<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>zahra salsabila, Pengarang di JogjaHitz.com</title>
	<atom:link href="https://jogjahitz.com/author/zahra/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://jogjahitz.com/author/zahra/</link>
	<description>Info Jogja Terkini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 02:21:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://jogjahitz.com/wp-content/uploads/2025/07/cropped-Favicon-JogjaHitz-scaled-1-32x32.png</url>
	<title>zahra salsabila, Pengarang di JogjaHitz.com</title>
	<link>https://jogjahitz.com/author/zahra/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:19:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[AI Class]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Company Visit]]></category>
		<category><![CDATA[Cyber University]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Industri]]></category>
		<category><![CDATA[MAXY Academy]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6165</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Program Studi Teknologi Informasi Cyber University...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/">Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta &#8211;</strong> Program Studi Teknologi Informasi Cyber University mengikuti kegiatan Company Visit &amp; AI Class yang diselenggarakan oleh MAXY Academy di MAXY AI Hub, Jakarta Selatan, pada Selasa (9/6). Kegiatan bertema &#8220;Membangun Generasi Siap AI: Kolaborasi Akademik dan Industri&#8221; ini diikuti oleh lima mahasiswa perwakilan bersama Dicky Hariyanto selaku Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University sebagai dosen pendamping untuk memperdalam kompetensi Artificial Intelligence (AI) melalui room tour, sharing session, diskusi interaktif, serta kelas AI bersama praktisi industri.</p>
<p>Kehadiran delegasi Program Studi Teknologi Informasi Cyber University dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat keterhubungan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan industri yang terus berkembang pesat. Selain memperoleh wawasan mengenai tren dan implementasi AI di dunia kerja, mahasiswa juga mendapatkan gambaran nyata mengenai peluang karier di bidang teknologi berbasis kecerdasan buatan.</p>
<p>Menurut Dicky Hariyanto, selaku Ketua Program Studi Teknologi Informasi Cyber University, kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dalam memahami implementasi AI secara nyata.</p>
<p>&#8220;Kunjungan industri seperti ini sangat penting untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa. Mereka tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana Artificial Intelligence diterapkan dalam berbagai proses bisnis dan pengembangan teknologi di industri. Kami berharap pengalaman ini dapat memotivasi mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan kompetensi AI, data science, dan teknologi digital lainnya yang saat ini sangat dibutuhkan dunia kerja,&#8221; ujar Dicky Hariyanto dalam keterangan rilis Jumat (12/6) .</p>
<p>Dicky menambahkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri perlu terus diperkuat guna menghasilkan lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan transformasi digital.</p>
<p>&#8220;Kolaborasi akademik dan industri merupakan kunci dalam menciptakan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan zaman. Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi berbagai bentuk kolaborasi strategis antara Cyber University dan MAXY Academy di masa mendatang,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain mendapat wawasan dari praktisi industri, para mahasiswa peserta juga mengaku memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif dibandingkan hanya mempelajari teori di kelas.</p>
<p>&#8220;Melalui kegiatan ini saya jadi lebih memahami bagaimana AI digunakan dalam dunia industri. Penjelasan dari praktisi memberikan gambaran yang jelas mengenai keterampilan yang harus kami persiapkan untuk memasuki dunia kerja. Selain itu, sesi AI Class sangat menarik karena memberikan pengalaman belajar yang aplikatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini,&#8221; ujar salah satu peserta mahasiswa.</p>
<p>Antusiasme serupa juga disampaikan peserta lainnya yang merasa kegiatan tersebut membuka pandangan baru mengenai prospek karier di bidang kecerdasan buatan.</p>
<p>&#8220;Kunjungan ini membuka perspektif baru bagi kami tentang peluang karier di bidang Artificial Intelligence. Kami menjadi lebih termotivasi untuk memperdalam kemampuan teknologi dan mengikuti perkembangan AI yang sangat cepat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Melalui partisipasi dalam kegiatan Company Visit &amp; AI Class ini, Program Studi Teknologi Informasi Cyber University berharap dapat terus mendorong mahasiswa menjadi talenta digital yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi di era transformasi digital berbasis kecerdasan buatan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Cyber University dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi global.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/">Mahasiswa Teknologi Informasi Cyber University Perdalam Kompetensi AI lewat Company Visit ke MAXY Academy</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-teknologi-informasi-cyber-university-perdalam-kompetensi-ai-lewat-company-visit-ke-maxy-academy/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UBSI Bantah Keras Keterlibatan Mahasiswa dalam Konferensi Pers yang Mencatut Nama Kampus</title>
		<link>https://jogjahitz.com/ubsi-bantah-keras-keterlibatan-mahasiswa-dalam-konferensi-pers-yang-mencatut-nama-kampus/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/ubsi-bantah-keras-keterlibatan-mahasiswa-dalam-konferensi-pers-yang-mencatut-nama-kampus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:17:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BEM FTI UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[BEM UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6162</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-bantah-keras-keterlibatan-mahasiswa-dalam-konferensi-pers-yang-mencatut-nama-kampus/">UBSI Bantah Keras Keterlibatan Mahasiswa dalam Konferensi Pers yang Mencatut Nama Kampus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif membantah keras keterlibatan institusi maupun organisasi kemahasiswaannya dalam konferensi pers yang digelar oleh kelompok yang mengatasnamakan BEM Bersatu dan menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir.</p>
<p>Bantahan tersebut disampaikan setelah muncul pemberitaan yang menyantumkan nama &#8220;Ahmad (BEM Fakultas Teknik Universitas BSI)&#8221; sebagai salah satu perwakilan dalam konferensi pers tersebut. Nama tersebut bahkan tercantum dalam daftar peserta yang beredar luas melalui berbagai media massa dan media sosial.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika (BEM FTI) UBSI telah mengeluarkan klarifikasi resmi yang menegaskan bahwa organisasi tersebut tidak pernah menghadiri, mengirimkan perwakilan, maupun memberikan mandat kepada pihak mana pun untuk mewakili BEM FTI UBSI dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Selain itu, BEM FTI UBSI juga menegaskan bahwa organisasi mereka tidak memiliki pengurus, anggota, maupun ketua bernama Ahmad sebagaimana disebutkan dalam sejumlah pemberitaan yang beredar.</p>
<p>Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI, Adi Supriyatna, menyayangkan pencantuman nama kampus tanpa konfirmasi dan dasar yang jelas.</p>
<p>&#8220;UBSI menegaskan bahwa kami tidak memiliki keterlibatan dalam konferensi pers tersebut. Tidak ada mahasiswa yang mendapatkan mandat resmi dari organisasi kemahasiswaan maupun dari institusi untuk mewakili Universitas BSI dalam forum tersebut,&#8221; tegas Adi dalam keterangan pers, Rabu (17/6).</p>
<p>Menurutnya, penggunaan nama institusi pendidikan tanpa persetujuan dapat menimbulkan kesalahpahaman publik serta berpotensi merugikan reputasi lembaga yang selama ini dibangun melalui berbagai prestasi akademik maupun non-akademik.</p>
<p>&#8220;Kami menghormati hak setiap individu untuk menyampaikan pendapatnya. Namun, ketika seseorang membawa nama organisasi atau institusi, harus ada legitimasi dan mandat yang jelas. Dalam kasus ini, UBSI tidak pernah memberikan persetujuan ataupun penugasan kepada pihak yang mengatasnamakan BEM FTI UBSI,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adi menambahkan bahwa kampus selalu mendukung kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab dan sesuai dengan koridor akademik. Namun, penggunaan identitas organisasi mahasiswa maupun institusi tanpa dasar resmi tidak dapat dibenarkan.</p>
<p>&#8220;Kami berharap seluruh pihak dapat lebih berhati-hati dalam menyantumkan nama perguruan tinggi dalam kegiatan publik. Nama kampus bukan sekadar identitas, tapi juga membawa tanggung jawab dan kredibilitas yang harus dijaga bersama,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Adi juga mengimbau masyarakat untuk mengacu pada sumber informasi resmi yang diterbitkan oleh institusi maupun organisasi kemahasiswaan yang sah agar tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.</p>
<p>Sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan BEM Bersatu menggelar konferensi pers di Jakarta pada Selasa (16/6) kemarin. Dalam daftar peserta yang dipublikasikan, tercantum sejumlah nama dari berbagai kampus, termasuk seseorang yang disebut sebagai perwakilan BEM Fakultas Teknik Universitas BSI. Namun, setelah pemberitaan tersebut beredar, sejumlah organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menyampaikan klarifikasi dan membantah keterlibatan mereka dalam forum tersebut.</p>
<p>Dengan adanya klarifikasi ini, UBSI menegaskan bahwa segala pernyataan yang disampaikan oleh pihak yang mengatasnamakan BEM FTI UBSI dalam konferensi pers tersebut bukan merupakan sikap, pandangan, maupun pernyataan resmi organisasi dan institusi Universitas Bina Sarana Informatika.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/ubsi-bantah-keras-keterlibatan-mahasiswa-dalam-konferensi-pers-yang-mencatut-nama-kampus/">UBSI Bantah Keras Keterlibatan Mahasiswa dalam Konferensi Pers yang Mencatut Nama Kampus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/ubsi-bantah-keras-keterlibatan-mahasiswa-dalam-konferensi-pers-yang-mencatut-nama-kampus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</title>
		<link>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Magister UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Technopreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Internet of Things (IoT), dan transformasi digital yang mengubah lanskap industri global, kebutuhan terhadap talenta yang mampu menggabungkan kemampuan teknologi dan bisnis semakin tinggi. Kondisi ini menjadikan technopreneur atau pengusaha berbasis teknologi sebagai salah satu profesi yang paling dibutuhkan sekaligus menjanjikan di era ekonomi digital.</p>
<p>Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan mata kuliah Technopreneurship pada Program Magister Informatika (S2). Mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan membangun bisnis berbasis inovasi teknologi yang berkelanjutan dan berdaya saing global.</p>
<p>Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya mempelajari aspek teknis pengembangan teknologi, tetapi juga dibekali keterampilan mengidentifikasi peluang bisnis digital, menyusun model bisnis, melakukan analisis pasar, membangun strategi pemasaran, hingga mengelola pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi.</p>
<p>Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai studi kelayakan bisnis, analisis persaingan industri, pengelolaan keuangan startup, pembentukan tim yang efektif, hingga perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI). Seluruh kompetensi tersebut menjadi fondasi penting bagi mahasiswa yang ingin mendirikan startup maupun mengembangkan usaha berbasis teknologi digital.</p>
<p>Ketua Prodi S2 Informatika UNM, Prof. Ris. Dr. Agus Subekti, menegaskan bahwa kemampuan technopreneurship kini menjadi kompetensi strategis yang wajib dimiliki lulusan perguruan tinggi.</p>
<p>“Perkembangan teknologi telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk menjadi pencipta solusi sekaligus pencipta lapangan kerja. Melalui pembelajaran Technopreneurship, mahasiswa tidak hanya belajar mengembangkan teknologi, tetapi juga memahami bagaimana mengubah inovasi menjadi produk, layanan, maupun startup yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi masyarakat,” terangnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, paradigma dunia kerja saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Lulusan tidak lagi hanya dipersiapkan untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta peluang kerja melalui inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.</p>
<p>“Masa depan ekonomi digital membutuhkan lebih banyak founder startup, inovator, dan technopreneur yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir inovatif dan berani membangun bisnis berbasis teknologi sejak dini,” tambahnya.</p>
<p>Dengan bekal kompetensi tersebut, imbuhnya, lulusan Magister Informatika UNM memiliki peluang karier yang luas, mulai dari Startup Founder, Technopreneur, Product Manager, Innovation Manager, Digital Business Consultant, hingga berbagai profesi strategis di sektor teknologi dan ekonomi digital.</p>
<p>“Melalui kurikulum yang mengintegrasikan teknologi, inovasi, dan kewirausahaan, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan inovasi, membangun startup, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di tingkat nasional maupun global,” paparnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/">Magister Informatika UNM Cetak Technopreneur, Siap Bangun Startup Berbasis AI dan Teknologi Digital</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/magister-informatika-unm-cetak-technopreneur-siap-bangun-startup-berbasis-ai-dan-teknologi-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Beasiswa Kuliah di UBSI Kampus Cikampek, Buka Peluang Gen Z Lanjut Pendidikan Tinggi Tanpa Takut Biaya</title>
		<link>https://jogjahitz.com/beasiswa-kuliah-di-ubsi-kampus-cikampek-buka-peluang-gen-z-lanjut-pendidikan-tinggi-tanpa-takut-biaya/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/beasiswa-kuliah-di-ubsi-kampus-cikampek-buka-peluang-gen-z-lanjut-pendidikan-tinggi-tanpa-takut-biaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:12:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Univesitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6156</guid>

					<description><![CDATA[<p>Karawang &#8211; Kesempatan mendapatkan beasiswa kuliah kini semakin...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/beasiswa-kuliah-di-ubsi-kampus-cikampek-buka-peluang-gen-z-lanjut-pendidikan-tinggi-tanpa-takut-biaya/">Beasiswa Kuliah di UBSI Kampus Cikampek, Buka Peluang Gen Z Lanjut Pendidikan Tinggi Tanpa Takut Biaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Karawang &#8211; Kesempatan mendapatkan beasiswa kuliah kini semakin terbuka bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Bagi lulusan SMA dan SMK, beasiswa menjadi salah satu jalan penting agar impian kuliah tidak berhenti hanya karena persoalan biaya.</p>
<p>Di tengah biaya pendidikan yang terus menjadi pertimbangan banyak keluarga, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikampek hadir dengan berbagai program beasiswa bagi calon mahasiswa baru. Program ini menjadi solusi nyata bagi mereka yang memiliki semangat belajar tinggi, prestasi baik, dan keinginan kuat untuk berkembang.</p>
<p><strong>Beasiswa Kuliah sebagai Jalan Menuju Pendidikan Tinggi</strong></p>
<p>Bagi sebagian siswa, biaya sering kali menjadi hambatan utama setelah lulus sekolah. Ada yang sudah punya keinginan kuat untuk kuliah, tetapi masih ragu karena takut membebani orang tua.</p>
<p>Melalui program beasiswa kuliah, UBSI Kampus Cikampek berupaya membuka akses pendidikan yang lebih luas. Beasiswa tidak hanya menjadi bantuan finansial, tetapi juga bentuk dukungan agar lebih banyak anak muda bisa merasakan pendidikan tinggi.</p>
<p>Kesempatan seperti ini penting untuk dimanfaatkan. Sebab, di era digital saat ini, pendidikan tinggi menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.</p>
<p><strong>UBSI dan Komitmen untuk Generasi Muda</strong></p>
<p>Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus menghadirkan berbagai program yang mendukung calon mahasiswa untuk meraih pendidikan tinggi. Salah satunya melalui skema beasiswa yang dapat dimanfaatkan oleh siswa berprestasi maupun mereka yang memiliki potensi di bidang tertentu.</p>
<p>Beberapa program beasiswa yang dapat menjadi peluang bagi calon mahasiswa antara lain Beasiswa Jalur Undangan atau Indonesia Cerdas, Beasiswa Indonesia Juara, dan Beasiswa Talenta Digital. Setiap program memiliki sasaran yang berbeda, mulai dari prestasi akademik, prestasi non-akademik, hingga kemampuan di bidang digital dan industri kreatif.</p>
<p>Dengan adanya berbagai pilihan beasiswa ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan keringanan biaya. Mereka juga mendapatkan dorongan untuk terus menjaga prestasi dan mengembangkan kemampuan selama masa perkuliahan.</p>
<p><strong>Kampus Cikampek yang Strategis dan Lebih Terjangkau</strong></p>
<p>Selain program beasiswa, UBSI kampus Cikampek juga menawarkan keuntungan dari sisi lokasi. Bagi calon mahasiswa di wilayah Cikampek, Karawang, Purwasari, Dawuan, dan sekitarnya, kuliah di kampus yang dekat dari rumah tentu menjadi pilihan yang lebih realistis.</p>
<p>Kuliah dekat rumah dapat membantu mahasiswa menghemat biaya transportasi dan biaya hidup. Mereka tetap bisa mendapatkan pendidikan tinggi tanpa harus merantau jauh ke kota besar.</p>
<p>Lokasi Cikampek yang dekat dengan kawasan industri juga menjadi nilai tambah. Mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk mengenal lingkungan kerja sejak dini, baik melalui magang, jejaring, maupun peluang karier setelah lulus.</p>
<p><strong>Pendidikan yang Relevan dengan Dunia Kerja</strong></p>
<p>UBSI kampus Cikampek tidak hanya fokus pada keringanan biaya. Lebih dari itu, kampus ini juga menghadirkan sistem pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan dunia kerja saat ini.</p>
<p>Mahasiswa didorong untuk belajar melalui pendekatan yang lebih aplikatif. Mulai dari praktik berbasis proyek, pemanfaatan teknologi digital, studi kasus industri, hingga pengembangan soft skill dan hard skill.</p>
<p>Dengan cara ini, mahasiswa tidak hanya lulus membawa ijazah. Mereka juga memiliki bekal keterampilan, pengalaman, dan kepercayaan diri untuk menghadapi dunia profesional.</p>
<p><strong>Beasiswa Bukan Sekadar Bantuan Biaya</strong></p>
<p>Mengikuti program beasiswa mahasiswa bukan hanya soal mendapatkan potongan biaya kuliah. Beasiswa juga menjadi pintu untuk membuka peluang yang lebih luas.</p>
<p>Penerima beasiswa biasanya terdorong untuk lebih aktif, lebih disiplin, dan lebih serius dalam menjalani perkuliahan. Mereka memiliki motivasi tambahan untuk membuktikan bahwa kesempatan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dengan baik.</p>
<p>Di wilayah Karawang dan sekitarnya yang dikenal sebagai kawasan industri nasional, bekal pendidikan dan keterampilan menjadi modal penting. Mahasiswa yang mampu memanfaatkan peluang sejak kuliah akan memiliki posisi lebih siap saat memasuki dunia kerja.</p>
<p><strong>Beasiswa sebagai Investasi Masa Depan</strong></p>
<p>Walim selaku Koordinator Marketing and Communication (Marcomm) UBSI kampus Cikampek menjelaskan, program beasiswa memiliki dampak besar bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan.</p>
<p>“Beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk investasi untuk masa depan. Kami melihat banyak mahasiswa yang awalnya ragu karena biaya, akhirnya bisa kuliah dan bahkan berprestasi berkat program beasiswa ini. Ini membuktikan bahwa kesempatan itu ada bagi siapa saja yang mau berusaha,” ujar Walim dalam keterangannya, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen untuk terus memperluas akses pendidikan. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang bisa meraih impian tanpa harus berhenti karena keterbatasan biaya.</p>
<p><strong>Tips agar Peluang Beasiswa Makin Besar</strong></p>
<p>Bagi calon mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah, persiapan harus dilakukan sejak awal. Nilai akademik perlu dijaga, aktivitas non-akademik perlu dikembangkan, dan informasi beasiswa harus dicari secara rutin.</p>
<p>Selain itu, calon mahasiswa juga perlu menyiapkan dokumen dengan lengkap. Mulai dari rapor, sertifikat prestasi, identitas diri, hingga berkas pendukung lain yang diminta dalam proses pendaftaran.</p>
<p>Jangan menunggu terlalu lama untuk mencari informasi. Sering kali, peluang beasiswa bukan hilang karena tidak layak, tetapi karena terlambat mendaftar.</p>
<p><strong>Saatnya Manfaatkan Peluang</strong></p>
<p>Program beasiswa kuliah di UBSI kampus Cikampek menjadi kesempatan penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya yang lebih ringan.</p>
<p>Dengan pilihan beasiswa, lokasi strategis, biaya hidup yang lebih terjangkau, sistem pembelajaran modern, serta peluang karier yang terbuka di kawasan industri, UBSI kampus Cikampek bisa menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin berkembang.</p>
<p>Bagi kamu yang ingin mengetahui informasi lengkap mengenai pendaftaran dan beasiswa, langsung akses https://pmbubsi.id. Karena kuliah bukan hanya tentang biaya yang harus dibayar. Tapi tentang masa depan yang layak diperjuangkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/beasiswa-kuliah-di-ubsi-kampus-cikampek-buka-peluang-gen-z-lanjut-pendidikan-tinggi-tanpa-takut-biaya/">Beasiswa Kuliah di UBSI Kampus Cikampek, Buka Peluang Gen Z Lanjut Pendidikan Tinggi Tanpa Takut Biaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/beasiswa-kuliah-di-ubsi-kampus-cikampek-buka-peluang-gen-z-lanjut-pendidikan-tinggi-tanpa-takut-biaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnal Scopus]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Riset Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6153</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; Jakarta – Banyak penelitian tesis berakhir sebagai...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/">Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p>Jakarta – Banyak penelitian tesis berakhir sebagai dokumen akademik yang tersimpan di perpustakaan kampus. Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Kartika Puspita, wisudawan Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang berhasil membawa hasil penelitiannya menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus.</p>
<p>Penelitian tesis Kartika yang dilakukan bersama dosen pembimbingnya berhasil dipublikasikan pada International Journal on Informatics Visualization (JOIV), jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Quartile 3 (Q3) bidang Computer Science. Artikel tersebut berjudul “Brain Tumor Classification based on Convolutional Neural Networks with an Ensemble Learning Approach through Soft Voting.”</p>
<p>Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis dalam membangun budaya riset yang produktif dan berdaya saing global, khususnya pada jenjang pendidikan magister.</p>
<p>Penelitian yang dilakukan Kartika berfokus pada pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk membantu proses klasifikasi tumor otak berdasarkan citra Magnetic Resonance Imaging (MRI). Melalui pendekatan berbasis Convolutional Neural Network (CNN) yang dikombinasikan dengan metode ensemble learning soft voting, penelitian tersebut berhasil menghasilkan performa klasifikasi yang sangat tinggi.</p>
<p>Model yang dikembangkan memanfaatkan kombinasi beberapa arsitektur CNN terkemuka, yaitu DenseNet121, ResNet50, VGG16, dan MobileNet. Hasil pengujian menunjukkan tingkat akurasi mencapai 97,67 persen, dengan nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,9688, yang menunjukkan tingkat kesesuaian prediksi yang sangat kuat.</p>
<p>Selain memberikan kontribusi pada bidang komputasi cerdas, penelitian ini juga membuka peluang penerapan AI dalam sektor kesehatan digital, khususnya untuk mendukung proses deteksi dan klasifikasi penyakit secara lebih cepat, akurat, dan efisien.</p>
<p>Ketua Program Studi Informatika Program Magister Universitas Nusa Mandiri, Prof. Dr. Agus Subekti, MT, mengatakan bahwa publikasi ilmiah yang berasal dari penelitian tesis mahasiswa merupakan indikator penting keberhasilan pengembangan budaya riset di lingkungan kampus.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa agar tesis yang mereka kerjakan tidak berhenti sebagai syarat akademik semata, tetapi dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang dipublikasikan dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Publikasi yang dihasilkan oleh Kartika Puspita menunjukkan bahwa penelitian mahasiswa magister memiliki kualitas dan relevansi yang mampu bersaing pada forum ilmiah internasional,” terangnya dalam rilis yang diterima, pada Kamis (18/6).</p>
<p>Menurutnya, perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence, Machine Learning, Data Science, dan Komputasi Cerdas telah membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat.</p>
<p>“Karena itu, Program Studi Informatika Program Magister UNM terus memperkuat ekosistem riset melalui kolaborasi aktif antara mahasiswa dan dosen, sehingga setiap penelitian memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional,” ungkapnya.</p>
<p>Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Kartika menjadi contoh bahwa tesis tidak harus berakhir sebagai dokumen akademik semata. Dengan bimbingan yang tepat, lingkungan riset yang kondusif, serta semangat untuk terus berinovasi, hasil penelitian mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan global.</p>
<p>“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong lahirnya riset-riset unggulan yang tidak hanya mendukung pencapaian akademik mahasiswa, tetapi juga mampu menjawab tantangan nyata di era transformasi digital dan kecerdasan buatan,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/">Tesis Tak Berakhir di Rak Perpustakaan, Wisudawan Magister UNM Tembus Jurnal Scopus</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tesis-tak-berakhir-di-rak-perpustakaan-wisudawan-magister-unm-tembus-jurnal-scopus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riset Dosen UBSI Buktikan Lambanapu Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sumba Timur</title>
		<link>https://jogjahitz.com/riset-dosen-ubsi-buktikan-lambanapu-berpotensi-jadi-destinasi-wisata-unggulan-sumba-timur/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/riset-dosen-ubsi-buktikan-lambanapu-berpotensi-jadi-destinasi-wisata-unggulan-sumba-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Travel]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Lambanapu]]></category>
		<category><![CDATA[Dosen UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Riset]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6150</guid>

					<description><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Penelitian dosen Universitas Bina Sarana Informatika...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/riset-dosen-ubsi-buktikan-lambanapu-berpotensi-jadi-destinasi-wisata-unggulan-sumba-timur/">Riset Dosen UBSI Buktikan Lambanapu Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sumba Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Yogyakarta &#8211; Penelitian dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif yang telah terakreditasi Unggul kembali memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Indonesia. Melalui riset yang dipublikasikan dalam Jurnal Media Wisata Volume 24 Nomor 1 edisi Mei 2026, Dr. Ani Wijayanti dan Atun Yulianto berhasil mengungkap potensi besar Desa Lambanapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, sebagai desa wisata yang mampu menggabungkan kekuatan alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat lokal.</p>
<p>Penelitian berjudul Development Strategy for a Tourism Village Based on Natural and Cultural Potential in Lambanapu Village, East Sumba Regency tersebut menunjukkan bahwa Desa Lambanapu memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. Hasil analisis menempatkan desa tersebut pada posisi yang sangat strategis untuk dikembangkan melalui penguatan potensi yang sudah dimiliki.</p>
<p>Dr. Ani Wijayanti menjelaskan bahwa penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi unggulan Desa Lambanapu sekaligus merumuskan strategi pengembangan yang tepat agar manfaat pariwisata dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.</p>
<p>“Desa Lambanapu memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat kuat sebagai modal pengembangan desa wisata. Melalui penelitian ini, kami menemukan bahwa potensi tersebut tidak hanya mampu menarik wisatawan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara terencana dan berkelanjutan,&#8221; jelas Dr. Ani dalam rilis yang diterima, Kamis (18/6).</p>
<p>Dalam penelitian tersebut, tim peneliti menemukan sejumlah daya tarik yang menjadi kekuatan utama Desa Lambanapu. Dari sisi wisata alam, terdapat Bukit Tanau dan Bukit Seribu yang menawarkan panorama khas bentang alam Sumba. Sementara dari sisi budaya, desa ini memiliki Situs Lambanapu sebagai warisan sejarah, berbagai pertunjukan seni tradisional yang dikelola Sanggar Ori Angu dan Sanggar Li Luri, serta kerajinan tenun ikat yang telah menjadi identitas masyarakat setempat.</p>
<p>Menurut Dr. Ani, kekuatan terbesar Desa Lambanapu terletak pada kombinasi antara keindahan alam dan keaslian budaya yang masih terjaga hingga saat ini.</p>
<p>“Kami melihat bahwa wisatawan saat ini tidak hanya mencari pemandangan yang indah, tetapi juga pengalaman autentik. Desa Lambanapu memiliki keduanya. Inilah yang menjadi nilai lebih dibandingkan banyak destinasi lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Sebanyak 10 informan yang terdiri dari pengelola desa wisata, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha lokal dilibatkan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan peluang pengembangan desa.</p>
<p>Hasil analisis SWOT, IFAS, EFAS, dan Matriks Internal-Eksternal (IE) menunjukkan bahwa Desa Lambanapu berada pada Kuadran I, yang menandakan kondisi internal yang kuat dan peluang eksternal yang besar. Posisi tersebut menunjukkan bahwa desa memiliki prospek cerah untuk terus tumbuh melalui strategi pengembangan yang agresif dan berkelanjutan.</p>
<p>Atun Yulianto menambahkan bahwa salah satu temuan menarik dalam penelitian ini adalah tingginya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan wisata. Bahkan, sekitar 60 persen anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) berasal dari kalangan perempuan.</p>
<p>“Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pengembangan desa wisata. Partisipasi perempuan yang cukup besar menunjukkan adanya modal sosial yang kuat untuk mendukung pengelolaan pariwisata berbasis komunitas,” katanya.</p>
<p>Berdasarkan hasil penelitian, tim peneliti merekomendasikan sejumlah strategi pengembangan, mulai dari peningkatan infrastruktur pendukung, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan paket wisata terintegrasi, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk promosi destinasi dan pemasaran produk lokal.</p>
<p>“Kami merekomendasikan pengembangan paket wisata yang menggabungkan wisata alam, budaya, dan pengalaman langsung bersama masyarakat. Wisatawan dapat menikmati aktivitas trekking, mengunjungi situs budaya, menyaksikan pertunjukan seni tradisional, hingga belajar membuat tenun ikat khas Sumba. Konsep seperti ini memiliki nilai jual yang tinggi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ungkap Atun.</p>
<p>Selain aspek ekonomi, penelitian ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal sebagai fondasi utama pengembangan desa wisata. Menurut para peneliti, keberhasilan pembangunan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga identitas budaya dan keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Melalui hasil penelitian tersebut, Dr. Ani Wijayanti dan Atun Yulianto berharap strategi yang dirumuskan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengelola desa wisata, maupun pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan Desa Lambanapu sebagai destinasi wisata unggulan di Sumba Timur.</p>
<p>“Potensi yang dimiliki Desa Lambanapu sangat besar. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, kami optimistis desa ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga warisan budaya dan alam untuk generasi mendatang,” tutup Dr. Ani.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/riset-dosen-ubsi-buktikan-lambanapu-berpotensi-jadi-destinasi-wisata-unggulan-sumba-timur/">Riset Dosen UBSI Buktikan Lambanapu Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Unggulan Sumba Timur</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/riset-dosen-ubsi-buktikan-lambanapu-berpotensi-jadi-destinasi-wisata-unggulan-sumba-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[magang mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/">Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Purwokerto &#8211; Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, Candra Rahmadan, berhasil lolos program magang profesional di PT Cazh Teknologi Inovasi. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa telah mampu menunjukkan kompetensi dan kesiapan untuk terjun langsung ke dunia industri sejak masih menempuh perkuliahan.</p>
<p>Candra diterima untuk menjalani program magang selama enam bulan, mulai 30 Maret 2026 hingga 28 September 2026. Kesempatan tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan kemampuan akademik dan profesional yang diperoleh selama masa studi.</p>
<p>Ketua Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Purwokerto, Ina Maryani, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan mampu bersaing dalam proses seleksi yang dilakukan perusahaan.</p>
<p>“Program magang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperoleh pengalaman kerja secara langsung. Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi teknis maupun keterampilan profesional,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (18/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program magang merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami dinamika dunia kerja sekaligus memperluas wawasan dan jaringan profesional.</p>
<p>Selama menjalani program magang, Candra akan memperoleh pengalaman praktis di lingkungan kerja industri teknologi yang dapat menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan karier di masa depan.</p>
<p>Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital melalui berbagai program pengembangan akademik maupun pengalaman industri yang relevan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/">Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-ubsi-kampus-purwokerto-lolos-program-magang-di-pt-cazh-teknologi-inovasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</title>
		<link>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:01:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[IEEE YESIST12 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UNM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/">Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim mahasiswa Program Studi Sains Data yang tergabung dalam Tim Hello World berhasil melaju ke Grand Final IEEE YESIST12 2026, ajang inovasi teknologi bergengsi yang mempertemukan talenta muda dari berbagai negara.</p>
<p>Tim yang beranggotakan Muhamad Lintang Saujana Attamim, Nouval Ghoonimu Tsawab, Kasa Inti Josia Tambunan, dan Muhammad Azzam tersebut lolos setelah melewati proses seleksi ketat dan sesi presentasi di hadapan dewan juri internasional. Mereka akan berkompetisi pada Grand Finale IEEE YESIST12 2026 yang digelar secara hybrid pada 2–3 Oktober 2026 di BSI Convention Centre, Jl Kali Abang Tengah No 8, Perwira, Bekasi.</p>
<p>Dalam kategori Special Track: Smart Innovations for Better Everyday Life, Tim Hello World menghadirkan iMosque, sebuah aplikasi pendamping digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu aktivitas ibadah umat Muslim melalui satu platform terintegrasi.</p>
<p>Inovasi ini mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 11, yakni pembangunan kota dan komunitas yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital yang inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Ketua Tim Hello World, Muhamad Lintang Saujana Attamim, menjelaskan bahwa ide pengembangan iMosque lahir dari kebutuhan masyarakat yang selama ini harus menggunakan banyak aplikasi untuk memenuhi kebutuhan ibadah sehari-hari.</p>
<p>“Kami melihat banyak pengguna harus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain untuk mengakses jadwal salat, Al-Qur&#8217;an, konsultasi keagamaan, hingga informasi masjid. Melalui iMosque, kami ingin menghadirkan satu platform yang mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara lebih praktis, personal, dan cerdas melalui teknologi AI,” ujarnya.</p>
<p>Aplikasi iMosque dilengkapi berbagai fitur unggulan, antara lain jadwal salat berbasis lokasi, Al-Qur&#8217;an offline, AI Tafsir, pencarian masjid terdekat, konsultasi dengan ustaz terverifikasi, siaran kajian digital, hingga fitur Safar Mode yang membantu pengguna menemukan masjid sepanjang perjalanan.</p>
<p>Menurut Lintang, keberhasilan melaju ke Grand Final IEEE YESIST12 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.</p>
<p>“Bisa bersaing di ajang internasional dan bertemu peserta dari berbagai negara menjadi kesempatan yang sangat berharga. Kami berharap iMosque dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik Universitas Nusa Mandiri di tingkat global,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri, Tati Mardiana, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari penerapan pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan pengalaman industri melalui Internship Experience Program (IEP) atau skema 3 tahun kuliah dan 1 tahun magang.</p>
<p>“Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis data dan kecerdasan buatan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Data UNM memiliki kemampuan inovasi, kolaborasi, dan daya saing global yang sangat baik,” jelasnya dalam keterangan rilis yang diterima, pada Jumat (19/6).</p>
<p>Ia menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi internasional menjadi sarana penting untuk mengasah kreativitas, kemampuan riset, serta memperluas jejaring global yang akan bermanfaat saat memasuki dunia profesional.</p>
<p>Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen mencetak talenta digital yang unggul melalui kurikulum adaptif, pembelajaran berbasis proyek, serta program magang industri yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa.</p>
<p>“Keberhasilan Tim Hello World menembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 semakin mempertegas posisi UNM sebagai kampus yang mampu melahirkan inovator muda berkelas dunia dan siap menjawab tantangan transformasi digital di masa depan,” tutupnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/">Mahasiswa Sains Data UNM Tembus Grand Final IEEE YESIST12 2026 Lewat Aplikasi AI iMosque</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/mahasiswa-sains-data-unm-tembus-grand-final-ieee-yesist12-2026-lewat-aplikasi-ai-imosque/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</title>
		<link>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Karir]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Program IEP 3+1]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[UNM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan dunia kerja yang berlangsung begitu cepat, saya melihat ada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab oleh generasi muda Indonesia: apakah kuliah hanya untuk mencari pekerjaan, atau juga untuk menciptakan pekerjaan?</p>
<p>Selama bertahun-tahun, pendidikan tinggi sering kali dipandang sebagai jalan menuju dunia kerja. Tidak ada yang salah dengan pandangan tersebut. Namun, di era digital saat ini, paradigma itu perlu diperluas. Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga melahirkan individu yang mampu membangun usaha, menciptakan inovasi, dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.</p>
<p>Perubahan ini menjadi semakin relevan ketika teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mulai mengubah banyak sektor industri. Beberapa jenis pekerjaan berpotensi tergantikan oleh otomatisasi, sementara peluang usaha baru justru terus bermunculan. Kondisi ini menuntut generasi muda untuk memiliki pola pikir yang lebih adaptif, kreatif, dan berani mengambil peluang.</p>
<p>Menurut saya, jiwa kewirausahaan tidak lahir secara instan. Ia perlu dibentuk melalui pengalaman belajar yang mendorong keberanian berpikir, kemampuan mengambil keputusan, serta keterampilan mengelola risiko. Karena itu, pembelajaran manajemen di perguruan tinggi harus mampu melampaui teori dan menghadirkan pengalaman nyata yang mendekatkan mahasiswa pada dunia bisnis sesungguhnya.</p>
<p>Mahasiswa perlu memahami bagaimana merancang model bisnis, membaca peluang pasar, mengelola keuangan, membangun strategi pemasaran, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk mempercepat pertumbuhan usaha. Mereka juga perlu memahami bahwa membangun bisnis bukan sekadar mengejar keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai dan memberikan solusi bagi masyarakat.</p>
<p>Sebagai bagian dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kami meyakini bahwa pendidikan manajemen harus menjadi ruang lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya mempelajari konsep bisnis di ruang kelas, tetapi juga mengimplementasikannya dalam berbagai proyek dan pengalaman lapangan.</p>
<p>Salah satu langkah strategis yang kami lakukan adalah melalui implementasi Program Unggulan Internship Experience Program (IEP) 3+1. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjalani tiga tahun pembelajaran di kampus dan satu tahun pengalaman langsung di luar kampus melalui magang industri, proyek kewirausahaan, riset, maupun studi independen.</p>
<p>Bagi saya, program ini bukan sekadar bagian dari kurikulum. IEP 3+1 merupakan jembatan yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Mahasiswa tidak hanya belajar dari buku, tetapi juga belajar dari tantangan nyata, dinamika industri, serta pengalaman membangun solusi di lapangan.</p>
<p>Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat menguji ide bisnis mereka, memahami kebutuhan pasar secara langsung, serta membangun kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Bahkan, tidak sedikit mahasiswa yang mulai merintis usaha sejak masih berada di bangku kuliah.</p>
<p>Di era ekonomi digital, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memiliki modal terbesar, tetapi juga oleh siapa yang mampu berinovasi lebih cepat. Karena itu, generasi muda perlu membangun keberanian untuk menjadi pencipta peluang, bukan sekadar menunggu peluang datang.</p>
<p>Saya percaya Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan solusi dan nilai ekonomi baru. Kehadiran mereka akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.</p>
<p>Pada akhirnya, kuliah seharusnya tidak hanya menjadi perjalanan untuk memperoleh gelar akademik. Kuliah harus menjadi proses membangun karakter, keberanian, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Karena itu, saya mengajak generasi muda untuk mulai mengubah cara pandang terhadap pendidikan tinggi. Jangan hanya bertanya, &#8220;Setelah lulus saya akan bekerja di mana?&#8221; Tetapi mulailah bertanya, &#8220;Setelah lulus, inovasi apa yang bisa saya ciptakan dan peluang kerja apa yang bisa saya hadirkan?&#8221;</p>
<p>Masa depan tidak selalu dimiliki oleh mereka yang mencari pekerjaan terbaik. Sering kali, masa depan justru dimenangkan oleh mereka yang berani menciptakannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/">Kuliah Jangan Cuma Cari Kerja, Saatnya Jadi Pengusaha!</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/kuliah-jangan-cuma-cari-kerja-saatnya-jadi-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tampil Memukau! Grup Witria dari UBSI Kampus Sukabumi Raih Juara 2 Seni Tari di Harmoni Budaya 2026</title>
		<link>https://jogjahitz.com/tampil-memukau-grup-witria-dari-ubsi-kampus-sukabumi-raih-juara-2-seni-tari-di-harmoni-budaya-2026/</link>
					<comments>https://jogjahitz.com/tampil-memukau-grup-witria-dari-ubsi-kampus-sukabumi-raih-juara-2-seni-tari-di-harmoni-budaya-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[zahra salsabila]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 01:57:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus Digital Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[UBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Bina Sarana Informatika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://jogjahitz.com/?p=6138</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI)...</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tampil-memukau-grup-witria-dari-ubsi-kampus-sukabumi-raih-juara-2-seni-tari-di-harmoni-budaya-2026/">Tampil Memukau! Grup Witria dari UBSI Kampus Sukabumi Raih Juara 2 Seni Tari di Harmoni Budaya 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sukabumi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang seni dan budaya. Kali ini, grup seni tari Witria berhasil meraih Juara 2 Seni Tari Kategori Umum/Mahasiswa dalam ajang Harmoni Budaya 2026 yang diselenggarakan oleh BEM Departemen Seni Budaya BEM SV IPB University pada Minggu (24/5) silam.</p>
<p>Prestasi tersebut diraih berkat penampilan memukau yang ditunjukkan oleh tiga mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA), yakni Khairin Nurun Nisa, Rhisma Putri Shailla, dan Saskia Nazila Ramadhani. Melalui perpaduan gerak yang kompak, ekspresi yang kuat, serta penghayatan terhadap nilai-nilai budaya yang diangkat dalam tarian, grup Witria berhasil mencuri perhatian dewan juri dan para penonton.</p>
<p>Harmoni Budaya 2026 merupakan ajang kompetisi dan festival seni budaya tingkat regional yang menjadi wadah bagi pelajar, mahasiswa, hingga komunitas seni untuk menyalurkan kreativitas dan kecintaan terhadap seni budaya. Kegiatan ini menghadirkan enam cabang perlombaan, yaitu solo vokal, seni lukis, seni tari, cipta dan baca puisi, desain poster, serta film pendek.</p>
<p>Kompetisi dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori SMA/SMK sederajat dan kategori umum/mahasiswa. Tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah membuat persaingan berlangsung ketat dan kompetitif.</p>
<p>Saskia salah satu anggota Witria mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi hasil dari proses latihan yang konsisten dan kerja sama tim yang solid.</p>
<p>“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa pulang Juara 2. Persiapan yang kami lakukan tidak singkat, mulai dari latihan rutin hingga penyempurnaan konsep penampilan. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan mengharumkan nama kampus,” katanya, dalam keterangan rilis, Jumat (19/6).</p>
<p>Keberhasilan grup Witria menunjukkan bahwa mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang seni dan budaya. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas, kerja keras, dan semangat melestarikan budaya dapat menghasilkan pencapaian yang membanggakan.</p>
<p>Perwakilan kampus, melalui Dede Wintana, selaku Kemahasiswaan UBSI kampus Sukabumi turut mengapresiasi pencapaian tersebut dan berharap prestasi yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.</p>
<p>“Kami bangga atas prestasi yang diraih oleh grup Witria. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa UBSI memiliki potensi yang luar biasa di berbagai bidang, termasuk seni dan budaya. Semoga capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, dan berani berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.</p>
<p>Melalui prestasi ini, UBSI kampus Sukabumi sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Dede berharap, kedepan semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk berprestasi sekaligus turut melestarikan kekayaan seni dan budaya Indonesia melalui berbagai ajang kompetisi maupun kegiatan kreatif lainnya.</p>
<p>Artikel <a href="https://jogjahitz.com/tampil-memukau-grup-witria-dari-ubsi-kampus-sukabumi-raih-juara-2-seni-tari-di-harmoni-budaya-2026/">Tampil Memukau! Grup Witria dari UBSI Kampus Sukabumi Raih Juara 2 Seni Tari di Harmoni Budaya 2026</a> pertama kali tampil pada <a href="https://jogjahitz.com">JogjaHitz.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://jogjahitz.com/tampil-memukau-grup-witria-dari-ubsi-kampus-sukabumi-raih-juara-2-seni-tari-di-harmoni-budaya-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
