BeritaInfo Kampus

P2MW 2026 Dorong Bisnis Mahasiswa Naik Kelas, Artholic Studio Resmi Kantongi NIB

×

P2MW 2026 Dorong Bisnis Mahasiswa Naik Kelas, Artholic Studio Resmi Kantongi NIB

Sebarkan artikel ini

Jogjahitz.com, Jakarta — Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 tidak hanya memberikan pendanaan kepada mahasiswa, tetapi juga mendorong lahirnya usaha yang memiliki legalitas dan siap berkembang. Salah satu capaian tersebut ditunjukkan Artholic Studio, usaha mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang kini resmi mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB).

NIB Artholic Studio tercatat dengan nomor 2503260000443 dan diterbitkan pada 25 Maret 2026 melalui sistem Online Single Submission (OSS) atas nama Mela Octaviani dengan skala usaha mikro. Legalitas ini menjadi salah satu luaran penting dalam pengembangan bisnis mahasiswa penerima pendanaan P2MW 2026.

Artholic Studio bergerak di bidang industri kreatif dengan menghadirkan produk home decor berbahan kayu dan Medium Density Fiberboard (MDF). Produk yang dihasilkan meliputi bingkai wisuda custom, wall art, dekorasi pintu, hingga berbagai produk personalisasi sesuai kebutuhan pelanggan.

Ketua Tim Artholic Studio, Syafa Nabila Puteri Syam, mengatakan perolehan NIB menjadi langkah penting untuk membawa usaha yang mereka bangun menuju bisnis yang lebih profesional.

“Perolehan NIB menjadi langkah penting bagi Artholic Studio untuk terus mengembangkan usaha secara lebih profesional. Kami tidak ingin berhenti hanya pada pendanaan P2MW, tetapi ingin memastikan usaha ini memiliki fondasi yang kuat dan dapat terus berkembang setelah program selesai,” ujarnya.

Menurut Syafa, proses membangun Artholic Studio memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa bahwa kewirausahaan tidak hanya berfokus pada produk dan penjualan, tetapi juga mencakup aspek legalitas, manajemen, pemasaran, produksi, hingga keberlanjutan bisnis.

Dosen pembimbing Artholic Studio, Johan Hendri Prasetyo, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai legalitas usaha menjadi salah satu indikator penting dalam pembinaan mahasiswa wirausaha.

“NIB menjadi salah satu langkah konkret dalam membawa usaha mahasiswa dari tahap ide dan pengembangan produk menuju bisnis yang lebih tertata. Kami berharap Artholic Studio dapat terus memenuhi berbagai aspek pengembangan usaha sehingga mampu tumbuh dan berkelanjutan,” jelas Johan.

Sementara itu, Kepala Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC) dan Nusa Mandiri Startup Center (NSC), Fitra Septia Nugraha, mengatakan keberhasilan Artholic Studio memperoleh NIB menunjukkan bahwa pembinaan kewirausahaan perlu menghasilkan capaian yang nyata.

“Kami sangat mengapresiasi capaian Artholic Studio yang telah berhasil memperoleh NIB. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan kewirausahaan tidak berhenti pada keberhasilan mendapatkan pendanaan, tetapi dilanjutkan dengan mendorong mahasiswa menghasilkan luaran nyata, termasuk legalitas usaha,” katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (13/8).

Fitra menambahkan NEC dan NSC akan terus mendampingi mahasiswa penerima P2MW untuk memenuhi berbagai luaran program sekaligus membangun fondasi bisnis yang dapat berkembang setelah masa pendanaan berakhir.

Sebagai kampus yang mengembangkan ekosistem kewirausahaan digital, Universitas Nusa Mandiri terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki ide bisnis, tetapi juga mampu mengembangkan produk, memahami pasar, mengurus legalitas, menyusun strategi pemasaran, hingga membangun usaha yang berkelanjutan.

Perolehan NIB oleh Artholic Studio menjadi bukti bahwa program P2MW dapat menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk mengubah ide kreatif menjadi bisnis yang profesional dan siap bersaing di dunia usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *