seperti SQL, Python, Data Analytics, serta berbagai keterampilan digital yang saat ini menjadi kebutuhan utama industri.</p>
<p>Kepala Nusa Mandiri Career Center, Muhammad Faisal, menilai kehadiran platform Kubus sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja berbasis kompetensi.</p>
<p>“Kami melihat platform Kubus sebagai solusi yang sangat relevan bagi mahasiswa Universitas Nusa Mandiri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh ijazah dan pengalaman akademik, tetapi juga dapat membuktikan kemampuan teknis mereka melalui asesmen yang terukur dan terstandar. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika memasuki dunia kerja maupun mengikuti program magang,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Rabu (24/3).</p>
<p>Menurutnya, perkembangan tren rekrutmen saat ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin mengedepankan pendekatan skill-based hiring, yakni proses seleksi yang berfokus pada kemampuan nyata kandidat.</p>
<p>“Melalui asesmen di bidang seperti SQL, Python, Data Analytics, dan keterampilan digital lainnya, mahasiswa dapat mengetahui tingkat kompetensinya sekaligus memahami area yang masih perlu ditingkatkan. Hasil asesmen tersebut juga dapat menjadi portofolio kompetensi yang kredibel ketika mengikuti proses seleksi kerja,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, salah satu keunggulan utama platform Kubus adalah fitur talent matching, yang memungkinkan perusahaan menemukan kandidat berdasarkan kompetensi yang telah terverifikasi.</p>
<p>“Konsep talent matching yang ditawarkan Kubus sangat sejalan dengan misi Nusa Mandiri Career Center. Perusahaan dapat menemukan kandidat yang sesuai kebutuhan, sementara mahasiswa dan alumni memperoleh akses terhadap peluang kerja yang lebih relevan dengan bidang keahlian mereka. Ini akan membuat proses rekrutmen menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.</p>
<p>Selain membahas asesmen kompetensi, kedua pihak juga menjajaki peluang kerja sama dalam penyelenggaraan program magang industri yang dapat memberikan pengalaman profesional bagi mahasiswa sebelum lulus.</p>
<p>Wakil Rektor II Bidang Non Akademik Universitas Nusa Mandiri, Arif Hidayat, menyambut positif inisiatif kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan industri merupakan bagian penting dalam membangun lulusan yang siap bersaing di era transformasi digital.</p>
<p>“Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan alumni Universitas Nusa Mandiri, baik dalam pengembangan kompetensi, akses program magang, maupun peluang karier di masa depan. Kerja sama seperti ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang terus beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ungkap Arif.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi saat ini tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu memastikan lulusannya memiliki kompetensi yang dapat dibuktikan dan diakui oleh dunia industri.</p>
<p>Melalui penjajakan kerja sama ini, Universitas Nusa Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pengembangan talenta digital yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Kolaborasi dengan PT Kubus Multi Dimensi diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi, magang, serta penempatan kerja yang mampu mempercepat kesiapan mahasiswa dan alumni menghadapi kebutuhan industri digital masa depan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/">UNM Gandeng Kubus, Mahasiswa Tak Cukup Lagi Andalkan IPK untuk Dilirik Perusahaan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/unm-gandeng-kubus-mahasiswa-tak-cukup-lagi-andalkan-ipk-untuk-dilirik-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magang di Komdigi Sebelum Lulus, Mahasiswi UNM Buktikan Talenta Sains Data Siap Kerja</title>
		<link>https://jogjahitz.com/magang-di-komdigi-sebelum-lulus-mahasiswi-unm-buktikan-talenta-sains-data-siap-kerja/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/magang-di-komdigi-sebelum-lulus-mahasiswi-unm-buktikan-talenta-sains-data-siap-kerja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 03:57:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Internship Experience Program]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6251</guid>

					<description><![CDATA[<p>Depok – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magang-di-komdigi-sebelum-lulus-mahasiswi-unm-buktikan-talenta-sains-data-siap-kerja/">Magang di Komdigi Sebelum Lulus, Mahasiswi UNM Buktikan Talenta Sains Data Siap Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Depok – Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi dunia kerja kembali membuahkan hasil. Salah satunya ditunjukkan oleh mahasiswi Program Studi Sains Data, Nisrina Khansa Permatasari, yang berhasil menjalani Internship Experience Program (IEP) sebagai Data Analyst di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) selama Februari hingga Juni 2026.</p>
<p>Program magang tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNM tidak hanya dibekali teori di ruang kuliah, tetapi juga memperoleh pengalaman profesional melalui keterlibatan langsung dalam proyek-proyek strategis di instansi pemerintah.</p>
<p>Selama menjalani magang, Nisrina dipercaya mengolah dan memvisualisasikan data Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) menggunakan Tableau, serta berkontribusi dalam pengembangan Dashboard Monitoring Target dan Capaian Kinerja berbasis Looker Studio. Hasil pekerjaannya dimanfaatkan sebagai pendukung proses pelaporan dan pengambilan keputusan di lingkungan BPSDM Komdigi.</p>
<p>Bagi Nisrina, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena mampu menghubungkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di dunia kerja.</p>
<p>“Saya sangat bersyukur karena Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri memfasilitasi kesempatan magang di BPSDM Komdigi. Selama magang, saya tidak hanya belajar mengolah dan memvisualisasikan data menggunakan Tableau dan Looker Studio, tetapi juga dipercaya mengembangkan dashboard monitoring yang digunakan untuk mendukung pelaporan kinerja. Pengalaman ini membuat saya memahami bagaimana data benar-benar dimanfaatkan dalam proses pengambilan keputusan di instansi pemerintahan,” jelasnya.<br />
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut juga mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi tim, serta penyampaian hasil analisis kepada mentor dan pengguna sistem.</p>
<p>Menurutnya, tantangan yang dihadapi selama magang justru menjadi ruang belajar untuk meningkatkan kemampuan analisis data, memahami kebutuhan organisasi, hingga menghasilkan solusi berbasis data yang lebih efektif.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, menjelaskan bahwa Internship Experience Program (IEP) merupakan implementasi dari konsep pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional.</p>
<p>“Melalui Internship Experience Program, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan kompetensi yang dipelajari di kampus, tetapi juga memperoleh pengalaman profesional, memahami budaya kerja, serta terlibat dalam penyelesaian proyek berbasis data yang memberikan nilai tambah bagi organisasi. Pengalaman seperti inilah yang menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (29/6).</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan Nisrina menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mampu beradaptasi dengan kebutuhan transformasi digital serta memberikan kontribusi nyata dalam proyek-proyek strategis yang membutuhkan kompetensi analisis data dan teknologi informasi.</p>
<p>Tati menegaskan bahwa Prodi Sains Data UNM akan terus memperluas kolaborasi dengan dunia industri, instansi pemerintah, dan lembaga riset agar semakin banyak mahasiswa memperoleh kesempatan belajar melalui pengalaman kerja nyata sebelum lulus.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa merasakan pengalaman bekerja sebelum menyelesaikan studi. Dengan begitu, mereka tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga portofolio, pengalaman profesional, dan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri maupun instansi pemerintah,” tandasnya.</p>
<p>Melalui berbagai program kolaborasi, termasuk Internship Experience Program (IEP), Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat perannya dalam mencetak talenta digital yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global, sejalan dengan komitmen kampus untuk Ubah Mimpi Jadi Prestasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magang-di-komdigi-sebelum-lulus-mahasiswi-unm-buktikan-talenta-sains-data-siap-kerja/">Magang di Komdigi Sebelum Lulus, Mahasiswi UNM Buktikan Talenta Sains Data Siap Kerja</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/magang-di-komdigi-sebelum-lulus-mahasiswi-unm-buktikan-talenta-sains-data-siap-kerja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan transformasi digital yang mengubah lanskap industri global, kebutuhan terhadap talenta yang mampu menggabungkan kemampuan teknologi dan bisnis semakin tinggi. Kondisi ini menjadikan technopreneur atau pengusaha berbasis teknologi sebagai salah satu profesi yang paling dibutuhkan sekaligus menjanjikan di era ekonomi digital.</p>
<p>Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan mata kuliah Technopreneurship pada Program Magister Informatika (S2). Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membangun bisnis berbasis inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdaya saing global.</p>
<p>Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pengembangan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan mengidentifikasi peluang bisnis digital, menyusun model bisnis, melakukan analisis pasar, membangun strategi pemasaran, hingga mengelola pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai studi kelayakan bisnis, analisis persaingan industri, pengelolaan keuangan startup, pembentukan tim yang efektif, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Seluruh kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin mendirikan startup maupun mengembangkan usaha berbasis teknologi digital.</p>
<p>Ketua Prodi S2 Informatika UNM, Prof. Ris. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa kemampuan technopreneurship kini menjadi kompetensi strategis yang wajib dimiliki lulusan perguruan tinggi.</p>
<p>“Perkembangan teknologi telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk menjadi pencipta solusi sekaligus pencipta lapangan kerja. Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana mengubah inovasi menjadi produk, layanan, maupun startup yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” terangnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, paradigma dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Lulusan tidak lagi hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.</p>
<p>“Masa depan ekonomi digital membutuhkan lebih banyak founder startup, inovator, dan technopreneur yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir inovatif dan berani membangun bisnis berbasis teknologi sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Dengan bekal kompetensi tersebut, imbuhnya, lulusan Magister Informatika UNM memiliki peluang karier yang luas, mulai dari Startup Founder, Technopreneur, Product Manager, Innovation Manager, Digital Business Consultant, hingga berbagai profesi strategis di sektor teknologi dan ekonomi digital.</p>
<p>“Melalui kurikulum yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membangun startup, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tingkat nasional maupun global,” paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[magang mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/">Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, Candra Rahmadan, berhasil lolos program magang profesional di PT Cazh Teknologi Inovasi. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa telah mampu menunjukkan kompetensi dan kesiapan untuk terjun langsung ke dunia industri sejak masih menempuh perkuliahan.</p>
<p>Candra diterima untuk menjalani program magang selama enam bulan, mulai 30 Maret 2026 hingga 28 September 2026. Kesempatan tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan kemampuan akademik dan profesional yang diperoleh selama masa studi.</p>
<p>Ketua Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Purwokerto, Ina Maryani, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan mampu bersaing dalam proses seleksi yang dilakukan perusahaan.</p>
<p>“Program magang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun keterampilan profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (18/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program magang merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami dinamika dunia kerja sekaligus memperluas wawasan dan jaringan profesional.</p>
<p>Selama menjalani program magang, Candra akan memperoleh pengalaman praktis di lingkungan kerja industri teknologi yang dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan karier di masa depan.</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital melalui berbagai program pengembangan akademik maupun pengalaman industri yang relevan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/">Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat, saya melihat ada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh generasi muda Indonesia: apakah kuliah hanya untuk mencari pekerjaan, atau juga untuk menciptakan pekerjaan?</p>
<p>Selama bertahun-tahun, pendidikan tinggi sering kali dipandang sebagai jalan menuju dunia kerja. Tidak ada yang salah dengan pandangan tersebut. Namun, di era digital saat ini, paradigma itu perlu diperluas. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang mampu membangun usaha, menciptakan inovasi, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Perubahan ini menjadi semakin relevan ketika teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah banyak sektor industri. Beberapa jenis pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi, sementara peluang usaha baru justru terus bermunculan. Kondisi ini menuntut generasi muda untuk memiliki pola pikir yang lebih adaptif, kreatif, dan berani mengambil peluang.</p>
<p>Menurut saya, jiwa kewirausahaan tidak lahir secara instan. Ia perlu dibentuk melalui pengalaman belajar yang mendorong keberanian berpikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keterampilan mengelola risiko. Karena itu, pembelajaran manajemen di perguruan tinggi harus mampu melampaui teori dan menghadirkan pengalaman nyata yang mendekatkan mahasiswa pada dunia bisnis sesungguhnya.</p>
<p>Mahasiswa perlu memahami bagaimana merancang model bisnis, membaca peluang pasar, mengelola keuangan, membangun strategi pemasaran, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pertumbuhan usaha. Mereka juga perlu memahami bahwa membangun bisnis bukan sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai dan memberikan solusi bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami meyakini bahwa pendidikan manajemen harus menjadi ruang lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mempelajari konsep bisnis di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya dalam berbagai proyek dan pengalaman lapangan.</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah melalui implementasi Program Unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang industri, proyek kewirausahaan, riset, maupun studi independen.</p>
<p>Bagi saya, program ini bukan sekadar bagian dari kurikulum. IEP 3+1 merupakan jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari tantangan nyata, dinamika industri, serta pengalaman membangun solusi di lapangan.</p>
<p>Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat menguji ide bisnis mereka, memahami kebutuhan pasar secara langsung, serta membangun kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mulai merintis usaha sejak masih berada di bangku kuliah.</p>
<p>Di era ekonomi digital, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki modal terbesar, tetapi juga oleh siapa yang mampu berinovasi lebih cepat. Karena itu, generasi muda perlu membangun keberanian untuk menjadi pencipta peluang, bukan sekadar menunggu peluang datang.</p>
<p>Saya percaya Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi dan nilai ekonomi baru. Kehadiran mereka akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Pada akhirnya, kuliah seharusnya tidak hanya menjadi perjalanan untuk memperoleh gelar akademik. Kuliah harus menjadi proses membangun karakter, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Karena itu, saya mengajak generasi muda untuk mulai mengubah cara pandang terhadap pendidikan tinggi. Jangan hanya bertanya, &#8220;Setelah lulus saya akan bekerja di mana?&#8221; Tetapi mulailah bertanya, &#8220;Setelah lulus, inovasi apa yang bisa saya ciptakan dan peluang kerja apa yang bisa saya hadirkan?&#8221;</p>
<p>Masa depan tidak selalu dimiliki oleh mereka yang mencari pekerjaan terbaik. Sering kali, masa depan justru dimenangkan oleh mereka yang berani menciptakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</title>
		<link>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:46:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Data Scientist]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6126</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Pesatnya transformasi digital membuka peluang karier yang semakin luas bagi talenta di bidang data. Peluang tersebut tidak hanya tersedia di perusahaan teknologi, tetapi juga di berbagai lembaga sosial dan kemanusiaan. Hal ini dibuktikan oleh Desi Masdin Dama, alumni Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis, yang kini berkarier sebagai Data Analyst di Divisi Marketing Communication BAZNAS RI.</p>
<p>Di tengah meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap pengambilan keputusan berbasis data, Desi memegang peran penting dalam membantu BAZNAS memahami persepsi publik, menjaga reputasi institusi, serta mendukung strategi komunikasi yang lebih efektif dan terukur.</p>
<p>Menurut Desi, profesi Data Analyst bukan sekadar mengolah angka dan laporan, melainkan mengubah data menjadi informasi yang dapat digunakan untuk menghasilkan keputusan yang tepat.</p>
<p>“Kesempatan bekerja di BAZNAS RI menjadi wadah bagi saya untuk menerapkan kemampuan analisis data dalam mendukung strategi komunikasi dan pengelolaan reputasi lembaga. Data bukan hanya kumpulan angka, tetapi sumber informasi yang dapat membantu organisasi memahami masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>Dalam aktivitas sehari-hari, Desi melakukan pemantauan sentimen publik di berbagai platform media sosial dan media massa yang berkaitan dengan BAZNAS RI. Ia menganalisis percakapan publik untuk memahami persepsi masyarakat terhadap program-program yang dijalankan lembaga tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga bertugas mengidentifikasi isu yang berkembang, memetakan potensi risiko reputasi, serta memantau tren yang perlu menjadi perhatian organisasi. Seluruh hasil analisis kemudian diolah menjadi laporan yang digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan strategis.</p>
<p>Desi juga mengelola dashboard media sosial BAZNAS RI guna memantau performa konten, perilaku audiens, serta tren digital yang berkembang. Data tersebut dimanfaatkan untuk menyusun rekomendasi strategi komunikasi, termasuk menentukan judul dan konten yang mempertimbangkan aspek Search Engine Optimization (SEO) agar mampu menjangkau audiens yang lebih luas.</p>
<p>“Data membantu kami melihat pola, memahami perilaku audiens, dan menyusun strategi komunikasi yang lebih efektif. Dengan pendekatan berbasis data, keputusan yang diambil menjadi lebih terukur dan berdampak,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, mengapresiasi perjalanan karier Desi yang dinilai menjadi bukti nyata relevansi kompetensi Sains Data dengan kebutuhan industri saat ini.</p>
<p>“Kami ingin mahasiswa tidak hanya lulus dengan nilai akademik yang baik, tetapi juga memiliki pengalaman, kompetensi, dan portofolio yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, pembelajaran di Program Studi Sains Data dirancang berbasis praktik dan diperkuat melalui Internship Experience Program (IEP) dengan skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun magang,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa selama menjadi mahasiswa, Desi juga aktif menorehkan berbagai prestasi membanggakan, mulai dari Juara III PEKSIMIDA DKI Jakarta 2022 cabang Monolog, Juara III Lomba Essay STIKES RS Husada, Juara I Pekan Data Nasional 2025, hingga berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya pada jurnal internasional bereputasi Q1.</p>
<p>“Prestasi dan perjalanan karier Desi menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM memiliki peluang besar untuk berkembang di berbagai bidang. Kompetensi data saat ini menjadi salah satu keterampilan yang paling dibutuhkan, baik di sektor bisnis, pemerintahan, maupun organisasi sosial,” tambahnya.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak talenta digital yang siap menghadapi tantangan era transformasi digital. Melalui kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang industri yang terintegrasi, mahasiswa dibekali kemampuan analisis data, kecerdasan buatan, machine learning, dan business intelligence yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.</p>
<p>“Keberhasilan Desi menjadi bukti bahwa lulusan Sains Data tidak hanya memiliki peluang karier yang luas, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan masyarakat melalui pemanfaatan data yang tepat guna,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/">Dari Kampus ke BAZNAS, Alumni Sains Data UNM Buktikan Data Jadi Senjata Karier</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/dari-kampus-ke-baznas-alumni-sains-data-unm-buktikan-data-jadi-senjata-karier/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UNM Terjun ke Cyber Security KKP, Bukti Kampus Digital Bisnis Cetak Talenta Siap Industri</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-terjun-ke-cyber-security-kkp-bukti-kampus-digital-bisnis-cetak-talenta-siap-industri/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-terjun-ke-cyber-security-kkp-bukti-kampus-digital-bisnis-cetak-talenta-siap-industri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:40:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber Security]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6123</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-terjun-ke-cyber-security-kkp-bukti-kampus-digital-bisnis-cetak-talenta-siap-industri/">Mahasiswa UNM Terjun ke Cyber Security KKP, Bukti Kampus Digital Bisnis Cetak Talenta Siap Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali membuktikan kualitas mahasiswa melalui program magang industri yang memberikan pengalaman kerja nyata di instansi strategis nasional. Salah satunya ditunjukkan oleh Rizqi Ardiansah, mahasiswa Program Studi Informatika S1 Fakultas Teknologi Informasi UNM, yang berhasil menyelesaikan program magang selama tiga bulan di Divisi Jaringan dan Cyber Security Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada periode 2 Maret hingga 1 Juni 2026.</p>
<p>Dalam program magang tersebut, Rizqi terlibat langsung dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan konfigurasi, pemeliharaan, serta monitoring infrastruktur jaringan dan keamanan siber. Pengalaman ini memberinya kesempatan untuk memahami implementasi teknologi informasi dalam mendukung operasional dan perlindungan aset digital di lingkungan pemerintahan.</p>
<p>Rizqi mengaku pengalaman magang di KKP menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan akademiknya karena memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah pada situasi kerja yang sesungguhnya.</p>
<p>“Magang di KKP memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya tidak hanya belajar tentang pengelolaan jaringan dan keamanan siber, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digunakan untuk menjaga keamanan informasi pada instansi pemerintah. Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri dan memahami standar profesional yang dibutuhkan di dunia kerja,” ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, lingkungan kerja yang profesional dan dukungan mentor selama magang membantu dirinya mengembangkan kemampuan teknis sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi, kolaborasi tim, serta pemecahan masalah.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Informatika S1 Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo menyampaikan bahwa pengalaman magang industri merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa agar mampu memahami kebutuhan dunia kerja secara langsung.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi yang dimiliki melalui pengalaman industri nyata. Keberhasilan Rizqi menjalani magang di Divisi Jaringan dan Cyber Security KKP menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika UNM memiliki kemampuan yang relevan dan dibutuhkan oleh berbagai sektor strategis,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (12/6).</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa proyek yang dikerjakan Rizqi mencerminkan kompetensi yang dibangun melalui kurikulum berbasis proyek dan kebutuhan industri. Menurutnya, kemampuan mengelola jaringan dan keamanan siber membutuhkan kombinasi pengetahuan teknis, kemampuan analisis, serta ketelitian yang tinggi.</p>
<p>“Mahasiswa harus mampu menerjemahkan pengetahuan teknis menjadi solusi yang berdampak nyata. Melalui program magang yang terstruktur, mereka belajar menghadapi tantangan dunia kerja, memahami standar profesional, dan mengembangkan kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di era transformasi digital,” tambahnya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa Program Studi Informatika UNM terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi pemerintah maupun perusahaan nasional untuk membuka lebih banyak peluang pengembangan kompetensi mahasiswa.</p>
<p>“Sejalan dengan semangat ‘Ubah Mimpi Jadi Prestasi’, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri melalui berbagai program unggulan, termasuk magang, sertifikasi, riset, dan kolaborasi strategis,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui pengalaman seperti yang dijalani Rizqi, UNM terus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam pembangunan ekosistem digital Indonesia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-terjun-ke-cyber-security-kkp-bukti-kampus-digital-bisnis-cetak-talenta-siap-industri/">Mahasiswa UNM Terjun ke Cyber Security KKP, Bukti Kampus Digital Bisnis Cetak Talenta Siap Industri</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-unm-terjun-ke-cyber-security-kkp-bukti-kampus-digital-bisnis-cetak-talenta-siap-industri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belum Lulus Sudah Masuk Dunia Perbankan, Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/belum-lulus-sudah-masuk-dunia-perbankan-mahasiswa-unm-sukses-lewat-iep-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/belum-lulus-sudah-masuk-dunia-perbankan-mahasiswa-unm-sukses-lewat-iep-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 23:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6104</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/belum-lulus-sudah-masuk-dunia-perbankan-mahasiswa-unm-sukses-lewat-iep-31/">Belum Lulus Sudah Masuk Dunia Perbankan, Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta&#8211;Komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam mencetak lulusan siap kerja terus diwujudkan melalui Internship Experience Program (IEP) 3+1, program unggulan yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman profesional langsung di dunia industri sebelum menyelesaikan perkuliahan.</p>
<p>Salah satu kisah sukses datang dari Tiara Putri Ad&#8217;haini, mahasiswa semester 8 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri, yang berhasil menjalani program magang di Bank Mandiri Taspen, salah satu institusi perbankan nasional terkemuka di Indonesia.</p>
<p>Melalui Program IEP 3+1, Tiara mengikuti magang selama tiga bulan, mulai 11 Februari hingga 11 Mei 2026. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional perusahaan, mulai dari pengelolaan data nasabah hingga pembuatan materi desain grafis untuk kebutuhan media sosial perusahaan.</p>
<p>Awalnya, Tiara melamar pada posisi Graphic Designer, namun selama program berlangsung ia juga dipercaya menangani sejumlah pekerjaan administratif yang membutuhkan ketelitian dan kemampuan pengelolaan data.</p>
<p>“Selama magang saya mendapatkan banyak pengalaman baru. Saya belajar bagaimana bekerja secara profesional, mengelola data dengan teliti, serta memahami budaya kerja di lingkungan perbankan. Sesekali saya juga diberikan kesempatan membuat desain poster untuk kebutuhan media sosial perusahaan,” ungkap Tiara.</p>
<p>Perjalanan Tiara hingga berhasil diterima magang tidak berlangsung instan. Ia memperoleh informasi peluang magang melalui komunitas mahasiswa Universitas Nusa Mandiri, kemudian mengikuti serangkaian proses seleksi mulai dari administrasi, pengumpulan CV dan portofolio, hingga wawancara dengan pihak perusahaan.</p>
<p>Menurutnya, portofolio menjadi salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilannya dalam proses seleksi. Namun, kemampuan teknis saja tidak cukup tanpa didukung sikap profesional dan etika kerja yang baik.</p>
<p>“Portofolio sangat penting karena menjadi bukti kemampuan yang kita miliki. Namun, kemampuan saja tidak cukup. Sikap yang baik, kemauan belajar, dan etika dalam bekerja juga menjadi faktor yang sangat diperhatikan oleh perusahaan,” jelasnya.</p>
<p>Pengalaman magang tersebut semakin memperkuat keyakinan Tiara bahwa mahasiswa harus berani mengambil peluang untuk terus berkembang dan menambah pengalaman sejak masih kuliah.</p>
<p>“Lakukan apa pun yang membuat diri berkembang, yang penting yakin dulu,” tambahnya.</p>
<p>Pada kesempatan berbeda, Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas Nusa Mandiri, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, mengapresiasi capaian Tiara yang dinilai mampu menunjukkan kualitas mahasiswa UNM di lingkungan kerja profesional.</p>
<p>“Keberhasilan Tiara menjalani magang di Bank Mandiri Taspen menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kebutuhan industri. Walaupun ditempatkan pada tugas yang beragam, mulai dari administrasi hingga desain grafis, mahasiswa mampu menunjukkan profesionalisme, tanggung jawab, serta semangat belajar yang tinggi. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri saat ini,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Program IEP 3+1 menjadi salah satu strategi efektif dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan sebelum memasuki dunia kerja.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menegaskan bahwa Program IEP 3+1 merupakan bentuk nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis dalam menghadirkan pengalaman kerja yang terstruktur bagi mahasiswa.</p>
<p>“Program IEP 3+1 dirancang untuk memberikan pengalaman kerja yang terstruktur kepada mahasiswa sebelum mereka lulus. Kami tidak hanya membantu mahasiswa mendapatkan tempat magang, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri. Keberhasilan Tiara di Bank Mandiri Taspen menjadi bukti bahwa sinergi antara kampus dan dunia industri mampu menghasilkan talenta yang siap berkontribusi sejak dini,” paparnya dalam rilis yang diterima, pada Senin (8/6).</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan mahasiswa menjalani program magang di berbagai perusahaan mitra juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan karier yang dilakukan NCC melalui pelatihan kompetensi, pendampingan karier, hingga persiapan rekrutmen kerja.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus memperluas kolaborasi dengan berbagai perusahaan nasional maupun multinasional untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif kepada mahasiswa. Melalui Program IEP 3+1, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu di ruang kelas, tetapi juga pengalaman profesional yang menjadi bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p>Keberhasilan Tiara menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri mampu bersaing, beradaptasi, dan berkembang di lingkungan industri profesional bahkan sebelum resmi menyandang gelar sarjana.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/belum-lulus-sudah-masuk-dunia-perbankan-mahasiswa-unm-sukses-lewat-iep-31/">Belum Lulus Sudah Masuk Dunia Perbankan, Mahasiswa UNM Sukses Lewat IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/belum-lulus-sudah-masuk-dunia-perbankan-mahasiswa-unm-sukses-lewat-iep-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-tembus-bank-mandiri-taspen-jadi-graphic-designer-lewat-iep-31/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-tembus-bank-mandiri-taspen-jadi-graphic-designer-lewat-iep-31/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[aura ayunda]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 23:29:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Mahasiswa teknologi informasi identik dengan kemampuan...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-tembus-bank-mandiri-taspen-jadi-graphic-designer-lewat-iep-31/">Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Mahasiswa teknologi informasi identik dengan kemampuan pemrograman dan pengembangan sistem. Namun, anggapan tersebut berhasil dipatahkan oleh Halimah Tussa&#8217;adiyah, mahasiswi Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang sukses menjalani program magang sebagai Graphic Designer di Bank Mandiri Taspen Pusat melalui program unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1.</p>
<p>Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mampu mengembangkan kompetensi lintas bidang yang sesuai dengan kebutuhan industri modern, tidak hanya di sektor teknologi informasi tetapi juga industri kreatif dan digital.</p>
<p>Halimah resmi menjalani program magang di Divisi Funding Investment Product Bank Mandiri Taspen sejak 25 Mei hingga 24 Agustus 2026. Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab mengembangkan berbagai kebutuhan visual perusahaan, mulai dari desain flyer, banner, konten media sosial, hingga materi promosi untuk mendukung aktivitas pemasaran dan kerja sama perusahaan.</p>
<p>Menurut Halimah, ketertarikannya terhadap dunia desain sudah tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah. Berbagai aktivitas kreatif seperti melukis, membuat kerajinan tangan, hingga belajar editing foto dan video menjadi fondasi yang membantunya mengembangkan kemampuan desain digital hingga saat ini.</p>
<p>“Kata-kata motivasi yang selalu saya pegang adalah, ‘mumpung masih muda, kenapa nggak dicoba?’. Menurut saya, kesempatan yang datang harus dicoba terlebih dahulu agar kita bisa mengetahui potensi yang kita miliki,” ujar Halimah.</p>
<p>Ia mengaku kesempatan magang tersebut diperoleh melalui informasi lowongan yang dibagikan oleh Nusa Mandiri Career Center (NCC). Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang, mulai dari pengajuan lamaran hingga wawancara, Halimah akhirnya berhasil lolos dan memperoleh kesempatan bergabung di salah satu perusahaan perbankan nasional tersebut.</p>
<p>“Saya melihat informasi lowongan magang dari grup NCC, lalu mencoba melamar. Setelah mengikuti proses seleksi dan wawancara, akhirnya saya mendapatkan kesempatan untuk magang di Bank Mandiri Taspen. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tuturnya.</p>
<p>Selama menjalani magang, Halimah tidak hanya mengasah kemampuan desain grafis, tetapi juga belajar memahami budaya kerja profesional, komunikasi tim, serta proses bisnis yang berjalan di lingkungan industri perbankan.</p>
<p>Pada kesempatan berbeda, Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo, mengapresiasi capaian yang diraih mahasiswanya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Halimah menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap kebutuhan industri yang semakin dinamis.</p>
<p>“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Halimah yang berhasil mendapatkan kesempatan magang di Bank Mandiri Taspen. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika Universitas Nusa Mandiri memiliki daya saing yang baik serta mampu mengembangkan kompetensi lintas bidang sesuai kebutuhan industri. Pengalaman seperti ini menjadi bekal penting untuk membangun profesionalisme dan kesiapan kerja mahasiswa,” kata Arfhan.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa Program Studi Informatika terus mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti program magang, sertifikasi kompetensi, maupun kegiatan pengembangan diri agar memiliki pengalaman praktis sebelum lulus.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Career Center (NCC), Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa Program Internship Experience Program (IEP) 3+1 merupakan salah satu strategi Universitas Nusa Mandiri dalam menjembatani kebutuhan dunia pendidikan dan dunia industri.</p>
<p>“Program IEP 3+1 dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum lulus. Mereka tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memahami budaya kerja profesional, meningkatkan keterampilan teknis maupun soft skills, serta membangun portofolio yang akan menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja,” jelasnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (17/6).</p>
<p>Menurutnya, keberhasilan mahasiswa seperti Halimah menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus dan industri mampu menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, imbuhnya, Universitas Nusa Mandiri terus memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan nasional maupun multinasional untuk membuka lebih banyak peluang magang dan karier bagi mahasiswa. Melalui program IEP 3+1, mahasiswa memiliki kesempatan memperoleh pengalaman profesional yang relevan dengan bidangnya sekaligus meningkatkan daya saing sebelum memasuki dunia kerja.</p>
<p>“Keberhasilan Halimah di Bank Mandiri Taspen menjadi gambaran nyata bahwa mahasiswa yang berani mencoba, aktif mengembangkan kompetensi, dan memanfaatkan peluang yang tersedia dapat membuka jalan menuju karier profesional bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan tinggi,” tutupnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-tembus-bank-mandiri-taspen-jadi-graphic-designer-lewat-iep-31/">Mahasiswi UNM Tembus Bank Mandiri Taspen, Jadi Graphic Designer Lewat IEP 3+1</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswi-unm-tembus-bank-mandiri-taspen-jadi-graphic-designer-lewat-iep-31/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
