JAKARTA – Mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pemuda, Aidil Koto, berkesempatan menjalani program magang di Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Mahasiswa semester VII ini ditempatkan di Biro Perencanaan, untuk menerapkan ilmu perkuliahan secara langsung di lingkungan pemerintahan.
Pengalaman ini didukung oleh BSI Career Center (BCC), wadah yang menjembatani mahasiswa dengan berbagai peluang kerja di perusahaan maupun instansi. Melalui fasilitas tersebut, mahasiswa dapat menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan dunia profesional secara nyata.
Selama bertugas, Aidil tidak hanya mengasah kemampuan teknisnya, namun juga melatih kedisiplinan, ketelitian, serta komunikasi. Ia dituntut mampu beradaptasi dan bekerja sama dalam ritme kerja instansi pemerintah yang penuh tanggung jawab.
“Bagi saya, magang di Kementerian Perhubungan menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya bisa belajar langsung mengenai lingkungan kerja, mendapatkan pengalaman baru, serta melatih kemampuan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan,” kata Aidil, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9).
Sementara itu, Kepala Kampus Universitas BSI kampus Pemuda, Setiaji, menyampaikan rasa bangganya atas capaian Aidil. Ia menilai pengalaman magang ini sebagai bekal penting sebelum mahasiswa benar-benar lulus dan terjun ke dunia kerja.
“Kami bangga Aidil bisa mendapatkan pengalaman magang di Kementerian Perhubungan. Semoga pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” ujar Setiaji.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong para mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di luar ruang kelas. Program magang semester VII ini diharapkan terus memfasilitasi mahasiswa dalam memperluas wawasan profesional, portofolio, membangun kepercayaan diri, serta membaca tantangan industri masa depan.
“Penguatan program magang dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan instansi pemerintah maupun swasta, menjadi langkah kunci dalam mencetak lulusan yang siap bersaing dan relevan dengan perkembangan zaman,” tutup Setiaji.





